Tomas (Sesuatu yang Hilang Darinya)_2

Tomas (Sesuatu yang Hilang Darinya)_2

Pelajaran kedua dari tiga kisah tentang Tomas
adalah ketika Perjamuan Paskah

Ada banyak sekali hal penting yang Yesus ajarkan saat Perjamuan Paskah
Alkitab mencatat ada dua momen utama,
di mana Yesus mengajarkan sangat banyak hal di tempat yang sama dan tidak terputus

Momen pertama adalah Khotbah di Bukit
yang juga sering disebut “Khotbah Terbesar Sepanjang Masa”
#Matius 5-7

Momen kedua adalah saat Perjamuan Paskah
#Yohanes 13-17

Dua momen ini sangat krusial tetapi berbeda signifikansi
Khotbah di bukit adalah ajaran Yesus kepada orang banyak
Perjamuan Paskah adalah ajaran Yesus, khusus untuk para murid-Nya
Sebagian besar pesan Kristus, Dia sampaikan setelah Yudas keluar dari ruangan itu
Ini adalah “wasiat” Yesus kepada orang-orang yang akan menjadi rasul-Nya
Ini adalah momen yang sangat penting dalam fondasi Iman Kristen
Salah satu penjelasan paling gamblang tentang Tritunggal ada di momen ini

dan kembali ke topik…
pelajaran tentang Tomas juga ada di momen ini
Pada saat itu, Yesus berkata:
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah,
percayalah juga kepada-Ku.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal.
Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu,
Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku,
supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.

Tomas yang tidak mengerti, langsung bertanya kepada Yesus:
“Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi;
jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”

Pertanyaan inilah yang memicu Yesus untuk menjawab
Dan jawabannya adalah suatu perkataan yang sangat terkenal
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku.
Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

Mari kita renungkan bersama apa yang sebenarnya terjadi
Malam itu, Yesus dan para murid mengadakan Perjamuan Paskah
Kemungkinan, momen itu adalah momen yang paling mendekatkan mereka

Sebelumnya, mungkin mereka bermalam di gua-gua
Mungkin mereka bermalam di rumah-rumah orang
Mungkin mereka tidak pernah bermalam seperti ini tanpa ada seorang lainpun
Tetapi kali ini mereka berada di tempat yang nyaman
Mereka hanya ber-13 (dan ber-12 setelah Yudas keluar)
Dan mereka makan bersama, sungguh istimewa nampaknya
Mereka sangat dekat satu sama lain

Tetapi pada momen yang pasti sudah sunyi itu
Yesus nampaknya membuat suasana semakin kelam
Ketika Dia berkata bahwa Dia akan pergi meninggalkan mereka
Yesus menambahkan:
“Kalian semua harus saling menyayangi satu sama lain yah”

Aku yakin mereka semua menjadi bingung dan pasti sedih
Bayangkan, mereka semua sudah mengikut Yesus selama 3 tahun
Mereka sudah meninggalkan semuanya demi menjadi murid Yesus
Ketika Yesus pergi untuk membangkitkan Lazarus,
Walaupun mereka bisa saja dibunuh orang Yahudi di sana, mereka tetap ikut
Tetapi kini Yesus berkata bahwa Dia akan meninggalkan mereka semua

Yesus berkata bahwa Dia akan pergi ke rumah Bapa
Aku yakin tak satupun dari para murid mengerti maksud dari perkataan-Nya
Tapi tidak ada yang mau menanyakan kepada Dia

Mengapa mereka tidak mau bertanya?
Padahal seharusnya mereka paling bingung, dan mungkin bisa protes, tentang ini
Tetapi tidak ada yang bertanya
Mereka diam seolah-olah mereka mengerti
Atau mereka hanya merenungkan nasib mereka
Mungkin dalam hati mereka berkata:
“Aduuuuhhhh, sudah sejauh ini aku mengikut Guruku,
Ternyata aku akan ditinggalkan.”
atau
“Sepertinya dalam waktu dekat aku harus kembali menjadi nelayan.”

Ya, tidak seorangpun bertanya
Sampai akhirnya Tomas yang menanyakan hal itu
“Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi;
jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”

Ini adalah perkataan yang tidak sempurna, tetapi luar biasa
Tidak sempurna karena Tomas mencoba memahami perkataan Yesus secara fisik
Dia kira yang Yesus maksud adalah perjalanan jauh atau berbahaya

Tetapi luar biasa
Karena sebenarnya (dalam perenunganku) yang Tomas maksud adalah
“Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi;
Seandainya kami tahu jalan ke situ, kami akan ikut ke sana.”

