The Devil is in the Details

God is in the detail... inilah asal muasal dari pepatah ini

Semakin hari petikan ini menjadi semakin populer dan dimodifikasi menjadi “The Devil is in the Details”

Apakah yang hendak kusampaikan? Yang ingin kusampaikan padamu adalah “jangan takut menjadi perfeksionis”. Apapun yang kau kerjakan, jika itu benar-benar berarti, maka kerjakanlah itu dengan sepenuh hati, dengan sungguh-sungguh, hingga sedetail-detailnya. Berikanlah hatimu ke dalam setiap hal yang kau kerjakan, terutama hal-hal yang paling penting.

Itulah yang membedakanmu dibandingkan orang lain

Dalam kerjasama, terkadang orang-orang perfeksionis agak kurang disenangi karena mereka dianggap menyusahkan dan menjadi beban. “Dia banyak maunya dan ngerepotin, bikin capek“, itu kata rekan-rekan se-timnya yang mengeluh. Wajar saja karena mungkin sebagian besar orang di dalam tim itu adalah orang yang medioker. Mungkin dari segi keterampilannya yang medioker atau ketahanan mentalnya yang medioker. Itu membuat mereka tak tahan bekerja dalam level kualitas dan tempo yang tinggi seperti yang menjadi prinsip orang-orang perfeksionis.

Aku sudah lama memegang prinsip ini tetapi aku selalu mendiamkannya. Selama kuliah aku kurang berani mengatakannya dengan lantang sebab aku tidak ingin menyinggung perasaan teman-temanku. Tetapi kini aku berani mengatakannya karena memang aku melihat sendiri di tempatku bekerja bahwa orang-orang perfeksionislah yang seringkali membuat perbedaan, mampu memberikan solusi, dan memberikan hasil yang memuaskan.

Jadi, jika kamu menghendaki hasil yang biasa-biasa saja, itu pilihanmu. Tapi, kalau kau merasa dirimu adalah seorang perfeksionis, aku ingin mendukungmu, dan aku ingin mengatakan padamu bahwa peluangmu untuk menjadi kunci keberhasilan dari sebuah tim SANGATLAH TERBUKA LEBAR.

Jadi, janganlah takut menjadi perfeksionis atau dikenali sebagai seorang perfeksionis. Jika aku merenungkan betapa besarnya pengaruh yang dapat ditimbulkan oleh hal-hal kecil, maka aku sadar, ternyata tidak ada hal kecil di dunia ini. Tidak ada hal yang remeh di dunia ini. Dan orang-orang perfeksionis tahu akan hal itu. Justru hal-hal kecil dan remeh bagi kebanyakan oranglah yang mampu diubah oleh orang-orang perfeksionis menjadi sesuatu yang luar biasa dan mengundang kekaguman orang banyak.

Setialah dalam setiap perkara kecil…
maka engkau akan dipercayakan suatu perkara yang besar…

SEMANGAT!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s