Pesta di Minggu Pagi

Pesta di Minggu Pagi

Mulai dari sekarang,
setiap kali aku akan berangkat car free day, aku akan berkata:
“Mari kita berpesta.”

Ya… car free day adalah sebuah pesta, setidaknya menurutku
Baru saja tadi malam aku mulai merasa penat kembali
Aku mengisi akhir mingguku dengan belajar dan belajar
Kalaupun menonton, aku menonton film Schindler List, malah makin melan hariku

Di puncak rasa penat, aku menanyai kabar adik-adik di grup Tarbantin
Puji Tuhan, mereka menanggapi, kami perang canda
dan kebosananku pun terobati
Terima kasih Tuhan

Tapi penghiburan Tuhan tidak berhenti di situ saja
Justru “pesta” Dia berikan padaku hari ini

Aku tidak tahu, aku baru tahu, ternyata car free day itu seperti ini
Nampaknya aku memilih arah yang salah setiap kali car free day
Kini, aku pergi ke Bundaran Hotel Indonesia, dan pestapun mulailah

Ini beberapa hal unik dari pesta kami:

3
#Give a gift of life, donate blood
#Born to share

Capture
#So sad… dari 240 juta jiwa manusia Indonesia,
cuma SEJUTA doang yang rajin donor darah!
#KALIAN NGAPAIN AJA, GUYS…. ?
#Pahlawan Kemanusiaan Ga’ Takut Jarum, Cyinn..!!!

Hahahahaha yuk yuk donor teman-teman
Mereka adalah orang-orang berdarah AB
Menurut juru bicara mereka, pemilik golongan darah AB hanya 7% dari total penduduk dunia
Ya, golongan darah AB merupakan orang yang diberi anugerah oleh Tuhan
untuk bisa menerima donor darah dari golongan darah apapun

Melalui kampanya ini mereka hendak berterima kasih atas semua itu
Dan mereka mengajak setiap orang di “pesta” ini untuk mau mendonorkan  darah mereka

Capture
#TOLAK BBM NAIK

Mereka adalah anggota Gerakan Mahasiswa Indonesia atau GM-I
Heemmm… aku menjadi bertanya-tanya, mahasiswa dari mana saja tuh?
Nampaknya mereka belum cukup kritis mengenai subsidi BBM ini
Karena kalau saja mereka mau lebih capai sedikit dan coba menganalisis secara komprehensif
Pasti mereka akan tahu bahwa BBM Naik merupakan cara yang sudah seharusnya

Hal yang lucu adalah tidak jauh dari mereka, ada orang-orang ini:

Capture
#Bangsa Mandiri Bangsa Tanpa Subsidi
#Kurangi Subsidi BBM

Mereka adalah Komunitas Maluku di Jakarta
well… aku setuju dengan mereka
Baru saja aku meninggalkan mereka, ada serombongan anak kecil lewat:

Capture
#Pendidikan adalah sayapku

Capture
#Pendidikan adalah jalan yang mengangkatku ke angkasa

Capture
#50 JUTA siswa SD dan 200 ribu siswa SMP di Indonesia putus sekolah

Waah aku suka sekali pesan yang mereka sampaikan
Semoga anak bangsa ini tidak miskin akan pendidikan yah, AMIN
Dan aku setuju sekali
Pendidikan adalah sayapku
Pendidikan adalah jalanku ke langit

Pendidikan mendewasakan aku
Pendidikan menempaku
Pendidikan mendisiplinkan aku
Mengubahku menjadi orang berguna

2
#Siapa ni orang, nampaknya dia mau memberikan pesan tanpa suara yang berkata:
Aku rindu presiden yang seperti ini” dan “Kembalikan Pancasila

Hari menunjukkan pukul setengah sembilan
Aku harus pulang karena harus ke gereja
Aku menyesal baru berangkat jam setengah delapan
Next time aku harus lebih awal sehingga bisa lebih lama berpesta

Di perjalanan pulang, aku bertemu dengan Vicky Burki
Dia sedang di sebuah panggung bertemakan “Dugem Sehat”
Hufff… aku ingin lebih lama sedikit, tapi tidak bisa

Lebih jauh dari perjalanan pulang, ada hal unik terjadi
Seseorang dari Sosro mulai memberi tanda dia akan mendatangiku
Tentu saja, responku adalah bersiap-siap untuk mengatakan:
“Nggak Mba terima kasih.”
Ya, aku kira dia akan menawarkan jualan teh botolnya ke aku

Diapun mulai menawarkannya dan langsung aku beri tanda “tidak terima kasih”

Tetapi ternyata dia langsung melanjutkan, “gratis kok Mas”
Dalam hati aku ingin berbalik dan menerimanya
Aku ingin mengambil bukan karena gratisnya
Tetapi karena tidak bijak menolak itu apalagi dia sudah mengatakan “gratis Mas”
Itu sama saja menolak mentah-mentah niat baik seseorang

Menolak untuk membeli tentu saja tidak apa-apa
Tetapi menolak kebaikan yang ditawarkan, menurutku kurang bijaksana

Tetapi apa daya, aku sudah terlanjur menolak, akupun melanjutkan perjalanan
Kemudian apa yang terjadi?

Dari belakang ada seseorang mengatakan
“ditawarin gratis ga mau… segitu amet”
Dan dia melihat wajahku dan melewatiku, dia sedang bersepeda

Aku kaget
Inilah Jakarta… tidak segan-segan mengatakan itu kepada seseorang
Walaupun secara sinis dia menyerangku, aku bersyukur
Aku bersyukur karena aku sama sekali tidak marah
Justru, aku tersenyum dalam hati dan mengakui kalau orang itu ada benarnya
Aku salah telah menolak kebaikan seseorang, tak akan kuulangi itu

Aku senang, aku bersyukur karena aku yakin aku merespon dengan benar
Belum lama sebelum ini, aku pernah melihat kejadian yang sama
tetapi orang yang ditegur langsung ngambek
Kali ini, teguran datang padaku dan aku bersyukur sama sekali tidak merasa tersinggung
#Terima kasih Tuhan, dalam hal ini, aku tak sama dengan dunia

Akhirnya akupun sampai di kost
Dan mulai saat ini
Hari minggu adalah hari yang akan selalu kunantikan
Aku menantikan pesta di minggu pagi

Aku menantinya
Dan menanti seperti ini menyenangkan

Menanti sesuatu yang tidak pasti memang akan melelahkan
Tetapi menanti sesuatu yang pasti akan datang, itu menyenangkan
Dan membuat hari-hari penantian menjadi penuh arti

Terima kasih Tuhan atas penghiburan-Mu
Terima kasih atas pesta sederhana ini

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s