The Best Thing in Life, I’m Totally Free

Ada yang mengatakan bahwa hal terbaik dalam hidup ini adalah KEBEBASAN.
Aku setuju akan hal itu.

Firman Tuhan berkata dalam Yohanes 8:36
“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”

Ya, Kristus sudah mati untuk menebus dosaku dan dosamu. Kita yang awalnya menjadi budak dosa, yang tidak bisa melepaskan diri dari jerat dosa, kini telah dimerdekakan. Sekarang kita mampu melawan kuasa dosa.

Akan tetapi, Tuhan tidak hanya menganugerahkan kemerdekaan atas dosa saja. Dia juga mengaruniakan kemerdekaan dari ketergantungan-pada-penilaian-orang-lain.

  • Banyak orang yakin bahwa mereka telah merdeka dari jerat dosa tapi masih terpenjara dalam hal menilai diri mereka sendiri.
  • Banyak orang yang menilai diri mereka berdasarkan penilaian orang lain.
  • Banyak orang yang mengukur diri mereka berdasarkan harta atau presetasi yang mampu diraih.
  • Banyak orang yang hidup hanya untuk membuktikan diri, membuktikan diri, dan membuktikan diri.
  • Banyak orang yang haus akan pengakuan.
  • Banyak orang haus akan “like” di facebook ….
  • Ada pula yang berpikiran, “malas ah nulis notes atau bikin status di FB… toh ntar ga di-like juga”
  • Banyak orang haus akan popularitas, haus akan dikenal orang, dan sayangnya sebagian dari antara orang-orang yang demikian, adalah orang percaya.

Oh, mari kita merenung sejenak.
Kasihan banget ga sich orang-orang yang demikian?
Mereka tak sadar bahwa mereka sedang terpenjara.

Apakah kita mau mengerdilkan kuasa kemerdekaan yang sudah Tuhan limpahkan SECARA UTUH?
Apakah kita mau mengecilkannya sehingga bukan standar Allah lagi yang kita pakai tetapi standar manusia?

Tuhan memandangmu berharga
Tuhan memandangmu indah
Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya. (Ulangan 32 : 10)

Tapi mengapa kita tidak puas sebelum manusia-manusia itu memandangmu indah?
Oh, betapa kita masih terjajah jika demikian.

Janganlah arahkan hidup kita kepada penilaian manusia.
Akan selalu ada manusia yang memandang kita bersalah
Memandang kitahina
Dan kita akan kecewa dan berkata “kok orang ini ga bisa ngerti aku sih?”

Tetapi arahkanlah seluruh kepenuhan hidupmu, pandanganmu, hanya kepada Allah
maka kau tak akan pernah dikecewakan
dan kau akan berkata:

Sungguh, HANYA Engkau yang mengerti aku ya Allah
HANYA ada satu sobatku yang setia
Tak pernah Dia tinggalkan diriku
Di waktu aku susah… waktuku SENDIRIAN
Dia s’lalu menemani diriku

Mari!!!
Apakah kau mau merdeka atau mau terus terjajah oleh penilaian manusia yang fana?
Semua tergantung pilihanmu

Kalau aku… aku memilih untuk merdeka
The best things in life I’m totally free

Tuhan Yesus Memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s