15. Terdengar Ironis Memang

Seperti kata orang, di atas langit masih ada langit. Memiliki tujuan hidup tentu saja lebih baik dibandingkan tidak memilikinya sama sekali. Namun, ada yang lebih baik dari sekadar memiliki tujuan hidup. Apakah itu? Itulah memiliki tujuan hidup untuk kebaikan orang lain. Akan tetapi, masih ada lagi yang melebihi semua itu.
Itu adalah memiliki tujuan hidup untuk melayani Allah

Segala sesuatu yang kita lakukan, harus kita lakukan UNTUK dan BERSAMA Tuhan. Untuk” dan “Bersama”, keduanya harus ada. Seseorang bisa saja berpikir melakukan sesuatu untuk Tuhan, tetapi tidak bersama Tuhan. Inilah yang dilakukan oleh orang-orang munafik dan fanatik sempit. To be exact, inilah yang dilakukan oleh begitu banyak manusia di dunia ini, termasuk aku.

Sebaliknya, orang juga bisa berpikir melakukan sesuatu bersama Tuhan, tetapi tidak untuk Tuhan. Bukankah ini yang diajarkan oleh Injil Kemakmuran? Bukankah ini yang dikejar oleh banyak sekali orang Kristen yang berorientasi pada berkat dan bukan pada Pemberi Berkat itu?

Merenung, menelusuri diri, berdoa, dan berpuasa untuk menemukan tujuan hidup adalah baik. Tetapi ada yang melebihi semua itu. Dan itu adalah mempersembahkan dan meletakkan semua itu di bawah kaki Tuhan kita, Yesus Kristus.

Kita mungkin bisa berkata, “Aku yakin inilah jalan hidupku, aku akan menjadi dosen.
Atau, “Tekadku sudah bulat, aku akan menulis sesuatu untuk membangun orang lain.”

Itu baik tetapi sayang belum yang terbaik. Yang terbaik adalah ini:
“Tuhan aku telah menggumulkannya, aku ingin menjadi dosen/aku ingin menulis.
Tetapi di atas keinginanku itu, aku lebih ingin melakukan sesuatu yang Kau perintahkan.
You just tell me what You want and I’ll be that for You.”

Terdengar ironis memang. Kita berlelah-lelah mengenal diri kita dan mencari tahu apa tujuan hidup kita. Untuk pada akhirnya, menyerahkan semua itu pada Tuhan. 
Dan mengizinkan-Nya untuk meng-editnya sebagian.
Atau bahkan mungkin untuk menulisnya kembali dari nol.
Itu adalah hak-Nya, bukan?

Terdengar ironis memang. Tetapi jangan pernah lupa: Allah terlalu mengasihi kita untuk tidak memberikan yang terbaik. Dia ingin agar kita menyerahkan semua tujuan hidup kita kepada-Nya karena Dia tahu bahwa itulah hal yang terbaik dan pada akhirnya akan membawa sukacita pada kita. Dia tahu bahwa pada akhirnya, kita tidak akan menyesal telah menyerahkan semua pada-Nya

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
(Matius 6:33)

Terdengar ironis memang. Kita sudah sejauh ini berjalan dan berlelah-lelah mengejar semua itu. Sementara Tuhan hanya menyaksikan semua itu dan MENUNGGU sampai akhirnya kita sendiri yang bertanya pada-Nya. Saat datang pada-Nya, kita berharap Dia akan berkata, “Kau sudah melakukan yang seharusnya kau lakukan, Nak. Good job, buddy.” Tetapi, oh, alangkah pedihnya ketika Dia berkata:
“No, no, no, you have gone too far… carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya.

A : Carilah DAHULU Kerajaan Allah dan kebenarannya? Bukankah itu berarti kemungkinan besar aku harus memulainya lagi dari awal?
B : Well, bisa jadi.
A : Huaaaaaaa, tidaaaaaaakkkk. Masa harus kembali lagi dari awal? 
B : Tapi tidak selalu kok harus mengulang dari awal, mungkin kau hanya perlu memperbaiki motivasimu.
A : Iya tapi tetap aja itu ironis, tetap aja ada yang harus kuubah padahal sudah sejauh ini dan selama ini aku kira aku benar, hu hu hu hiks hiks hiks

Terdengar ironis bukan? Iya tentu saja akan sangat ironis, tetapi itu hanya akan menjadi ironis jika kita menutup telinga dari janji yang mengikutinya. Apakah janji yang mengikutinya?
Inilah janji itu: Maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

#Bersambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s