Sharing to the MAX!

Hari Minggu yang lalu aku menonton sebuah film di Bioskop. Film itu berjudul Gravity. Tidak membutuhkan waktu lama bagi film itu untuk membuatku bertekuk lutut dan terpana. Itu adalah film yang luar biasa, mungkin akan menjadi salah satu film paling bagus yang pernah aku tonton.

Ketika aku sedang terhanyut dalam film itu, untuk kesekian kalinya aku mendapati diriku mulai tidak tenang. Apa yang membuatku tidak tenang adalah aku ingin secepat mungkin menjarkom semua temanku untuk mengatakan kepada mereka, “Kalian WAJIIIIBBB nonton Gravity!!!

Itu juga yang kulakukan ketika aku menonton film Man of Steel. Sembari aku menikmati ketegangan dalam film luar biasa itu, aku mengetik sms dan mengirimkannya ke beberapa teman terdekat untuk memaksa mereka menonton film yang sama. Ketika teman sekantorku, yang adalah seorang cewe, meminta film ber-genre romance, aku dengan penuh semangat memberikan film kesukaanku The Notebook. Keesokan harinya dia datang kepadaku sambil menangis karena terharu oleh film itu. Uggghhh, wanita. Tetapi responnya betul-betul membuatku senang sekali.

Dan itu pula yang terjadi pada film Gravity ini. Aku tidak jadi menjarkom teman-temanku dan sebagai gantinya, aku memaksa kakakku untuk menonton film itu sesegera mungkin. Dan ketika kakakku mengatakan bahwa ia sudah menonton film itu seperti apa yang kuminta dan juga berpendapat bahwa film itu luar biasa, aku senaaaanggg sekali.

Kemudian aku mulai merenungkan arti dari semua ini…

Aku bertanya-tanya pada diriku
Mengapa aku bisa seantusias ini untuk mengajak seseorang menonton suatu film ya?
Bagaimanapun, menonton film bukanlah sesuatu yang sifatnya imani,
tetapi mengapa aku sesemangat itu untuk memaksa mereka menonton film yang sama?

Kemudian aku menyadari satu hal, jawabannya sederhana
Itu karena aku ingin mereka merasakan kesenangan yang sama seperti yang aku rasakan
Aku ingin mereka juga terhibur oleh film itu, sama seperti aku terhibur
Aku hanya ingin berbagi

Dan berbagi seperti ini adalah berbagi yang bisa dilakukan oleh semua orang, bukan orang Kristen saja

Lihatlah sekelilingmu!
Ada banyak orang yang dengan sangat senang hati membagikan oleh-oleh yang dia bawa
Ada banyak orang yang dengan terbuka membantu orang lain mengerjakan PR
Ada banyak orang yang bersemangat men-share info-info menarik di facebook
Ada banyak orang yang kesukaannya membagi informasi wisata menarik yang layak dikunjungi
Ada banyak orang yang senang men-share link musik indah dari youtube supaya orang lain juga terhibur
Ada banyak orang yang suka men-share video-video positif yang bisa dilihat di youtube
Ada banyak orang yang suka berbagi
Sederhana, berbagi saja


Kau tidak perlu menjadi seorang Kristen untuk bisa berbagi seperti itu
Berbagi seperti itu, aku rasa, memang sudah ada di sifat dasar manusia

Walau kita semua telah jatuh ke dalam dosa,
aku melihat masih ada kecenderungan manusia untuk berbagi hal-hal yang menurut dia BAIK,
terlepas apakah itu BENAR atau TIDAK BENAR di mata Allah (karena baik belum tentu benar tapi yang benar pasti baik)

Nah, sekarang yang perlu kita pikirkan kembali adalah ini,
Kalau orang dunia saja senang berbagi hal-hal yang menurut mereka baik dan bisa membangun orang lain,
kenapa sih kita, orang-orang percaya, pelit banget berbagi?

Kita melihat ada video menyentuh di youtube, yang kita yakin pasti bisa membangun orang lain,
tapi kita enggan men-share itu di facebook.
Kita membaca informasi ilmiah yang menarik di facebook, kita tahu itu juga akan menjadi motivasi bagi orang lain,
tetapi kita tidak mau membagikannya di facebook.
Kita mendapatkan banyak hal berguna, tapi kita malas membagikannya lagi.

Come on, orang dunia saja senang berbagi
Kok kita, yang paradigmanya sudah dibersihkan oleh penebusan Kristus, malas banget sih berbagi?

Mana yang lebih berguna bagi orang lain?
Video dan info yang membangun atau foto-foto kita yang sedang ada di berbagai tempat?
Mana yang lebih berguna bagi orang lain dan mana yang lebih banyak kau publish di facebook?

