Mengapa Dia tak pernah Berubah?

Apa yang akan kau lakukan
Jika kau begitu rindu melihat perubahan dalam kehidupan seseorang
Dan kau merasa terpanggil untuk hadir dalam kehidupan orang itu
Tetapi dia tidak juga mau berubah

Apa yang akan kau lakukan
Jika kau adalah seorang pelayan Tuhan
Dan kau mengadakan acara kebaktian yang untuknya kau sangat berjerih lelah
Kau berikan hatimu untuk acara itu
Tetapi ternyata tidak ada orang yang datang ke kebaktian itu

Apa yang akan kau lakukan
Jika kau tidak melihat adanya tanda-tanda perubahan

Apakah kau akan mundur?

Sebelum menjawabnya
Mari kita mengenal Nabi Yeremia

Yeremia dipanggil Tuhan sejak dia masih sangat muda. Banyak penafsir memperkirakan dia masih berusia 20 tahun ketika dipanggil
Dan semenjak usia muda itulah, Yeremia mau tidak mau harus meninggalkan semua cita-citanya, harus melupakan kesenangan masa muda yang seharusnya bisa dia kecap.

Apa yang Yeremia lakukan?
Dia memberitakan firman Tuhan kepada bangsa Yehuda untuk bertobat
Dia bernubuat dalam rentang 5 pemerintahan berturut-turut
Dan itu berarti dia bernubuat selama 40 tahun lebih

Empat puluh tahun… bayangkan 40 tahun meneriakkan agar bangsanya bertobat
Tetapi tidak ada satupun orang yang mau mendengarnya

Yeremia begitu mengasihi saudara-saudara sebangsanya
Dia sangat sedih melihat bangsanya tanpa mereka sadari semakin terjerumus dalam dosa
Yeremia terus menerus menyuarakan pertobatan kepada bangsa ini
Agar amarah Tuhan tidak Dia tumpahkan kepada bangsa ini

Tetapi bangsanya malah menganggapnya musuh, memusuhinya, menganiaya dia
Bahkan mau membunuhnya
But still… 40 tahun… diacuhkan, dimusuhi, dianiaya
40 tahun… setiap hari, dia tetap memberitakan suara pertobatan

Hari-hari Yeremia dipenuhi dengan dia berteriak:
“Heyyy saudara-saudaraku, sampai kapan kalian mau seperti ini terus?
Kumohon, ayolah kita bertobat. Mengapa kalian tidak mau mendengarkanku?
Allah hampir-hampir membinasakan kita semua.
Kumohon, bertobatlah.”
Tetapi tak satupun yang bertobat

Tidak tersembuhkan kedukaan yang menimpa diriku, hatiku sakit pedih.”
“Karena luka puteri bangsaku hatiku luka…” (Yeremia 8 : 18,21)

Sekiranya kepalaku penuh air, dan mataku jadi pancuran air mata,
maka siang malam aku akan menangisi orang-orang puteri bangsaku yang terbunuh!

(Yeremia 9 : 1)

Begitu banyak penderitaan yang Yeremia alami
Bacalah Ratapan 3 : 1 – 20
Maka kau akan mengerti betapa pahitnya kehidupan Yeremia
Aku sungguh tak mengerti mengapa Allah sampai membawanya hingga sedemikian pahit
40 tahun penuh kesengsaraan… tanpa ada hasil dari apa yang selama itu dia kerjakan

Tapi jika aku hendak merenungkannya
Inilah yang kupercaya
Bahwa di atas semua rasa sakit yang Yeremia rasakan
Allah jauh lebih bersedih hati melihat umatnya yang satu per satu memilih maut

Allah bersabar menghimpun setiap manusia ciptaan-Nya
Seperti induk ayam yang hendak mengumpulkan anak-anaknya di bawah naungan sayapnya
Tetapi mereka menolak
Sampai kapan dunia ini terus begitu tanpa mau berubah?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bagaimana dengan kehidupan kita?

Mungkin ayah kita belum mau berubah hingga saat ini
Mungkin ada anggota keluarga kita, yang sudah lama kita doakan,
tetapi tetap tidak mau berubah

Mungkin saudara-saudara “sepupu” kita, yang sudah lama kita doakan
Tetap juga menolak kita dalam lingkungan mereka
Mungkin bangsa ini tetap juga tidak berubah
Selalu menolak Kristus dan gereja-Nya

Mungkin jemaat di tempat Anda, tidak juga memiliki hati untuk berdoa
Mungkin orang yang kau kasihi tetap hidup dalam dosa favoritnya

Apakah kau hendak menyerah?
Apakah kau hendak mundur?

Sebelum kau memutuskan untuk mundur
Belajarlah teladan dari Yeremia
Dan lebih lagi
Belajarlah dari teladan Allah, Bapa kita di surga,
Yang tidak pernah menyerah menanti pertobatan kita

Tuhan Yesus mengasihi kita semua 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s