Menanti Suatu Tanda (2)

Pelajaran berikutnya adalah mengenai perkataan Yesus
Lebih tepatnya mengenai iman kepada Yesus
Dua perkataan ini cukup unik

Yohanes 7 : 17
Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya,
ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah,

Yohanes 8 : 28
Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia (Yesus),
barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,

Inilah hal unik di dalam iman kepercayaan kita
Tuhan tidak berkata:
“Kamu harus tahu dulu siapa Aku, baru kau melakukan kehendak-Ku.”
“Kamu harus tahu dulu bahwa Aku adalah Allah, baru kamu meninggikan Aku.”
Tetapi Yesus berkata sebaliknya
Mengapa bisa begitu?

Tuhan Allah, yang dahsyat,
Pencipta Alam Semesta
Pencipta Surga dan Neraka
Mau turun ke dunia yang fana
Dalam rupa seorang manusia yang miskin dan lemah
Tidak hanya itu
Bahkan Dia rela mati di kayu salib oleh umat ciptaan-Nya sendiri

Inilah kebenaran yang ditolak oleh banyak orang
Bangsa Yahudi yang dengan mata kepala mereka sendiri melihat mujizat-mujizat yang dilakukannya pun menolak Yesus
Ironisnya, orang-orang yang paling menentang-Nya
adalah ahli-ahli Taurat, orang-orang Farisi,
orang-orang yang mengakui kalau mereka mengenal Allah

Dan apa penyebab mereka tidak percaya?
Inilah jawabannya:

Karena MEREKA KIRA, Tuhan TIDAK MUNGKIN seperti itu
Mereka kira, Tuhan tidak mungkin miskin
Tuhan tidak mungkin mati
Tuhan tidak mungkin membiarkan Diri-Nya terhina

Bukankah Ia ini (Yesus) tukang kayu, anak Maria,
saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon?
Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
(Markus 6 : 3)
Letak kegagalan mereka untuk percaya
adalah karena mereka punya konsep mereka sendiri tentang Allah

Bagi mereka,
Allah harus seperti ini, Allah tidak mungkin seperti itu
Allah pasti seperti ini, Allah tidak mungkin melakukan itu
Mereka tidak menyembah Allah
melainkan menyembah “konsep mereka tentang Allah”

Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!
Ia Raja Israel?
Baiklah Ia turun dari salib itu
dan kami akan percaya kepada-Nya. (Matius 27 : 42)

Para ahli Taurat seolah berkata:
“Buktikan kalau Engkau adalah Allah.”
“Tunjukkan mana tanda bahwa Engkau adalah Allah.”
“Turunlah dari salib, baru kami akan percaya.”

Kalau Yesus mau, Yesus bisa turun dari salib itu
Kalau Yesus mau, Dia bisa membinasakan semua orang yang hendak membunuh-Nya
Tetapi Yesus tidak melakukan semua itu
Karena Dia memang datang untuk mengorbankan Diri-Nya di kayu salib

Yesus juga tahu
bahwa kalaupun Dia turun dari salib, orang-orang itu pasti tetap tidak akan percaya
Allah menuntun Bangsa Israel bersama Musa keluar dari Mesir
10 Tulah, Laut terbelah
Siang tiang awan, malam tiang api
Setiap pagi ada manna, Tuhan sediakan burung untuk di makan
Tidak hanya itu, Tuhan mengguntur di hadapan mereka
Mereka tetap saja tidak percaya
Mereka tetap saja pada akhirnya membuat berhala-berhala mereka sendiri

Yesus menyembuhkan orang sakit
Yesus membangkitkan orang mati
Mereka tetap saja tidak percaya

Yesus tahu bahwa kalaupun Dia turun dari salib
Orang-orang itu tetap tidak akan percaya

Demikianlah iman percaya kita yang unik
Demikianlah Tuhan kita Yesus Kristus hendak membangun fondasi iman kita
Bahwasanya iman kita tidak dibangun dan diawali oleh mujizat-mujizat
Melainkan diawali oleh kerinduan untuk mengenal Dia
dan itu termasuk “pertama-tama meragukan Dia dahulu

Iman Kristen tidak hanya berbicara tentang “mendapatkan sesuatu yang baru”
Melainkan juga “menanggalkan yang lama”
Konsep lama kita tentang “seperti apa Allah itu” harus kita tanggalkan
Kemudian dengan segala kerendahan hati, kita datang kepada-Nya
Dan katakan
“Tuhan Yesus, aku akui, sangat sulit bagiku untuk percaya pada-Mu saat ini,
tetapi aku mau mengenal-Mu ya Allah.
Kasihanilah aku dan ajarlah aku untuk mengerti dan mengenal-Mu.”

