Panggilan Hidup : Bayam 1 – William Wilberforce (Side Story)

Tadi kita membahas singkat tentang Nehemia dan Yeremia
Mereka digerakkan oleh keterbebanan hati yang luar biasa bagi bangsa mereka
Dan itu membuat mereka bertindak
Kini kita akan membahas satu orang lagi yang menurutku sangat patut kita ketahui

Dia adalah William Wilberforce
Seseorang yang berjuang demi penghapusan perdagangan manusia sebagai budak
Salah seorang pengubah sejarah dunia
Seorang yang dikenal sebagai “prestasi moral terbesar orang Inggris”
Seorang yang disebut “Washington-nya kemanusiaan”

Pada saat itu
Perdagangan budak merupakan hal yang sangat PENTING bagi kemajuan Inggris, negaranya
Perbudakan di Inggris sama pentingnya seperti pertahanan bagi Amerika, think about it!
Dan yang jauh lebih berbahaya lagi, perdagangan budak dan perbudakan
Adalah suatu hal yang NORMAL dan UNIVERSAL

Penting, normal, dan universal … dan itulah yang hendak dia ubah
Sembilan puluh sekian persen orang di dunia pasti akan berkata:
Wilberforce, lupakan mimpi bodohmu itu!
Apakah kau mau menghancurkan bangsamu?

Bayangkan sebesar apa perjuangan orang ini mengubah keadaan yang penting, normal, dan universal itu!
Bayangkan se-radikal apa pemikirannya!
Bayangkan bagaimana Wilberforce remuk hati dan menjadikan itu bahan bakar bagi dia bertindak!
Ini orang yang sangat out of the box, orang yang berbeda, orang “aneh”, orang “gila”

Menurut apa yang aku baca
Wilberforce adalah seorang yang pendek dan buruk rupa dengan hidung yang terlalu panjang
Posturnya lemah dan imannya dihina

Tetapi dia harus berjuang melawan dunia
Dan perjuangan itu dia lakukan selama hampir 50 tahun sebelum dia berhasil mencapai tujuannya
Remuk hati memampukan Wilberforce untuk melawan dunia dan sang waktu

Tetapi hal yang membuatku lebih tersentak lagi adalah ini
Wilberforce berasal dari dunia politik
Pada tahun 1785, dia bertobat di usianya yang ke-25
Petobatan itu membuat perubahan besar dalam hidup Wilberforce
Dan dari dunia politik, Wilberforce memberikan dirinya untuk dunia pelayanan
Yap, Wilberforce pernah ingin menjadi seorang pendeta

Puji Tuhan
Seorang pendeta, John Newton yang sebelum bertobat pernah menjadi seorang penjual budak
Yang juga merupakan penggubah lagu Amazing Grace
Berkata kepada Wilberforce:
“Allah menginginkanmu untuk tetap berkarya di dunia politik bukan menjadi pendeta”

Newton yakin bahwa Tuhan membangkitkan Wilberforce untuk kebaikan bangsanya dan dunia
Setelah bergumul akan panggilan ini,
Wilberforce memutuskan bahwa dia akan tetap berada di jalur politik
demi membebaskan orang-orang tertindas

Wilberforce pernah berkata:
Begitu kejamnya, begitu menakutkan.
Sungguh tidak terpulihkan tampaknya kejahatan dari perdagangan itu
Sehingga pikiran saya sedniri sepenuhnya memutuskan untuk menghapuskannya.
Apapun yang terjadi, saya sejak saat ini bertekad bahwa saya tidak akan pernah berhenti
sebelum saya berhasil menghapuskan perdagangan budak.”

See?
Memang benar, tujuan ultimat kita adalah amanat Agung Matius 28 : 1920
But it’s necessarily means that Tuhan menginginkan kita untuk menjadi seorang pendeta atau misionaris

Yang Tuhan inginkan bagi setiap kita
Adalah agar kita bertindak atas beban hati yang sejak semula Tuhan tanamkan dan siapkan bagi kita

Jadi
Apakah yang meremukkan hatimu?
Adakah hal yang membuatmu berkata, “sangatlah jahat kalau ini terus dibiarkan terjadi?”
Kenalilah hatimu, apa yang menjadi beban di sana, minta Tuhan menuntun langkahmu!
Ketahui apa yang memicu momen Popeyemu!
Ambil bayammu!

Kemudian lawanlah dunia dan sang waktu bersama Kristus

Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, 
tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
~ Yohanes 16 : 33

#Bersambung ke Bayam 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s