Jesus is the ONLY Way

“Bagaimana mungkin aku akan percaya kepada Tuhan, yang berpikiran begitu sempit dan dangkal, yang hanya menyediakan satu juru selamat untuk seisi dunia?”

“Bagaimana mungkin aku akan percaya bahwa Dia adalah Maha Pengasih kalau Dia hanya memberikan satu jalan kebenaran menuju hidup yang kekal?”

“Bagaimana mungkin aku akan menyebut Dia adil kalau hanya ada satu jalan yang Dia anggap benar?”

Siapakah Tuhan yang satu ini?
Siapakah Dia?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Banyak orang telah, sedang, dan akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut di dalam dirinya sendiri. Banyak orang akan bertanya-tanya, mengapa Tuhan tidak menyediakan lima, sepuluh atau seratus juru selamat? Mengapa Tuhan tidak memberikan kepada umat manusia seratus atau seribu agama yang berbeda yang mana semua itu Dia anggap benar?

Jika ada banyak jalan menuju Roma, mengapa hanya ada satu saja jalan menuju Sorga?
Tuhan macam apa yang berpikiran sesempit itu?
Tuhan macam apa yang hati-Nya sedangkal itu?

Dia tidak mengasihi
Dia tidak adil
Dia [bagi beberapa orang] tidak ADA

Jika engkau, adalah salah satu orang yang sedang bergumul dengan pertanyaan-pertanyaan itu, izinkan aku mengajukan satu kasus ini kepadamu.


Seandainya Tuhan itu benar-benar ada…

Seandainya benar bahwa Tuhan itu ada dan Dia sempurna dalam kebenaran dan kesucian-Nya. Seandainya Tuhan itu penuh dengan kasih dan rahmat dan Dia menciptakan dunia ini. Kemudian di antara benda-benda angkasa yang begitu luar biasa yang telah diciptakan-Nya, Dia memilih satu tempat yaitu bumi untuk menjadi satu-satunya tempat di mana kehidupan akan berlangsung. Dan di dalam bumi itu, Dia menempatkan begitu banyak binatang dan tumbuh-tumbuhan.

Dan seandainya, setelah Dia selesai dengan semua itu, sebagai puncak dari semua penciptaan yang Dia laksanakan, Dia menciptakan satu makhluk lagi, yang berbeda, yang istimewa, yang mencitrakan rupa dan gambar-Nya. Kemudian Dia menghembuskan nafas-Nya sendiri ke dalam makhluk itu sehingga makhluk itu hidup dan diberi-Nya nama, Manusia. Seandainya Dia merasa puas dengan segala hal yang Dia ciptakan dan menilai semua itu sungguh amat baik.

Dan seandainya Dia memberikan manusia itu kelebihan dibanding semua ciptaan yang lain. Seandainya Dia menganugerahkan kepada manusia itu kekuasaan atas dunia ini dan untuk merawatnya. Seandainya Dia menugaskan manusia itu untuk menjadi wakil-Nya, untuk memancarkan dan mencerminkan karakter-Nya yang suci dan benar di hadapan semua ciptaan yang lain. Dan seandainya Tuhan memberikan segala sesuatu yang manusia itu butuhkan, semuanya.

Dan seandainya Dia memberikan HANYA SATU larangan kepadanya, yakni supaya dia jangan sekali-kali memakan buah dari pohon terlarang. Dan seandainya Dia telah menegaskan kepada manusia itu bahwa apabila dia memakan buah tersebut maka ia pasti akan mati.

Dan seandainya manusia itu, manusia yang telah menerima segala hal yang dia butuhkan itu, manusia yang dianugerahi secara luar biasa itu, manusia yang hanya diberi satu larangan yang sangat jelas dan tidak berat itu, pada akhirnya tidak taat dan memakan buah itu. Dan jika manusia itu memberontak kepada Pencipta-Nya sedemikian rupa, apakah tidak adil apabila Dia membinasakan manusia durhaka tersebut? Bukankah Dia pantas untuk membunuh manusia itu sebab Dia sudah memperingatkan sebelumnya bahwa seandainya manusia itu memakan buah tersebut maka ia akan mati?

Akan tetapi…

Seandainya Tuhan itu sangat sabar dan Dia menatap manusia yang telah melawan-Nya itu dengan belas kasih. Kemudian hati-Nya tergerak melihat manusia itu, yang sedang kesusahan menutupi ketelanjangannya dengan daun pohon ara. Dan di dalam kasih setia-Nya kepada manusia itu, Dia berinisiatif.

Dia mengambil binatang yang ada di situ, dibunuh-Nya binatang yang Dia ciptakan itu, Dia tumpahkan darahnya, Dia ambil kulitnya, dan Dia jadikan pakaian untuk menutupi tubuh manusia yang sedang telanjang itu. Dia rela menjadi Pembunuh pertama di dalam dunia yang Dia ciptakan sungguh sangat baik itu, hanya demi manusia yang baru saja melanggar satu-satunya perintah-Nya.

