10. His Image

Allah hanya akan menjadi Allah yang baik ketika Dia bisa memberi teladan kepada ciptaan-Nya. Untuk menjadi teladan yang sempurna, si pemberi teladan harus turun ke lapangan dan menjadi sama, setara, dengan mereka yang menerima teladan itu. Untuk memberikan teladan yang sempurna, Allah punya dua pilihan:
(1) membentuk seorang manusia tidak berdosa yang akan menjadi teladan di depan semua ciptaan-Nya, atau
(2) menjadi ciptaan itu sendiri.

Sejarah membuktikan bahwa Allah mengambil opsi pertama terlebih dahulu.
Dia menciptakan wakil-Nya, yakni manusia, untuk menjadi teladan-yang-seharusnya-sempurna itu.
Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita
~ Kejadian 1 : 26

Akan tetapi manusia gagal menjadi wakil Allah
Manusia gagal menjadi teladan yang sempurna karena manusia jatuh ke dalam dosa
Tak seorang manusiapun yang tidak berdosa

Tetapi Allah tidak mungkin tinggal diam
Allah tetap harus menjadi teladan bagi ciptaan-Nya.
Dan karena semua manusia sudah gagal
serta karena tidak ada ciptaan lain yang cukup layak menjadi teladan yang sempurna
Maka Allah rela menjadi ciptaan itu sendiri

Allah turun menjadi manusia
Dan semua itu tergenapi di dalam manusia Yesus Kristus
Yang mati demi menebus dosa manusia sehingga manusia dipulihkan dan dapat kembali menjadi wakil Allah

Dengan demikian,
Manusia Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan,
yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.
~ Kolose 1 : 15

Jadi ketika kita hendak me-refer ke Kejadian 1 : 26
Jangan pernah lupakan Kolose 1 : 15

Jadi, ketika kita menyebut diri kita segambar dan serupa dengan Allah supaya kita beranak cucu dan bertambah banyak dan memenuhi bumi dan menaklukannya dan berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi (Kejaidan 1 : 26-28), jangan pernah lupakan untuk “menjadi seperti Kristus” (Kolose 1 : 15)

Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia,
ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup
~1 Yohanes 2 : 6

Mari kita melepaskan semua image yang selama ini hendak kita bangun
Dan mari kita mengejar hanya satu image itu, image Kristus

Mari kita mengejar sifat-sifat Kristus
Mari kita selalu menempatkan diri untuk dikenal seperti Kristus

Bukan untuk kemuliaan kita
Melainkan supaya orang-orang di luar sana bisa merasakan seperti apa hadirat Allah itu

Allah tidak hanya menciptakan kita, Allah juga menciptakan mereka
Dia pasti ingin juga memberikan teladan kepada mereka
Dia ingin hadirat-Nya dirasakan dan dinikmati juga oleh mereka
Dia ingin mereka pulang kembali kepada-Nya

Oleh sebab itu, Dia menginginkan kita untuk menjadi teladan
Dia ingin agar kita dikenal seperti Dia

Dan jalan untuk bisa dikenal seperti Kristus atau “Allah-banget
Adalah dengan berhenti mengatakan “ya gua memang begini
Adalah dengan berhenti membangun image-image selain image Kristus
Adalah dengan menyangkal semua sifat-sifat selain sifat Kristus

Benar sekali
Kehidupan Kristen tidak hanya berbicara tentang memperoleh sesuatu yang baru
Tetapi juga mengenai melepaskan hal-hal yang lama
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:
yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
~2 Korintus 5 : 17

Kehidupan Kristen tidak hanya berbicara tentang menjadi besar bersama Allah
Tetapi juga menjadi kecil
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
~ Yohanes 3 : 30

Kehidupan Kristen tidak hanya berbicara tentang kehidupan baru, kelahiran baru
Tetapi juga mengenai kematian
Dan bukan sekadar kematian, melainkan kematian setiap hari
Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya,
memikul salibnya SETIAP HARI dan mengikut Aku.
~ Lukas 9 : 23 

So, tell me again please!
Apakah kau yakin kau sudah mengenal dirimu yang sesungguhnya, yang seharusnya?

Dan di atas semua itu
Apakah kau ingin mengenal dirimu yang sesungguhnya, yang seharusnya?

Jika kita ingin mengenal diri kita yang seharusnya
Caranya sederhana tetapi sungguh tidak mudah
Telusuri semua sifat yang kita rasa melekat di dalam diri kira!
Kumpulkan itu, bungkus jadi satu!
Kemudian persembahkanlah itu kepada Dia!

Jadilah rentan di hadapan Allah
Jadilah vulnerable di depan-Nya
Biarkan Allah “memporak-porandakan” sifat-sifat kita yang lama

Jadilah terbuka
Biarkan Allah masuk dan menjadi penguasa dalam hati kita

Jadilah kosong
Biarkan Allah mengisi hati kita dengan sifat-sifatNya

Janganlah menjadi serupa dengan dia yang kita kira adalah diri kita
Melainkan, jadilah serupa dengan Kristus

Biarlah cinta sejati mengubah dirimu, bukan menjadi seseorang yang berbeda,
yang tidak kau kenal, seperti yang terjadi pada mereka yang sedang mabuk kepayang.
Melainkan biarlah cinta itu mengubahmu
menjadi seperti Kristus

#Bersambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s