Arti sebuah Arah dan Harapan

Suatu kali ada sebuah penelitian..Seekor tikus diikat kakinya dengan seutas tali dan tali itu dikaitkan di dasar akuarium. Akuarium tersebut kemudian diiisi dengan air sehingga tikus itupun mengapung di atas permukaan air. Dari tahap ini, penelitian kemudian dikondisikan untuk 2 situasi.

Situasi pertama adalah ruangan tempat akuarium itu dimatikan lampunya sehingga otomatis tikus tidak bisa melihat apapun.
Situasi kedua adalah ruangan tersebut diterangi dengan penyinaran yang memadai kemudian tepat di hadapan tikus itu (di depan akuarium) diletakkan makanan

Pada kedua situasi ini, tentu saja tikus yang diuji dipastikan memiliki vitalitas yang sama. Tikus pun kemudian ditinggalkan berjuang tanpa diberi makanan.

Untuk situasi pertama, tikus hanya bisa bertahan hidup selama 2 hari
dan tahukah Anda, berapa lama tikus kedua bisa bertahan hidup??? 1 minggu

Mengapa bisa demikian?

Kalau aku mencoba mencari tahu alasannnya, maka aku akan berkata

Tikus pertama tidak menemukan arah hidup. Seluruh semestanya gelap gulita dan dia tidak pergerakannya mengarah ke mana (dia ga tau kalau kakinya terikat). Akhirnya, aku yakin dia stress (yap, hewanpun bisa stress, terutama bebek) dan lelah karena dia tidak menemukan alasan untuk bertahan hidup toh dia tidak tahu ke arah mana dia menuju, baginya apalagi yang bisa diharapkan…

Beda halnya dengan tikus kedua. Semestanya terang dan dia mampu melihat dengan jelas. Dia bahkan tahu bahwa di seberang sana ada daratan dengan makanan yang terhidang. Dia punya arah tujuan, dia punya alasan untuk hidup. Dia punya harapan…
Dan itu semua, kekuatan mental itu, memampukan fisiknya untuk bertahan lebih lama dibanding tikus yang pertama…

Demikian pula hidup kita kawan, siapapun dirimu yang membaca ini
Hidup tanpa arah itu melelahkan jiwa…
Hidup tanpa tujuan itu hambar dan kosong…
Hidup tanpa harapan itu bukanlah hidup…

Karena itu, temukanlah tujuan hidupmu dan pastikan arahnya benar
Walaupun lambat, asalkan arahnya tepat, itu lebih baik

Aku pernah merasakan hidup tanpa tujuan. Pada saat itu, aku mengerjakan banyak hal, aku mengorbankan banyak hal, aku menjadi letih tapi aku tak tahu untuk apa aku melakukan semua itu. #coba kau renungkan, hidup seperti itu menyedihkan ga sih?

Akan tetapi, aku kini merasakan hidup dengan tujuan. Aku tahu tujuanku itu jauuuh banget di sana. Tapi aku tahu aku ada di track yang tepat. Dan kini aku tahu alasan untuk semua hal yang aku kerjakan karena hal-hal yang aku kerjakan harus mengantarkan aku ke tujuan itu.
# dan tahukah kalian sensasinya perasaan “gw tau gw ada di track yang benar” ???
# sensasinya tak terkatakan, I just feel like…. hemmm… you know… POWERFULLL

Tujuanku sangat jauh di sana dan aku sedang berjalan ke sana
Aku tak tahu apakah aku bisa sampai ke sana atau tidak pada akhirnya… pada tahap ini, sejujurnya aku bisa berkata aku tidak terlalu mempedulikan itu… Mengapa?
Karena perjalanan ke sana saja sudah sangat MENYENANGKAN dan PENUH MAKNA

So, temukanlah arah dan tujuan hidupmu sedemikian hingga kamu tahu rasanya hidup

Semangat yah!!!   ^^b


Nb: detail penelitian yang gw paparkan itu tidak semuanya akurat. Aku pernah diceritakan tentang hal itu tapi aku kesulitan untuk menemukannya di internet untuk info yang lebih faktual. Akan tetapi, inti dan esensi dari penelitian itu masih sama kok dengan yang aku ceritakan. Jadi, jangan fokus ke penelitiannya yah, fokus saja ke esensi yang aku bawakan di tulisan ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s