I learned about it hard way, aku juga tertampar dengan perenungan ini
Aku mengubah cara berpikirku.
Aku sadar, facebook adalah sarana paling mudah untuk bisa berbagi sesuatu yang baik dan membangun.
Aku harus memanfaatkan fasilitas ini semaksimal maksimal maksimal mungkin untuk berbagi.
Dibanding sering mem-publish foto-fotoku, lebih baik aku rajin membagikan info penting yang kudapatkan. 

Dan mengapa sih kita jarang berbagi?
Mengapa sih kita enggan membagikan sesuatu yang membangun di facebook kita?

Inilah yang menjadi penyakit kebanyakan orang.
Terkadang kita takut dicap terlalu rohani karena rajin mem-post sesuatu yang sifatnya rohani,
entahkah itu quote, ayat, gambar, dan lain sebagainya.
Terkadang kita takut dinilai mencari-cari perhatian atau melakukan pencitraan diri.
Dan yang paling aneh, kita takut tidak ada yang menghiraukan post yang kita publish, atau tidak ada yang nge-like.

Sudah beberapa hari ini aku sangat ingin berbagi pemikiran ini di blog ini.
Tetapi aku tidak mau menulis seenak jidatku.
Aku harus mengonfirmasi lagi apakah Tuhan juga ingin aku berbagi pemikiran di topik tentang ini.
Kemarin aku bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, besok aku mau nulis apa yah?
Dan tidak lama setelah itu, Tuhan menjawabku.
Tuhan mengarahkan jariku ke situs yang berisi pikiran-pikiran Oswald Chamber.
Dan aku menemukan buah pemikirannya:

Don’t be careful whether men receive what you give in the right way or the wrong way;
see to it that you don’t withhold your hand.

As long as you have something to give, give.
Let the consequences be what the may.

“Jangan terlalu dipusingkan dengan bagaimana seseorang akan menanggapi pemberianmu,
apakah mereka akan menanggapinya baik atau buruk,
hal itu menunjukkan bahwa Anda tidak menahan-nahan tangan Anda.

Selama Anda memiliki sesuatu untuk diberikan, maka berikanlah.
Biarlah konsekuensinya terjadi sebagaimana yang mungkin terjadi”

Setelah melihat jawaban Tuhan ini.
Hatiku yakin dan teguh, bahwa aku akan menulis artikel ini.

Demikianlah hendaknya kita.
Kita menerima sesuatu yang baik supaya kita bisa memberikannya kembali kepada orang lain.
Belajar untuk mengajarkannya kembali, kata seorang bijak, adalah hikmat yang tertinggi.

Ketika kita mendapat sesuatu yang baik, bermanfaat, dan membangun dari dunia maya,
jangan menahan-nahan tangan kita untuk membagikannya kembali kepada orang-orang.
Apa sih susahnya?
Toh berbagi adalah sesuatu yang masih digratiskan

Tidak usahlah takut disalahmengerti
Tidak usahlah takut tidak ada yang menghiraukan
Tidak usahlah takut tidak ada yang nge-like

Kalau kau ingin tak seorangpun menyalahartikan niat baikmu, kusarankan engkau untuk tinggal di hutan saja.
Ayolah, disalahmengerti merupakan suatu keniscayaan di dunia ini.
Hiduplah dengan itu dan jangan biarkan itu mengurung keinginanmu untuk berbuat baik.
Ketahuilah, Tuhan tidak pernah sekalipun menyalahartikan niat baikmu yang tulus.
Demikian pula orang-orang yang mengasihimu atau orang-orang yang kepadanya Allah telah mengatakan,
niat baik anakku yang satu itu tulus, jangan kau salah artikan!

Apa yang diberikan oleh hati, pasti akan diterima oleh hati
Ketika kau berbagi dengan sepenuh hati, maka Tuhan akan mengarahkan jari dari seseorang yang sedang memerlukan, untuk meng-click dan membuka link yang kau bagikan, dan mereka akan terberkati, hati mereka akan tersentuh.
Mungkin tidak saat ini, tapi suatu saat nanti pasti akan ada yang terberkati oleh apa yang kau share dengan hati yang tulus dan sukacita. Aku mengalami hal ini berkali-kali.

Ayo… Berbagilah, Kawan 🙂

Orang-orang dunia tidak sungkan-sungkan membagikan hal-hal negatif dan tidak membangun
Mereka men-share kata-kata galau, mereka men-share link-link video porno
Mereka men-share berita-berita provokatif dan hoaks, sampah di mana-mana

Orang-orang seperti itu melakukannya setiap hari, mereka tidak pernah libur

Lalu, mengapa kita bermalas-malasan?
Menikmati sesuatu untuk diri sendiri dan malas membagikannya kembali?

Berbagilah! Apa yang kau rasa akan berguna bagi orang lain, bagikanlah itu, apalagi kalau membagikannyapun sudah sangat mudah. Jadikan share sebagai gaya hidup!

Sharing dong, teman-teman
Sharing to the maxxxx!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s