Jargon para Setan

Keep Your Friends Close but Your Enemies Closer
#Dekatlah dengan kawan-kawanmu tapi lebih dekatlah dengan musuh-musuhmu

Ini aplikatif untuk banyak aspek kehidupan manusia, terutama dalam kaitannya dengan kompetisi. Namun, tidak hanya sebatas itu, aku yakin bahwa para iblis juga terbakar oleh semangat yang sama, yaitu Keep Your Friends Close but Your Enemies Closer.

Mengapa?
Karena iblis sudah kalah. Ia sudah kalah sepenuhnya oleh kuasa kematian Kristus. Tidak hanya sampai di sana, berkali-kali iblis dipermalukan oleh anak-anak Allah yang setia di segala tempat dan segala zaman. Iblis butuh cara lain, taktik lain yang lebih jitu supaya ia bisa menyesatkan banyak manusia dan menyombongkan diri di hadapan Kerajaan Sorga. Oleh sebab itu, inilah yang akan ia lakukan:
ia akan menjaga untuk dekat dengan teman-temannya, yaitu manusia-manusia duniawi yang membenci Allah, tetapi ia akan berusaha untuk lebih dekat dengan musuh-musuhnya, yaitu orang-orang percaya.

Apa buktinya?

Buktinya adalah semakin sering kita mendengarkan kalimat-kalimat berikut ini:

  • jenius sama gila itu beda-beda tipis
  • iman teguh sama keras kepala (pikiran sempit)  itu bedanya tipis sekali
  • pengen pamer sama ingin bersaksi itu susah sekali dibedakan
  • menghakimi dan menyatakan kesalahan itu sudah hampir ga bisa dibedain
  • mana yang lebih penting… iman atau rasio
  • Allah itu kasih… homoseksual adalah bentuk kasih…. homoseksual pasti diizinkan Allah
  • dan lain sebagainya

Lihat kan? Zaman sekarang, semuanya bisa dibuat abu-abu. Mengapa? Karena iblis masuk ke dalam lingkungan orang-orang percaya. Sedapat mungkin ia akan “menggalaukan” beberapa orang dan membuat pemahaman mereka akan firman Tuhan menjadi goyah dan abu-abu. Iblis merusak dari dalam.

Lihatlah bagaimana dengan cerdik dan mulus nya ia mengadu domba antara iman dan rasio. Baik iman maupun rasio adalah anugerah Allah, tapi lihatlah bagaimana iblis memutarbalikkan kebenaran sehingga iman itu seperti identik dengan kontra-rasio. Di zaman Alkitab, apalagi ketika Bang Israel berjalan menuju Mesir, adakah orang yang pernah memusingkan “iman vs rasio”

Contoh lain? Lihatlah kasus homoseksual itu. Lihatlah betapa lihainya iblis memakai “kasih” untuk membutakan manusia padahal iblis sama sekali tidak mengerti apa itu kasih.

Tidak hanya sampai di sana, “pengen pamer sama ingin bersaksi itu susah sekali dibedakan”. Ini yang juga sangat berbahaya

Kadang-kadang zona abu-abu tidak hanya di sisi pendengar. Maksudku, pendengar susah membedakan apakah orang yang bersaksi itu mau pamer atau tulus ingin bersaksi. Saranku, jika adalah Anda pendengar dalam hal ini, jangan miliki kecurigaan sedikitpun, dengarkan saja dulu dan jangan berburuk sangka. Biar Roh Kudus yang menuntun pemahaman Anda.

Celakanya, zona abu-abu kadang-kadang juga ada di sisi orang yang berbicara. Maksudku, orang yang bersaksi di depanpun kadang-kadang tidak memahami motivasinya yang sebenarnya, apakah dia sedang mau show off atau memang murni ingin bersaksi. Saranku, jika Anda dalam posisi orang yang bersaksi… jika Anda masih ragu akan motivasi Anda, tahan dulu keinginan Anda, dan bereskan urusanmu dengan Tuhan… ingat, jangan mencuri kemuliaan Tuhan… karena kalau kau mencurinya, kapanpun Tuhan bisa mengambilnya kembali dan menelanjangimu di depan umum sampai semua kemuliaan yang kau tumpuk habis seketika dan diganti dengan rasa jijik yang ditujukan padamu.

Apa yang kusampaikan di atas hanyalah segelintir contoh dari prinsipnya iblis “Keep Your Friends Close but Your Enemies Closer”.

Mari Kawan-kawan, jangan biarkan iblis masuk lebih dalam dan merusakkannya
Mintalah kerinduan untuk terus menggali Firman Kebenaran
Mintalah hikmat untuk mengetahui tipu daya iblis
Mintalah pengenalan diri sehingga kita tau motivasi di dalam hati kita

Zaman sekarang… masih “era abu-abu”…..
jangan sampai era itu berubah menjadi “era adu domba”….
(walau trend-nya sudah makin kelihatan)

Ingatlah satu hal:
Iblispun bisa menyamar menjadi malaikat terang
(2 Korintus 11:14)

Oleh sebab itu…
Berjagalah, berdoalah senantiasa
Karena tak lama lagi Yesus akan datang
Jangan sampai engkau tertidur
Terbawa arus dunia
Tetapi bangun dan berjagalah dan tetap sadar

Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s