Tritunggal Bagian 3

Sebelumnya aku minta maaf…
Pada bagian 1 aku sudah menyebutkan konsep-konsep apa saja yang salah dalam memahami Tritunggal

ada analogi 1 orang yang menjadi guru di sekolah, ayah di rumah, dan ketua RT di lingkungan
ada analogi air, yang menjadi es, cair, dan gas
atau matahari, dengan bolanya, cahayanya, dan panasnya
Semua itu memiliki dasar yang sama, yakni Allah itu Satu Pribadi
nah… di bagian satu seolah-olah aku menyebut ini Trimurti

padahal beda teman-teman… aku tidak sadar melakukan kesalahan itu
Trimurti berbeda lagi, trimurti adalah 3 kekuatan
Konsep Trimurti menyatakan Tuhan itu benar-benar ada 3 dan terpisah
Tentu saja, inipun bukan Trinitas

Oke, jadi clear yah? Aku minta maaf    ^^b
Adapun bagian 1 tidak kurevisi supaya kita bisa melihat letak salahku di mana

Nah… sekarang kita lanjut
Sebelumnya kita sudah memahami asal-muasal mengapa konsep Tritunggal ini mulai diangkat
Sebagian orang Kristen memahami bahwa Allah adalah Esa tetapi esa bukan berarti 1 pribadi, melainkan pribadi yang jamak itulah yang menjadi Ke-Esa-An Allah
tapi di kubu orang ‘Kristen’ yang lain, mereka tidak setuju dengan Pribadi Allah yang jamak

Ada beberapa ajaran, seperti:

Monarkianisme Dinamkik
Ajaran ini mengatakan bahwa Yesus adalah kuasa tak berpribadi dari Allah…
Jadi seolah-olah Yesus hanya puppet yang dikontrol oleh Bapa dari sorga…

Monarkianisme Statik (atau Sabelianisme)
Yesus adalah Bapa
Banyak orang Kristen masa kini secara tidak sadar sebenarnya memegang konsep ini

Arianisme dan Ebionites
Yesus adalah ciptaan… Yesus 100% manusia saja…. Yesus sekadar nabi atau orang baik

Doketis dan Apolinarianisme
Ajaran ini percaya bahwa Yesus adalah Allah tetapi tidak menjadi manusia
Ajaran ini menyatakan bahwa Yesus benar-benar memiliki 100% kekuatan Allah, tanpa kelemahan
Ini berarti ajaran ini menyangkal pengorbanan Allah yang rela menjadi manusia…

Nestorianisme
Kristus adalah Allah dan Kristus adalah manusia…
tetapi dua pribadi yang terpisah…

Eutychianisme
Kristus bukan Ilahi dan juga bukan manusia
#trus apa dong, duh ni ajaran tega amat yee? hehehe

dan mungkin masih banyak lagi penyimpangan mengenai Pribadi Allah

dan dari semua ajaran itu, yang paling besar impact-nya adalah Arianisme
Ajaran ini diangkat oleh Arius… seorang yang sebenarnya terkemuka di kalangan orang Kristen
Tetapi pendapatnya ditentang oleh Athanasius… yang juga terkemuka
Perbedaan pendapat antara dua kubu yang kuat ini memicu pertengkaran
bahkan sampai berujung pada pertumpahan darah

Hal ini memicu diadakannya Konsili Nicea pada tahun 325 AD…
sebagai nice to know
325 AD artinya 325 tahun setelah Kristus lahir (A.D. = anno Domini = in the year of our Lord)
sedangkan 325 BC adalah 325 tahun sebelum Kristus lahir (B.C. = before Christ)

nah… silakan dibaca sendiri sejarah lengkapnya
aku skip saja sampai kepada Kesimpulan dari Konsili Nicea ini
Perhatikan baik-baik:

Kami percaya kepada satu Allah, Bapa yang mahakuasa,
pencipta segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan,
dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal,
yang lahir dari Sang Bapa, yang sehakikat dengan apa,
Allah dari Allah, terang dari terang, Allah sejati dari Allah yang sejati,
diperanakkan bukan dibuat;
semua yang ada di surga dan semua yang ada di bumi,

yang untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita telah turun dan menjadi daging,
dan menjadi manusia, menderita, bangkit pada hari ketiga, naik ke surga,
dan akan datang kembali untuk menghakimi yang hidup dan yang mati

dan pada tahun 381 AD, Kaisar Theodosius mengadakan Konsili Konstantinopel
yang sedikit merevisi hasil Konsili Nicea…
hasilnya persis seperti hasil di atas, hanya saja diberi tambahan
Kami percaya kepada Roh Kudus

nah… itulah sekilas tentang sejarah Tritunggal…
Aku harap teman-teman bisa lebih menajamkan lagi dengan membaca sejarahnya…
Ketika aku pelajari… aku tersadarkan bahwa tidak mungkin melepaskan Kebenaran dari Sejarah…
Karena itu sebaiknya kita tidak acuh-tak-acuh pada sejarah
Apalagi sejarah iman kita

Bagaimana ada Tritunggal
Bagaimana proses penyusunan Alkitab
Mengapa Alkitab kita sedikit berbeda dengan Katolik
Mengapa ada banyak aliran gereja
Mengapa ada banyak jenis baptisan dan liturgi

Semua itu sangat penting…
dan akan memberikan peneguhan kepada kita untuk menghadapi akhir zaman yang penuh penyesatan ini…
Tapi di atas itu semua… Alkitab itu dululah yang seharusnya kita gali terlebih dahulu…
Sebelum kita mulai beranjak ke sejarah…
Karena tanpa iman yang tumbuh dari pembacaan firman Tuhan yang menjadi jangkarnya, bisa-bisa sejarah itu yang akan menyesatkan kita

Oke?
Selanjutnya kita akan lebih membahas tentang Ke-Esa-An Allah
dan arah pembahasan kita lebih ke ayat per ayat

Tetap diuji…
Tetap miliki kerinduan untuk MENGENAL ALLAH…
bukan sekadar belajar tentang Allah (supaya bisa tau dan dikenal sebagai orang yang tau)

Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s