Karakter Sesungguhnya…

Sekarang aku benar-benar yakin bahwasanya:
Karakter sesungguhnya dari seseorang terlihat pada saat dia sedang bosan

Kini aku mengerti
Mengapa banyak orang jatuh ke dalam dosa saat dia bosan
Mengapa banyak pasangan selingkuh, bukan karena benci, tetapi hanya karena bosan
Mengapa banyak pekerja resign, bukan karena gaji yang rendah, tetapi karena bosan
Mengapa orang bisa menjadi sangat emosional saat bosan menunggu kemacetan
Mengapa orang-orang menjadi lemah tatkala dia bosan

Ya, aku akhirnya mengerti
Karena saat ini aku sedang mengalaminya

Tidak lama sebelum ini, aku rasa aku begitu energik
Aku menikmati setiap tantangan yang kuhadapi
Aku benar-benar “hidup” di setiap harinya
Jika aku terus berada dalam performa seperti itu,
aku pasti akan segera mengetahui banyak hal

Dan aku kira aku bisa mempertahankan itu
Ternyata… kenyataan tidak sesuai dengan apa yang kuperkirakan

Saat ini…
Aku merasa lemah

Dan akupun menjadi bingung
Mengapa aku seperti ini?
Mengapa aku menjadi lemah?
Mengapa hari-hariku tidak senikmat hari-hari yang terdahulu?
Mengapa aku tidak benar-benar hidup saat ini?
Mengapa aku tidak bisa memberikan yang terbaik dariku?

Dan setelah kurenungkan
Kutemukan jawabannya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
…Aku sedang bosan…

Dan kuteringat kembali, mengapa aku pernah sangat bersemangat
Aku mengenang momen-momen di mana aku berada dalam performa terbaikku
Dan ternyata…
Itu karena aku menemukan banyak HAL BARU untuk kukerjakan, untuk kupelajari
Aku menikmati saat-saat di mana otakku terisi dengan pengetahuan baru
Aku menikmati detik-detik di mana aku yang awalnya tidak bisa, menjadi bisa

Tetapi kini…
Sedikit sekali hal baru yang bisa kupelajari
Yang kutemukan hanyalah:
banyak sekali angka, banyak sekali kolom,
banyak sekali rumus, banyak sekali garis,
dan itu semua harus diulang berkali-kali
dengan cara yang sama
dengan cara yang itu-itu lagi

Huuuufffff…
Aku bosan…
Tidak kah ada hal lain, hal baru, yang bisa kukerjakan?

Aku rasanya ingin segera beranjak dari tugas dan topik ini
Dan segera mengerjakan sesuatu hal yang baru
Aku lemah dalam keadaan membosankan ini
Aku ingin meninggalkan semua ini

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ya… aku sedang bosan
Dan dalam kebosanan ini… aku sepertinya menjadi lebih lemah

Aku kira aku adalah seorang dengan karakter yang kuat
yang bisa dibanggakan, setidaknya oleh diriku sendiri
Tetapi ternyata aku belum sekuat itu
Karakterku yang sebenarnya, justru teruji dalam kebosanan
Dan dalam kebosanan, aku ternyata lemah

Well…
Kenyataan bahwa aku lemah, memang tidak menyenangkan
Tetapi adalah baik aku mengetahuinya, aku mengetahui aku lemah
Karena dengan begitu, aku tahu di mana posisiku,
aku tahu di mana aku berdiri

Dan ketika aku melihat betapa aku lemah
Pada saat yang sama aku melihat,
begitu banyak celah, begitu banyak peluang untuk meng-improve diri
Artinya apa?
Artinya aku masih bisa berkembang, jauuuhhhh melebihi diriku yang sekarang,
yang sebenarnya masih lemah

Mungkin selama ini aku tertipu
Aku kira aku memiliki semangat yang besar,
tetapi nampaknya itu hanya semangat soda
Yang tidak bisa bertahan begitu lama
Yang melemah saat menemukan pekerjaan yang itu-itu saja

Tetapi aku tidak mau tertipu lagi
Kekuatanku tidak bergantung pada hal-hal yang berada di luar diriku
Kekuatan dan semangatku tidak bergantung pada jenis dan frekuensi pekerjaan yang kulakukan
Kekuatan dan semangatku tidak bergantung pada seberapa gampang atau rumit sesuatu untuk kepelajari

Tidak
Kekuatanku tidak bergantung pada hal-hal di luar diriku
dan itu tidak bergantung pada apapun atau siapapun
Kekuatanku berasal dari dalam, dari hati tempat Penciptaku bertahta
Dan itu berarti…
Aku akan selalu kuat

Seberapapun membosankannya hal ini untuk kukerjakan
Aku akan setia
karena siapa yang setia dalam perkara kecil akan setia pula dalam perkara besar (Lukas 16 : 10)
karena sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya (Amsal 19:22)

Seberapapun membosankannya hal ini untuk kukerjakan
Aku akan tetap memberikan yang terbaik dariku
Aku akan terus menguji batas kemampuanku dan melewatinya
Aku akan menjadikan ini mahakaryaku
Seperti yang biasa kulakukan, seperti yang selalu kulakukan

Karakter sesungguhnya dari seseorang terlihat pada saat dia sedang bosan

Karakter Sesungguhnya

 

Advertisements

2 thoughts on “Karakter Sesungguhnya…

    • That’s right…
      Ya, walaupun sprint tetap akan selalu ada, tetapi sebagian hidup kita adalah marathon

      Karena itu sudah bsia dipastikan kita akan menemukan banyak rutinitas

      Alangkah baiknya jika rutinitas itu bisa disukai

      karena rutinitas yang dipaksa dan tidak disukai, itu seperti menyiksa

      Warna seseorang akan benar-benar terlihat dari bagaimana cara dia mengatasi kebosanan itu dan bagaimana dia tetap setia

      🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s