Semua orang Kristen yang teguh imannya, pasti pernah mengalami fase ini
Pasti mereka pernah meragukan tentang ke-Ilahi-an Yesus
Pasti mereka pernah melirik iman kepercayaan lain dan mungkin tertarik

Tetapi firman Tuhan berkata:
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;
jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku

dan membukakan pintu, Aku akan masukmendapatkannya,

(Wahyu 3 : 20)
Bagi dunia, kebenaran Kristus memang sulit dipercaya
Tetapi Yesus tetap membiarkan Diri-Nya “terbuka” seperti itu
Banyak orang akan menolak bahkan membenci Dia
Banyak yang menista nama-Nya, padahal mereka bahkan belum mengenal Dia
Tetapi Yesus tidak merasa itu ancaman
Yesus tidak rugi kalaupun Dia dihina dan ditolak
Karena semua hujatan manusia tidak akan membuat kemuliaan-Nya sebagai Allah menjadi turun

Yesus tidak memaksa kita untuk percaya
Yesus mengundang kita untuk percaya kepada-Nya
Yesus berdiri di depan pintu hati kita dan mengetuk
dan siapa yang mau membuka pintu hati-Nya
maka Ia akan masuk ke dalam hati mereka

Yesus seperti berkata:
“Aku ingin mengenalkan Diri-ku kepadamu, tetapi yang Aku minta,
berilah dirimu taat, rendahkanlah hatimu, walaupun engkau pertama-tama ragu, tidak apa,
tetapi belajarlah dulu untuk menundukkan hati dan rasiomu kepadaku,
tanggalkanlah dahulu semua konsep lamamu tentang siapa Aku,
dan engkau pasti akan mengenal-Ku.”

Dan setelah kita membuka hati kita kepada-Nya
barulah semua pikiran hati kita terbuka
dan barulah kita pahami, kita mengerti, dan kita berkata
“Sepasti satu ditambah satu adalah dua,
sepasti itulah Yesus adalah Allah.”

Satu hal aku yakini
Semua orang di muka bumi ini, tidak terkecuali siapa pun
pasti punya keinginan untuk mengenal Yesus
Walau mungkin keinginan itu hanya setitik, sangat kecil,
pasti semua orang mau mengenal siapa Yesus sebenarnya

Tetapi mungkin sebagian orang mengabaikan keinginan itu
Sebagian lagi terburu-buru membenci Dia
Sebagian ingin tahu tetapi memaksa dirinya untuk berkata “ah Dia mati kok”
Sebagian besar orang menolak Dia
padahal tidak bisa mereka pungkiri, bahwa mereka mau mengenal Dia

Kalau Anda, pembaca, adalah orang seperti itu
Firman Yesus berkata kepada Anda

Yohanes 7 : 17
Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya,
ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah,

Yohanes 8 : 28
Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia (Yesus),
barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,

Yesus berjanji…
Kau pasti akan mengenal Dia
Hati dan pikiranmu pasti akan Dia bukakan
Dia akan membuatmu memahami siapa Diri-Nya yang sebenarnya yang adalah Allah

Tetapi Dia meminta hal-hal ini padamu sebelum kau bisa percaya pada-Nya
“Kau harus mau dulu untuk melakukan kehendak-Nya” _Yohanes 7 : 17
“Kau harus mau dulu merendahkan hati dan meninggikan Dia”_Yohanes 7 : 18

Maka Dia akan membuatmu mengerti
Itu adalah janji-Nya

Bersambung ke pelajaran berikutnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s