Dia tahu ketika dia tetap mengikut Yesus saat kembali ke Yudea, dia bisa mati
Dan sekarangpun, dia akan tetap mengikut Yesus,
Walaupun perjalanannya jauh, walaupun perjalanannya berbahaya,
asalkan Yesus memberitahu arah jalan ke sana

Pertanyaan ini menunjukkan bahwa Tomas tidak mengerti
Dia melihat teman-teman yang lain diam
Dia mungkin berpikir “apa aku satu-satunya yang tidak paham”
Dia melihat bahwa kondisi saat ini sungguh melankolis
Waktunya sangat tidak tepat untuk memotong pembicaraan Yesus
dan malah menanyakan hal yang nampaknya teman-temannya sudah mengerti

Tetapi Tomas sungguh-sungguh ingin mengerti
Tomas sungguh-sungguh ingin setia
Tomas sungguh-sungguh ingin terus mengikuti Yesus bahkan walau harus mati,
Asalkan saja dia tahu ke mana Yesus pergi
Dan dia sudah tidak sanggup lagi menahan dirinya
Diapun menanyakan hal itu kepada Yesus

Yesus sungguh menghargai sikap ingintahu dan kesetiaan Tomas
Yesus paham benar isi hati Tomas
Mungkin Yesus sudah menunggu kapan Tomas akan menanyakan hal itu
Yesus sudah menyiapkan jawaban terbaik yang Dia simpan sampai Tomas menanyakannya
Dan setelah Tomas bertanya, Yesus pun menjawab

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Apa yang bisa kita petik dari sini?
Sebagian orang percaya bertingkah seolah-olah mereka mengerti
Di dalam hati mereka, mereka sebenarnya sangat ingin tahu maksud Tuhan
Tetapi mungkin mereka berkata
“Ini pasti jalan Tuhan. Aku tahu ini pasti maksud baik Tuhan.
Sudahlah, tidak perlu banyak mempertanyakan maksud Tuhan.
Yang penting aku beriman ini pasti berujung pada kebaikan.
Berhenti bertanya. Percaya saja.”

Aku sama sekali tidak menyalahkan respon seperti itu
Karena sepertinya murid-murid yang lain memiliki respon yang sama dengan itu

Tetapi aku juga percaya bahwa 12 murid Yesus menggambarkan tipe-tipe orang percaya
Dan ingat, Yesus tahu orang seperti apa si Tomas ini
Dan Yesus tetap memilih, menerima, mengasihi, bahkan mengutus Tomas
Artinya Yesus juga akan memilih, menerima, mengasihi,
bahkan mengutus orang-orang percaya di zaman ini
yang mempunyai karakter seperti Tomas
Bukti bahwa Yesus menerima orang-orang seperti itu
terlihat dari cara Yesus meresponi pertanyaannya

Tomas bukanlah orang yang mau bertingkah seolah-olah mengerti
Tomas adalah orang yang tidak mau menelan mentah-mentah setiap perkataan
Tomas adalah tipe orang yang terus menggunakan intelegensinya
Tetapi ingat…
Tomas adalah tipe orang yang sangat mencintai, setia, dan berani mati bagi Yesus

Iman seperti itu tidak boleh kita anggap rendah
Karena orang-orang yang demikian:
Rela menundukkan intelegensi yang dia banggakan itu kepada Yesus
karena dia sangat mencintai-Nya

Bagaimana dengan kita?
Apakah kita sama seperti Tomas?
Apakah kau merasa ada yang salah ketika teman-temanmu merasa engkau terlalu banyak bertanya dan terlalu menggunakan intelegensimu?
Apakah kau sangat ingin mengerti apa maksud Tuhan dalam semua pergumulanmu?

Well… hanya engkau dan Tuhan yang tahu
Bisa saja Dia akan tetap diam dan mengatakan:
Jangan takut, percaya saja.” (Markus 5:36)

Atau bisa juga Dia akan merespon pertanyaanmu
dan Dia akan memberikan jawaban yang luar biasa,
yang membuatmu mengerti, dan yang mengubah hidupmu selamanya

to be continued

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s