Mengapa Yesus harus Hidup dan Mati?

Mengapa Yesus harus Hidup dan Mati?

Yesus hidup sebagai manusia
untuk hidup dalam kesempurnaan yang tidak akan pernah bisa dijalani oleh siapapun

Yesus mati bahkan mati disalib
untuk mati dalam penderitaan & kehinaan yang seharusnya ditanggung oleh siapapun

Apa arti dari dua kalimat di atas? Hal pertama yang harus kita pahami adalah bahwa semua manusia telah jatuh ke dalam dosa. Manusia berdosa. Dan hal itu menimbulkan dampak terpisahnya manusia dengan Allah. Sebelum manusia jatuh ke dalam dosa, manusia dapat berhubungan langsung dengan Allah. Sebelum ada dosa, Adam dan Hawa berhubungan langsung dengan Allah.

Akan tetapi, setelah kejatuhan manusia dalam dosa, manusia tidak bisa lagi berhubungan langsung dengan Allah. Manusia berdosa, najis, kotor, busuk sedangkan Allah kudus, suci, bersih. Ada penghalang yang membuat manusia terpisah dari Allah, yakni dosa itu sendiri. Dan ini adalah masalah yang serius karena selama ada dosa manusia tidak bisa berkomunikasi dengan Allah.

Dan Allah, di dalam kasih-Nya, memberikan jalan keluar
Allah mengizinkan adanya Perantara dan Kurban antara Allah dan manusia
Manusia berhubungan dengan Allah melalui Perantara itu

Dalam banyak hal, kita menyebut sang Perantara dengan sebutan Imam
Dan karena imam-lah yang akan berhubungan dengan Allah, maka:
Imam haruslah tidak berdosa

Jadi, hubungan manusia dengan Allah tidak lagi   : Allah-Manusia
Hubungan manusia dengan Allahnya menjadi      : Allah-Imam-Manusia

Masalahnya sekarang adalah kebanyakan manusia, yang semuanya adalah orang berdosa, berusaha menjadi imam atas dirinya sendiri. Mereka beribadah, membasuh diri, berpuasa, berdoa, berkurban, berbuat baik, dan melakukan hal apapun yang mereka kira bisa menghapus dosa mereka dan melayakkan diri mereka untuk bisa datang ke hadirat Allah.

Itu mustahil
Lantai kotor tidak akan bisa bersih jika disapu dengan sapu kotor

Masing-masing kita adalah lantai kotor itu
Dan semua usaha kebaikan kita ibarat sapu yang kotor itu

Mengapa ibadah kita kotor?
Karena semua ibadah itu kita lakukan dalam keadaan MASIH BERDOSA

Semua manusia berdosa
Semua imam berdosa
Semua ibadah tidaklah sempurna (cacat)
Dan KECACATAN tidak akan bisa datang ke hadirat Dia yang SEMPURNA

Bagi manusia, ini adalah jalan buntu, keputusasaan abadi
Dan untuk itulah, Allah sendiri yang memberikan jalan keluar, sebuah pengharapan

Jika semua manusia (imam) berdosa
Dan hanya satu saja Pribadi yang tidak berdosa, yakni Allah itu sendiri
Maka Allah yang akhirnya menjadi Imam itu

Tetapi masalah ini belum berakhir
Kita masih belum membahas tentang Kurban

Tugas seorang Imam adalah mempersembahkan kurban
Dan kurban adalah pengganti manusia sehingga manusia tidak harus mati demi menebus dosanya sendiri
Dan karena kurban akan menjadi “sapu” yang akan membersihkan “lantai kotor” itu
Maka, kurban haruslah bersih dari dosa

Dan sama halnya seperti Imam
Semua manusia berdosa
Semua hal di dunia ini tidak akan bisa menebus dosa manusia
Maka Allah yang akhirnya menjadi Kurban itu

Dan untuk itulah Yesus, Allah yang hidup, hadir ke dunia sebagai manusia. Yesus hidup sebagai manusia untuk hidup dalam kesempurnaan yang tidak akan pernah bisa dijalani oleh siapapun. Yesus mati bahkan mati disalib untuk mati dalam penderitaan & kehinaan yang seharusnya ditanggung oleh siapapun.

Yesus hidup tanpa dosa, sehingga
Yesus menjadi Imam, Dialah Perantara manusia dengan Allah

Yesus mati membawa dosa semua orang, sehingga
Yesus menjadi Kurban, Dialah Media penebusan dosa manusia di hadapan Allah

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Apa kesimpulan dari semua ini?
Manusia dengan usahanya sendiri tidak akan pernah bisa membersihkan dirinya dari segala dosa dan oleh karenanya tujuan ultimat dari semua manusia adalah neraka. Akan tetapi, karena begitu besar kasih Allah akan manusia, Ia tidak ingin manusia binasa di dalam keputusasaan abadi itu.

Allah berinisiatif. Allah memberikan jalan keluar. Allah turun ke bumi dan hidup sebagai manusia, yakni Yesus Kristus, supaya Dia bisa menjadi Imam sekaligus Kurban untuk mendamaikan manusia dengan Diri-Nya.

Melalui kematian Yesus Kristus, Allah telah berdamai dengan manusia.
Tidak ada lagi neraka bagi mereka yang percaya kepada Kristus.
Mereka yang percaya pada-Nya dan mengikuti-Nya beroleh KEPASTIAN hidup kekal bersama Allah.

Murid Kristus tidak beribadah UNTUK mendapatkan pahala maupun pengampunan dosa
Melainkan karena mereka SUDAH menerimanya di dalam Yesus Kristus

Murid Kristus tidak beribadah sebagai SYARAT keselamatan dunia akhirat
Melainkan sebagai TANDA/BUKTI bahwa mereka sudah memilikinya melalui Yesus Kristus

Jika engkau menghabiskan masa hidupmu, kesana dan kemari, tetapi tanpa arah
Jika engkau berusaha keras, engkau memberikan segalanya, tetapi tanpa kepastian
Jika engkau terus mencari kebenaran

Ketahuilah satu hal
Yesus Kristus, Dialah Jalan, dan Kebenaran, dan Hidup
Percayalah pada-Nya dan berhentilah mencari sebab kau telah mendapatkan-Nya

Selamat menjelang Malam Jumat Agung
Tuhan Yesus mengasihimu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s