Keledai di dalam Sumur (Kisah Inspiratif)

310092_337466182991860_209146552_n

Suatu hari, seekor keledai seorang petani jatuh ke dalam sumur
Keledai itu stres dan menangis pilu selama berjam-jam
Petani itu kemudian menemukan si keledai dan memikirkan cara untuk menyelamatkan keledai itu

Setelah cukup lama berpikir, petani itu menilai keledai itu sudah tua…
sehingga akan sulit untuk mengangkatnya dari atas…
cara yang paling baik adalah dengan menimbun sumur dengan tanah
sehingga permukaan tanahnya meninggi dan keledai dapat naik hingga ke atas

Petani tersebut kemudian mengundang semua tetangga untuk datang dan membantunya.
Mereka semua memegang sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada awalnya, keledai tersebut menyadari apa yang terjadi dan semakin keras berteriak gelisah

Akan tetapi, tiba-tiba keledai tersebut berubah menjadi tenang sekali
Hal ini membuat semua orang takjub
Setelah beberapa kali menyekop tanah ke dalam sumur, petani tersebut melihat ke bawah
Dia terheran-heran melihat apa yang dilihatnya.
Dengan setiap sekop tanah yang menimpa punggungnya, keledai tersebut melakukan sesuatu yang menakjubkan.
Keledai tersebut akan bergerak-gerak membersihkan tubuhnya dari tanah
dan kemudian melangkah naik, satu demi satu

Sekopan tanah terus diturunkan…
Keledai terus membersihkan diri dan naik ke atas
hingga akhirnya sumur penuh dengan tanah sehingga keledai dapat naik ke atas
Keledai itupun segera berlari ke alam bebasnya… ^__^

Apa yang bisa kita pelajari dari sini?

Hidup ini penuh dengan ‘kotoran’ yang akan diarahkan kepada diri kita
cobaan, godaan, hinaan, kekecewaan, dianggap remeh, ditolak
difitnah, disalahpahami, dihina, dihajar, dianiaya, kegagalan
dipermainkan, ditipu, diadu domba… semuanya adalah pergumulan…
Pergumulan yang Tuhan izinkan terjadi dalam kehidupan kita

Mungkin ketika pertama kali pergumulan itu melanda kita, kita akan berteriak histeris penuh gelisah
seperti keledai itu
akan tetapi, hendaklah kita segera sadar dan menenangkan diri

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” (Amsal 24 : 10)
“Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” (Yesaya 30 : 15)

Lalu, segeralah kita membersihkan diri kita dari ‘kotoran’ itu
dan kotoran itu akan terjatuh… terjatuh dari punggung dan kepala kita…
dan justru akan menjadi pijakan bagi kita…
sehingga kita bisa naik…  selangkah demi selangkah…
tanpa terhenti… tidak pernah menyerah… hingga akhir
kita keluar dari sumur pergumulan kita…
dan naik lebih tinggi lagi…
naik terus… seperti rembang tengah hari … dan seperti elang yang mengatasi segala badai

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
(Amsal 4:18)

537836_10151404844501530_1683529811_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s