Jauh Lebih Berguna Bagiku

Aku tidak suka membandingkan diriku dengan orang lain
Aku tidak boleh melakukannya
Tetapi aku rasa untuk satu hal ini, aku akan selalu membandingkan diriku dengan orang lain:
“Bagaimana memanfaatkan dan menghargai waktu”

Aku tidak tahu apakah kebiasaan ini dapat berbahaya bagiku atau tidak
Tetapi sejauh yang kurasakan dan yang memang kuyakini, kebiasaan ini membangunku
Dan hari ini, tiga peristiwa meneguhkan keyakinanku itu

Peristiwa pertama adalah kegiatan memancing bersama yang diadakan perusahaanku hari ini. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka tahun baru. Siang hari tadi ketika aku hendak pergi makan siang, aku melewati kolam yang cukup besar yang ada di pekarangan kantorku di lapangan (bukan di Jakarta). Ketika aku berjalan, aku melihat ada banyak sekali orang yang duduk di tepi kolam untuk memancing. Akupun teringat bahwa hari ini memang diadakan kegiatan ini.

Ketika aku melihat para pemancing itu, aku berpikir:
Apa enaknya yah memancing?
Bagaimana orang-orang ini bisa menemukan kesenangan dalam memancing?
Ah.. Ya sudahlah, aku turut senang melihat mereka punya hobi dan bisa melakukannya

Tetapi bagiku, aku sangat bersyukur tidak menyukai hobi memancing
Aku bersyukur punya hobi yang aku yakin bisa lebih membangunku dibanding memancing

Aku yakin aku tidak bersalah walau pada dasarnya aku sedang membanding-bandingkan
Aku tidak merendahkan mereka
Aku tidak membenci kegiatan memancing itu
Aku hanya bersyukur, bahkan sangat bersyukur, bisa menggunakan waktuku untuk sesuatu yang lain

Peristiwa kedua sedang terjadi bahkan pada saat aku mengetik tulisan ini. Saat ini, aku berada sendiri di kamar. Aku baru saja melakukan sesuatu yang aku yakini lebih berguna dibanding apa yang dilakukan oleh rekan-rekanku di luar. Mereka sedang bermain kartu (bukan judi). Dan menurutku pribadi, mereka sudah terlalu lama menghabiskan waktu dengan bermain kartu. Detik-detik yang berlalu dan ruang tamu tempat mereka berada menjadi saksi bisu yang seakan-akan berbisik padaku:
“Bagus Richard, kau sedang melakukan sesuatu yang jauh lebih berguna dibanding yang mereka lakukan saat ini.”

Dalam hal inipun, aku yakin aku tidak bersalah.
Aku tidak merendahkan mereka.
Aku tidak membenci kegiatan yang mereka lakukan.
Aku hanya membandingkan bagaimana jika saat ini aku ikut main kartu dengan mereka dan bagaimana jika aku menggunakan waktuku untuk sesuatu yang jauh lebih bermanfaat bagiku. 
Dan aku yakin akan satu hal ini:
Justru dengan membandingkan-lah aku bisa yakin bahwa aku sedang melakukan hal yang tepat
Dan jika aku yakin itu tepat, maka aku akan semakin yakin untuk melanjutkan apa yang kulakukan

Dan peristiwa ketiga adalah hal yang baru saja kulakukan.
Ini adalah salah satu hal baru yang ingin kulakukan mulai dari tahun baru ini.
Itu adalah: membaca atau menonton biografi orang-orang luar biasa.

Dan aku sangat bersyukur Tuhan mengarahkanku untuk menonton kisah hidup Charles Spurgeon.
Dia adalah salah satu pengkhotbah terbesar sepanjang masa, The Prince of Preacher.
Menyaksikan kisah hidupnya, aku terkesima melihat:

  • Ternyata orang semuda 17 tahun-pun bisa memberikan dampak yang begitu luar biasa
  • Ternyata orang se-mulia dia bahkan pernah menjadi sombong
  • Di masa-masa paling gelap dalam hidupnya, isterinya SELALU menjadi cahaya yang menenangkan hatinya
  • Charles Spurgeon berjuang habis-habisan melawan pengaruh dari Charles yang satu lagi, Charles Darwin, sebab teori Darwin yang baru saja dipublikasikan pada masa-masa itu menjadi hantaman keras terhadap kepercayaan orang-orang akan firman Tuhan.
  • Begitu pentingnya sampai aku mengulangnya sekali lagi, hari ini aku jauh lebih tersadarkan akan betapa indahnya hidup yang dijalani bersama seorang teman hidup yang setia kepada Allah dan setia kepadamu. Pemikiranku sebelumnya nampaknya masih terlalu sempit. Hari ini aku semakin menyadari bahwa teman hidup memiliki pengaruh yang sangat sangat besar di dalam hidup ini.

Menonton biografi, bagiku, bukanlah hal yang mudah.
Aku harus beberapa kali memutar balik beberapa scene karena aku tidak menangkap dialog mereka.
Aksen Bahasa Inggris lama yang digunakan juga kurang familiar di telingaku.
Tidak hanya itu, cerita berat seperti ini, kadang-kadang membuat jenuh.

Tetapi
Sebagaimana pemahamanku tentang teman hidup yang begitu diubahkan saat menonton ini,
Aku yakin masih banyak hal dalam diriku yang akan berubah tiap kali aku menelusuri kisah hidup seseorang

Walaupun tidak selalu mudah dan menyenangkan, menyelami kisah hidup seseorang akan selalu menjadi momen yang berharga dalam sejarah waktuku. Ini akan menjadi hal yang tidak pernah kusesali. Dan satu hal:
Aku yakin ini jauh lebih berguna dibanding jika aku memancing atau bermain kartu

Terima kasih Tuhan untuk pelajaran yang sangat indah di hari pertama di tahun ini
🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s