Jalan Revolusi 4 : Di Bus Way

Setelah melewati para tukang ojek
Dan orang-orang yang berlalu lalang hendak menuju kantornya
Aku menaiki jalan layang
Dan sampailah aku ke tempat pembelian karcis bus way
Setelah mendapatkan karcis dan menunggu beberapa menit
Akhirnya bis datanglah

Jarak menuju kantorku hanya 2 kali terminal bus way
Oleh karena itu, aku memilih untuk berdiri saja di depan pintu bus way
Dan setiap kali aku masuk ke dalam bis
Satu hal yang selalu kucari tahu
Adakah orang yang sedang tidur di sini?

Dan ternyata tidak sulit
Setiap kali aku naik bus way untuk berangkat kerja
Akan selalu ada orang yang tidur
Terutama di bangku putri

Setiap kali menemukan ada orang yang tidur
Aku memandang mereka
Dan aku berpikir:
“Puji Tuhan sekali aku bisa tidur nyenyak semalam
Dan kini bisa berangkat kerja dengan penuh semangat.”

Aku juga selalu berkata dalam hatiku
“Hellooo guyz, ini sudah pagi loh
Dan sebentar lagi kalian akan sampai di kantor kalian
Tapi kenapa kalian masih tidur?

Aku penasaran
Apa yah yang mereka lakukan semalam sampai-sampai bisa tidur sepulas itu di bus way
yang jelas-jelas sedang menuju ke kantor mereka?

Hipotesis yang nampaknya cukup meyakinkan adalah:
Mereka kurang menikmati tidurnya semalam

Mungkin tidur mereka kurang nyaman
Mungkin tidur mereka kurang lama karena mereka terjaga sampai larut malam
Mungkin mereka terbangun tidak secara alami tetapi terbangun oleh jam waker
Dan aku rasa kita semua tahu rasanya-dibangunkan-oleh-jam-waker
Itu sangat sangat tidak menyenangkan, bukan?

Bagi seorang yang sudah bekerja, bukan kuliah lagi, tapi masih mengalami hal seperti itu… hufff… Sincerely, I feel sorry for them. Aku tidak bisa membayangkan jika aku masih harus mengalami hal yang sama. Sudah cukuplah semua itu kurasakan ketika masa kuliah. Saat ini dan seterusnya, lebih baik aku tidur tidak terlalu malam supaya keesokan harinya aku bisa terbangun dengan sendirinya. Dan cara bangun seperti itu, sangat sangat sangat menyenangkan 🙂

Tetapi inti dari semua ini adalah
Betapa tidur yang nyenyak
Dan bangun dalam keadaan sehat, segar, dan bugar
Adalah hal SEDERHANA namun ISTIMEWA yang patut DISYUKURI
Dan aku belajar untuk selalu mengucap syukur di detik pertama mataku terbuka
“Thanx God untuk cara bangun yang menyenangkan ini.”

Bagaimana denganmu?
Apakah kau menikmati tidurmu?
Apakah kau sudah cukup bersyukur atas bangunmu yang menyenangkan?

Atau sedikit lebih jauh dari itu
Bukankah kau masih tidur di atas kasur?
Bukankah kau masih tidur dengan bantal dan guling?
Bukankah kau masih makan cukup, enak, dan bersih?
Bukankah lampu rumahmu masih menyala terang
Bukankah kau masih bisa menggunakan toilet dan kamar mandi?
Sungguh… sungguh… jika jawabanmu adalah iya
Maka patutlah kita bersyukur
Karena begitu banyak orang di luar sana tidak bisa merasakan hal itu

Mengucap syukurlah dalam segala hal,
sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

1 Tesalonika 5 : 18

Terima kasih Tuhan
Terima kasih atas revolutionary road ini
Aku belajar sesuatu dari perjalanan ini

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dan akupun turun dari bus way
Menuju ke kantorku
Dan revolutionary road-ku berlanjut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s