Bukan Sekadar Penggemar

Capture

Jika aku bertanya kepadamu,
apa bunyi Yohanes 3:16?
Aku percaya, kau akan dengan yakin menjawab:
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini
sehingga Ia telah menyerahkan anak-Nya yang tunggal
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Semua penggemar Yesus, aku rasa mampu menjawabnya

Tetapi jika aku bertanya kepadamu,
apa bunyi Matius 16:24?
Aku ragu banyak orang menghapalnya

Yohanes 3 ayat 16, mungkin bisa dibilang, itulah “Motto orang Kristen”
Motto itulah yang paling sering diucapkan
Motto itulah yang banyak dijadikan poster
Motto itulah yang menjadi banyak tema KKR Kebangunan Rohani

Tetapi mengapa Matius 16:24 tidak pernah dijadikan poster?
Mengapa Matius 16:24 tidak sering diucapkan?

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
“Setiap orang yang mau mengikut Aku,
ia harus menyangkal dirinya,
memikul salibnya dan mengikut Aku.”

Aku rasa kita semua mengerti sekarang
mengapa ayat ini tidak mungkin menjadi motto
Tentu saja, ayat ini akan nampak tidak “menjual” di mata dunia
Ayat ini tidak cocok dipaparkan untuk menjadi tema besar suatu KKR
Ayat ini tidak mungkin menarik banyak jemaat

Pertanyaan yang mungkin paling sering diperdebatkan
Apakah ketika kita percaya kepada Yesus, kita pasti masuk surga?
Apakah setiap orang yang percaya kepada Yesus, pasti selamat?
Apakah percaya kepada Yesus CUKUP?

Ini salah satu pertanyaan yang berbahaya
Berbahaya bukan karena pertanyaan ini jahat
Melainkan berbahaya karena jika salah menggunakan pertanyaan ini,
kita dapat tersesat

Apakah percaya kepada Yesus SUDAH CUKUP?
Semua orang yang menanyakan pertanyaan ini hanya menghendaki 2 jawaban
Ya atau tidak

Dan orang Kristen yang akan menjawabnya,
“terpaksa” menjawab “Ya”
Karena memang “Ya”, untuk mendapatkan keselamatan, cukup dengan percaya kepada Yesus
Ibadah dan perbuatan baik apapun tidak menambah-nambah kepastian keselamatan itu

TETAPI
Ini bukan sekadar masalah CUKUP atau TIDAK CUKUP

Melainkan masalah apakah hanya sampai sebatas percaya?
Apakah Yesus akan membawa Anda hanya sampai titik “percaya”,
dan Anda menjalani kehidupan normal, wafat dengan normal,
dan masuk surga?
Apakah hanya sebatas itu?
Itulah yang seharusnya melengkapi pertanyaan, cukup atau tidak cukup.

Hati-hati
Bisa jadi istilah Yesus untuk “percaya”,
berbeda dengan “percaya” yang kau pakai

Setiap PENGGEMAR Yesus, “percaya” kepada-Nya
Tetapi hanya PENGIKUT-Nya lah yang benar-benar percaya kepada-Nya
Karena “percaya” yang Yesus maksud, diwujudnyatakan dalam:
menyangkal diri
memikul salib
mengikut Dia

Sebagaimana para pengikut percaya bahwa Yohanes 3:16 adalah ucapan Yesus
Para pengikut juga percaya bahwa Yesus yang sama juga mengatakan Matius 16:24

Hati-hati, iblis berusaha masuk ke dalam gereja-gereja
Dan iblis berusaha mencetak sebanyak mungkin penggemar Kristus
Dengan tetap menjamin bahwa orang-orang itu tidak akan menjadi pengikut-Nya

Di mana posisi kau berada? Tentukanlah sekarang!
Jangan takut menyatakan mana yang benar mana yang salah hanya karena kau takut dianggap menghakimi.
Tentukanlah mana yang kau pilih!

Iblis itu sangat pandai. Bahkan, ia jauh lebih pandai dibanding manusia. Ia akan bekerja mati-matian untuk mengaburkan kebenaran. Orang Kristen yang takut dibenci tidak cukup cukup untuk menjawab permasalahan dunia ini. Yang dunia butuhkan adalah orang Kristen, yang tahu apa yang benar, yang berani menyatakan kebenaran itu, dan siap dibenci karenanya. Apakah kita tipe orang Kristen yang demikian?

10409398_10152507892308115_4874687979628252073_n

Hati-hati!
Jangan kaburkan pesan Injil.
Karena Yesus pernah mengatakan Yohanes 3:16
Yesus yang sama mengatakan Matius 16:24
Yesus yang sama juga mengatakan

“Setiap orang yang siap membajak tetapi memandang ke belakang
TIDAK LAYAK untuk kerajaan Allah”

Jadi siapakah kita?
Penggemar?
Atau pengikut?

Advertisements

2 thoughts on “Bukan Sekadar Penggemar

  1. Apakah setiap orang percaya sebenarnya ditentukan Allah untuk menyelamatkan yang belum percaya? Mungkin minimal satu jiwa. Maksudnya yaa tidak harus jadi misionaris tapi spt panggilan tertentu lewat bidang2 yang ditentukan Tuhan. Walaupun Alkitab mengatakan tidak semua akan selamat atau yaa tidak semua akan percaya?

    • Rachel, Alkitab tidak memberi keterangan apakah Allah sudah menentukan bahwa setiap orang percaya pasti akan menyelamatkan satu jiwa, minimal satu jiwa.

      Namun, yang pasti kita tahu adalah bahwa setiap orang percaya diberi tugas oleh Kristus untuk memberitakan Injil, tidak harus menjadi misionaris atau hamba Tuhan full timer, tetapi ke manapun Tuhan menempatkan kita, misalnya di keluarga, kelas, kantor, dagang, dsb.

      Dan juga perlu kita ingat bahwa seseorang menjadi percaya akan pemberitaan Injil dan diselamatkan, itu semua 100% bergantung pada kuasa Roh Kudus di dalam hati orang itu. Keselamatan seseorang tidak bergantung kepada si pembawa Injil, melainkan bergantung kepada Allah melalui Roh Kudus.

      Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s