Pertolongan dari Tempat Tinggi

Terpujilah TUHAN, seruku;
maka akupun selamat dari pada musuhku.

Tali-tali maut telah meliliti aku,
dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku,
tali-tali dunia orang mati telah membelit aku,
perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.

Ketika aku dalam kesesakan,
aku berseru kepada TUHAN,
kepada Allahku aku berteriak minta tolong.

Ia mendengar suaraku dari bait-Nya,
teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.
#Kau tahu apa reaksi Tuhan ketika ada orang yang hendak mencelakakan anak-anakNya?
#Perhatikanlah! 

Lalu goyang dan goncanglah bumi,
dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang,
oleh karena menyala-nyala murka-Nya

Ia menekukkan langit, lalu turun,
kekelaman ada di bawah kaki-Nya.

Maka TUHAN mengguntur di langit,
Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya.

Dilepaskan-Nya panah-panah-Nya,
sehingga diserakkan-Nya mereka,
kilat bertubi-tubi,
sehingga dikacaukan-Nya mereka.

Ia menjangkau dari tempat tinggi,
mengambil aku,
menarik aku dari banjir.

Ia melepaskan aku dari musuhku yang gagah
dan dari orang-orang yang membenci aku,
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Ia membawa aku ke luar ke tempat lapang,
Ia menyelamatkan aku,
karena Ia berkenan kepadaku.

By: Daud bin Isai
Song: Mazmur 18

Pesan penulis:
Mungkin aku dan kamu belum pernah merasakan dikejar-kejar untuk dibunuh. Dikejar-kejar bukan oleh penjahat rendahan. Tetapi oleh Raja, orang paling berkuasa. Daud pernah merasakan itu. Mungkin aku dan kamu tidak akan pernah mengalami itu. Dan mungkin kita tak akan pernah mencicip rasa takut yang dia rasakan.

Tetapi, berusahalah mengerti apa yang Daud curahkan dalam Mazmur ini. Bayangkan saat-saat di mana Daud menulis Mazmurnya dengan sukacita menggelora, bahwa ia selamat. Renungkan betapa Daud menggebu-gebu ingin menceritakan pengalamannya. Betapa dia rindu, supaya kita semua “anak-anak Daud”, tahu bahwa pertolongan kita datangnya dari tempat maha tinggi.

Jangan pernah sia-siakan kitab Mazmur. Aku tahu, akan ada saatnya di mana kita membaca Mazmur sambil lalu, datar, hampir tak bermakna. Tetapi berusahalah lebih keras dari itu. Usahakalah untuk engkau memahaminya. Bagianmu adalah untuk berusaha mengerti. Bagian Roh Kudus adalah untuk membimbingmu. Betapa indahnya pengalaman di balik setiap lirik dalam Mazmur.

usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
~Efesus 5:17~

Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s