I Have a Dream

I Have a Dream

#Gambar ini memuat sejuta makna

Aku punya satu mimpi

“Aku ingin menciptakan para pahlawan”

Aku ingin memberitahu pada anak-anak itu, bahwasanya menjadi pahlawan bukanlah hal yang tidak mungkin. Setiap orang bisa menjadi pahlawan. Apa yang kau butuhkan hanyalah kesediaan untuk menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentinganmu sendiri, itu saja.

Aku beberapa kali mengunjungi kampusku setelah sekian lama. Aku begitu menikmati waktu yang kuisi dengan melewati jalan yang indah itu. Setiap kali aku melihat suatu titik, terkenang kembali apa yang pernah kulakukan di titik itu. Tak terhitungan berapa tawa kecil dan sesekali tangisan bahagia yang kuhasilkan setiap kali tempat dan kenangan itu melintas di benakku.

Tentu saja, aku melihat banyak orang di sana, aku melihat anak-anak itu. Dan tiap kali melihat mereka, aku berkata pada diriku sendiri, “wah, mereka sedang mengalami waktu-waktu yang sangat indah dan berharga dalam hidup mereka.” Selama mereka ada di kampus, aku tahu apa yang sedang dan akan mereka kerjakan atau hadapi. Dan untuk itulah, suatu saat nanti, aku akan mengajarkan mereka bagaimana membuat waktu-waktu mereka yang sangat indah dan berharga itu, menjadi jauh lebih indah dan jauh lebih berharga lagi.

Aku ingin menjadi sangat pintar karena aku tahu kepintaran (seharusnya) membuatku menjadi rendah hati. Orang yang bijaksana, orang yang berhikmat, orang yang memiliki kepandaian dengan benar pastilah orang yang rendah hati. Semakin banyak hal yang kutahu dan kulihat, aku akan menjadi semakin menunduk. Kau tahu, itulah apa yang orang-orang katakan, ilmu padi. Hanya orang bodohlah yang merasa tahu segalanya. Hanya rookie-lah yang bersegara merasa dirinya lebih banyak tahu. Aku harus menjadi rendah hati sehingga aku bisa mengajarkan hal yang sama kepada anak-anak itu.

Aku ingin memiliki pengetahuan setinggi langit. Aku ingin menjadi apa yang orang-orang katakan “kalau soal ini, dia ahlinya”. Aku sangat menginginkan hal itu karena aku yakin Allah yang ada dalam hatiku akan menjaga dan memagari aku, sehingga pengetahuan dan keahlian itu kugunakan untuk sesuatu yang berguna bagi orang lain dan memuliakan nama-Nya. Aku percaya Allah mengasihiku, Dia memimpin langkahku, kepintaran ini akan aman di tanganku. Dan suatu saat nanti, aku ingin semua itu bisa dipetik oleh anak-anak itu. Anak-anak yang kuharapkan akan menjadi pahlawan-pahlawan bagi bangsa dan dunia ini.

“Nah, teman-teman, kalau di buku memang seperti ini, tetapi nanti kalau kalian sudah kerja dan melihatnya sendiri di lapangan, kira-kira akan seperti ini yah.”
Ah, betapa bangganya hatiku jika suatu saat nanti aku bisa (terus menerus) mengatakannya. Itu keren dan legendary sekali. Puji Tuhan, aku sedang berada di jalan yang tepat untuk mewujudkan perkataan itu, setidaknya itulah yang aku yakini hingga saat ini.

Aku mengasihi bangsa ini, sangat. Walau bangsa ini, dan tentu saja anak-anaknya, sering menyakiti hatiku, sering membuatku kecewa, aku tetap mengasihi bangsa ini. Aku melihat bangsa ini begitu indah. Entah bagaimana, aku bisa melihat ada masa depan yang indah bagi bangsa ini. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar. Anak-anak Tuhan akan menjadi berkat yang tidak bisa diabaikan di negeri ini. Dan aku ingin menjadi salah satu dari orang-orang itu. Aku ingin melakukan suatu hal yang indah bagi bangsa ini. Bapaku ingin Dia bersinar di bangsa ini melalui aku. Aku ingin mereka mengenal Bapaku ketika mereka melihatku. Aku ingin memancarkan terang-Nya. Saking terangnya, aku sendiri tak mereka lihat karena yang mereka bisa lihat hanyalah terang itu sendiri. Dan dari kampus ini, aku ingin mewujudkan semua itu.

Sembari menjadi dosen teknik, aku juga ingin menjadi dosen agama di kampus terindah itu. Tidak ketinggalan, besar sekali harapanku untuk bisa menjadi pembina di PMK. Ah, setiap kali membayangkannya, tawa manis mewarnai hatiku. Itu indah dan manis sekali. Aku tahu apa yang akan kusampaikan dan kukerjakan ‘pabila aku ada di kelas agama itu atau ada di depan mereka, berkhotbah, saat kebaktian rutin mahasiswa PMK. Dan aku yakin, ketika aku berhadapan dengan mereka, aku sedang berhadapan dengan orang-orang yang “paling berbahaya” di kampus itu. Mereka harus menjadi orang benar. Mereka harus menjadi pahlawan yang sesungguhnya bagi bangsa ini. Bapa harus terlihat melalui hidup dan karya mereka. Bangsa ini perlu merasakan keberadaan Allah melalui keberadaan mereka.

Kampus ini harus menjadi tempat menimba ilmu, belajar tentang sains, seni, dan teknologi
Kampus ini harus menjadi tempat bertanya dan tempat jawaban itu ditemukan
Kampus ini harus membentuk watak dan kepribadian anak-anak itu
Kampus ini harus mencetak para pelopor pembangunan
Pelopor persatuan dan kesatuan bangsa
Pelopor para pahlawan

Wahai kampusku
Kau tak ‘kan pernah tergantikan, selalu menjadi salah satu hal terindah di hatiku

Wahai kampusku
Aku yakin kau belum lupa akan janjiku padamu
Tunggulah aku!
Kau tahu, kau bisa percaya padaku, kau bisa mengandalkan aku

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Aku, seorang lulusan Institut Teknologi Bandung
Demi Ibu Pertiwi

Berjanji akan mengabdikan ilmu pengetahuan
Bagi kesejahteraan Bangsa Indonesia
Perikemanusiaan dan perdamaian dunia

Aku berjanji akan mengabdikan
Segala kebajikan ilmu pengetahuan
untuk menghantarkan Bangsa Indonesia
ke pintu gerbang masyarakat adil dan makmur
yang berdasarkan Pancasila

Aku berjanji akan tetap setia
Kepada watak pembangunan kesarjanaan Indonesia
dan menjunjung tinggi susila sarjana,
Kejujuran serta keluhuran ilmu pengetahuan
di mana pun aku berada

Aku berjanji akan senantiasa menjunjung tinggi
Nama Baik Almamater Kami
Institut Teknologi Bandung
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jayalah selalu ITB-ku, rumah-ku
Aku ingin selalu bisa bersamamu
Bersama, kita, menciptakan para pahlawan

Tetapi sebelum semua itu terjadi
Terimalah selamat ulangtahun dariku

In Harmonia Progressio … Gloria in excelsis Deo…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s