Daud, Kelemahan, dan Dosa “Kesukaannya” (3)

Sampailah kita ke kisah Daud dan Batsyeba
Pada saat itu, waktu sudah petang dan Daud bangun dari pembaringannya
Dia berjalan-jalan di atas sotoh
dan tanpa disengaja dia melihat seorang wanita sedang mandi

Jika pada saat itu Daud menggunakan otak dan hatinya dengan benar,
pastilah dia segera lari dari dorongan untuk menikmati tontonan itu
Tetapi apa daya, dosa terus merayu-rayu di telinga Daud
Dan Daud pun menyerahkan kekuasaan pada dosa untuk menguasai dirinya
Tepat sekali, Daud memusatkan segala perhatian & waktunya mengintip Batsyeba mandi
Hawa nafsu timbul dalam hatinya hingga dia tidak bisa menolak untuk mendapatkan Batsyeba

Firman Tuhan berkata:
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri,
karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa;
dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
#Yakobus 1 : 14 – 15

Dicobai bukanlah dosa
Akan tetapi hal itu akan menjadi dosa ketika kita bermain-main dengan pencobaan dosa itu
Kita tahu bahwa itu dosa tetapi kita tidak bergegas lari meninggalkan rayuannya
Kita tahu itu dosa, tetapi kita masih berdiri di sana
sambil menikmati cipratan dosa tanpa benar-benar masuk ke dalamnya

Kita pikir kita masih bisa berdiri teguh
Kita pikir kita tidak akan melakukan dosa besar
Kita memikirkan pembenaran-pembenaran akan kelakuan kita yang salah
Sambil sedikit-sedikit mencicip cipratan dosa itu
Itulah yang akan menjadi dosa yang jauh lebih berbahaya

Firman Tuhan berkata, jika ada dosa di sana, larilah jauh-jauh!
Jika muncul hawa nafsu seks, seperti dalam kasus Daud, segeralah berlari jauh-jauh
Ketika kita melakukan itu,
percayalah Tuhan segera bergegas menolong dan menguatkan hati kita!

Ketika seorang pria tertarik pada seorang wanita, di mana keduanya telah menikah
Maka keduanya harus MATI-MATIAN melupakan dan mematikan perasaan itu
Mereka harus segera berlari jauh-jauh dari dosa dan tidak memberikan kesempatan padanya
Sedikit saja memberi celah dosa, maka rayuan dosa akan semakin kuat
Dan sebelum kita bisa melepaskan diri darinya, tanpa sadar kita sudah terseret begitu dalam
Itulah bahaya dosa
Itulah mengapa Tuhan menegaskan pada kita, “LARILAH JAUH-JAUH dari dosa”

Kembali ke kisah Daud dan Batsyeba
Daud mencari tahu siapa wanita itu, mengundangnya ke istananya,
dan seperti kita tahu bersama, mereka berhubungan suami istri malam itu

Kalau kita masih belum sadar juga betapa besarnya kesalahan ini,
maka bayangkanlah kita adalah suami Batsyeba
Kita sedang berjuang di medan perang
Kita berharap istri kita sedang tekun mendoakan keselamatan kita
Tetapi ternyata istri kita sedang berhubungan dengan lelaki lain
Yang tidak lain tidak bukan adalah raja kita yang seharusnya memimpin di medan perang

Dunia berteriak-teriak, “hukum mati para koruptor”
Tetapi nampaknya kelakuan Daud jauh lebih menjijikkan dari para koruptor

Segala sesuatu pasti ada konsekuensinya
Dan bagi Daud dan Batsyeba, konsekuensi itu adalah Batsyeba mengandung
Ini adalah kesalahan besar dan bisa menyebabkan hukuman rajam menurut Taurat
Kalaupun Daud kebal akan hukuman, tetap saja ini adalah aib yang memalukan
Dia tidak akan dipandang bersalah walau beristri sebanyak apapun
Tetapi akan lain ceritanya jika menghamili istri dari prajuritnya yang sedang berperang

Tidak seperti biasanya di mana Daud selalu berdoa meminta hikmat dari Tuhan
Kini Daud tidak mungkin berani berdoa kepada Tuhan untuk jalan keluar akan hal ini
Dia mengandalkan kehendaknya sendiri
Dosa merayu dan menawarkan jalan pintas
Dan Daud terjerumus lebih dalam lagi
Dia memiliki pikiran busuk dan licik
Dia hendak melarikan diri dari tanggung jawab sebagai ayah dari janin yang dikandung Batsyeba

Dia masuk dari dosa yang satu, ke dosa yang berikutnya
Itulah kengerian dosa
Itulah mengapa kita tidak boleh bermain-main dengan dosa

~Bersambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s