(0) Pendahuluan

Dahulu, aku adalah orang yang sangat tidak suka membaca. Aku lebih suka belajar dari obrolan-ku dengan orang lain, dari apa yang kutonton, atau dari khotbah dan lagu yang aku dengar. Dahulu, membaca sekilas, apalagi menyelesaikan sebuah buku untuk dibaca, hanyalah sebuah angan-angan untuk menjadi kenyataan.

Tetapi, sesuatu terjadi di dalam hidupku. Sayangnya, aku tidak ingat apa itu. Aku tidak bisa mengingat kejadian apa atau keadaan apa yang terjadi dalam hidupku sehingga aku berubah dari seorang yang sangat membenci membaca menjadi sangat menyukainya. Kesukaan membaca buku merupakan salah satu berkat Tuhan yang paling menonjol untuk kusyukuri. Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan di saat-saat paling tidak produktif, seperti berada di dalam pesawat, apabila aku tidak suka membaca buku. Oh, betapa jauh lebih indah, berguna, dan sederhananya hidup ini karena hobi baruku itu.

Yesus Kristus, Tuhan Allah yang bagi-Nya aku hidup, pernah berkata, “barangsiapa yang diberi banyak, daripadanya akan dituntun banyak pula”. Itu berarti seseorang yang diberi suatu saat harus memberi. Menerima kasih akan memampukan seseorang untuk mengasihi. Kasih melahirkan kasih, kebaikan melahirkan kebaikan.

Dan bagiku, diubah menjadi orang yang suka membaca, adalah suatu pemberian yang luar biasa indah. Oleh sebab itu, aku tidak mau pemberian yang indah ini hanya kunikmati sendiri. Aku harus membagikannya kepada orang lain, ya, untukmu, Saudara-Saudaraku yang terkasih di dalam Tuhan. Di dalam halaman-halaman berikutnya, aku akan membagikan kepada kita semua, sepenggal teks dari buku yang kubaca, mungkin aku akan meng-edit-nya sedikit, tetapi akan kuusahakan tidak terlalu sering melakukannya. Adapun, teks yang akan kubagikan ini tidak akan berisi eksposisi mengenai suatu ide, melainkan secara sederhana berisi kisah nyata yang terjadi dalam kehidupan seseorang, yang darinya aku merasa sangat terberkati. Aku percaya bacaan itu juga akan memberkatimu.

Bagi kamu-kamu yang tidak suka membaca teks yang panjang, percayalah, aku tahu apa yang kamu rasakan. Itulah sebabnya aku hanya akan membagikan kisah-kisah yang tidak terlalu panjang tetapi sama sekali tidak kalah esensialnya dibanding cerita-cerita yang sangat panjang, seperti Harry Potter, aku sangat yakin akan hal ini. Bagaimana? Siap berpetualang bersamaku? Siap untuk menelusuri pekerjaan Tuhan dalam hidup saudara-saudara kita yang berada di belahan bumi yang berbeda di sana? Atau yang Dia lakukan bagi saudara-saudara kita di masa lampau? Jika jawabanmu adalah Ya, maka untuk apa berlama-lama lagi, here we go.

Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH,
supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.
~Mazmur 73 : 28

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s