Dan tidak hanya itu, Dia juga memutuskan untuk menyediakan jalan keselamatan bagi manusia itu dan Dia berjanji dan bersumpah atas nama-Nya sendiri bahwa Dia akan membebaskan manusia berdosa yang tidak tahu berterima kasih itu dari keadaannya yang tidak memiliki pengharapan. Dia akan memberikan jalan supaya manusia itu bisa kembali kepada-Nya dan hidup bersama dengan-Nya.

Dan seandainya manusia itu, beserta semua keturunannya, terus menerus melakukan dosa. Dan dengan kepedihan yang mendalam Dia berkata, “Semua hal yang telah Aku lakukan bagi mereka hingga saat ini telah mereka tolak. Oleh sebab itu, Aku akan mengutus Anak-Ku yang Kukasihi, Anak-Ku yang Tunggal, kepada orang-orang ini, orang-orang yang selalu menolak APAPUN yang telah Aku lakukan untuk mereka. Dan aku akan mengambil semua dosa yang melekat pada umat-Ku itu, kemudian Aku akan memindahkannya kepada Anak-Ku yang sama sekali tidak punya kesalahan supaya melalui Anak-Ku yang suci dan benar itulah, Aku akan mengampuni semua kesalahan mereka.”

Dan seandainya Dia mengutus Anak-Nya kepada orang-orang itu
Dan seandainya mereka membunuh Sang Anak…

Dan seandainya Tuhan yang melihat semua itu berkata:
“Setelah segala hal yang telah Kulakukan untukmu,
bahkan Anak-Ku sendiri telah Kuberikan untukmu,
kalian masih membunuh-Nya?

Kalian membunuh Anak-Ku yang Kukasihi?
Baiklah, TIDAK APA-APA…

Tetapi SATU SAJA hal yang Aku inginkan darimu, percayalah kepada Dia! Apabila kalian menaruh iman kalian kepada-Nya dan menghormati Dia sebagai Tuhan kalian, maka Aku akan mengampuni semua dosa dan pemberontakan yang kalian lakukan terhadap Aku dan terhadap Dia.

Dan Aku akan menganugerahkan kepada kalian hidup yang kekal, di mana tidak ada lagi kematian, tidak ada lagi penderitaan, tidak ada lagi air mata, tidak ada lagi kejahatan, yang ada hanya kebahagiaan yang tidak akan pernah berkesudahan.

Semua hal itu akan Kuberikan untukmu, tapi syarat-Ku untuk semua itu hanya satu, hanya satu, terimalah Dia sebagai SATU-SATUnya Tuhan dan Juru Selamat yang telah mati untuk menggantikan kalian. Kalianlah yang seharusnya mati menanggung hukuman atas semua dosa yang kalian perbuat sendiri. Tak seorangpun yang pernah ada di bumi yang Aku ciptakan ini, bahkan para nabi sekalipun, yang sanggup mati untuk menebus dosa kalian. Hanya ada Satu Pribadi, yakni Anak-Ku, terimalah dan hormatilah Dia.

Hanya itu syarat dari-Ku dan itu tidak berat…”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bagi setiap kita yang membaca pesan ini…
Seandainya Tuhan yang demikian benar-benar ada,
Apakah engkau berani untuk berdiri di hadapan-Nya di hari penghakiman dan berkata:
“Tuhan, apa yang Kau lakukan itu BELUM CUKUP!”

Apakah kau berani menatap wajah-Nya dan berkata:
“Tuhan, satu saja jalan keselamatan tidak cukup! Kau TIDAK ADIL!”

Teman-temanku yang terkasih, sungguh kukatakan ini padamu: Jangan sekali-kali kita berani menilai Dia tidak adil atau apa yang Dia lakukan belum cukup. Sesungguhnya, tak ada satupun manusia yang ada dunia ini, atau yang pernah ada di dunia ini, atau yang akan lahir ke dunia ini, yang namanya layak untuk diucapkan dalam satu hembusan nafas yang sama dengan nama Yesus Kristus. Tak satupun manusia yang layak dibanding-bandingkan dengan Dia, tak satupun. Tidak para raja, tidak para pemuka agama, tidak para pendiri agama, tidak para nabi, tidak seorangpun.

Mereka semua tidak sanggup menyelamatkan diri dengan kebaikan mereka sendiri sebab sesungguhnya mereka pun orang-orang berdosa. Mereka semua tidak pernah menyelamatkan siapapun, justru mereka semua membutuhkan Juru Selamat untuk menebus semua dosa yang telah mereka lakukan.

Yesus Kristus, Dialah Satu-Satunya Pribadi yang pernah hidup di dunia ini, yang tidak berdosa. Hanya Dialah, yang bisa dan layak menjadi Juru Selamat untuk menebus dosa seluruh umat manusia. Hanya melalui Dialah pengampunan itu telah disediakan bagi kita. Hanya di dalam Dialah jalan keselamatan itu ada. Dan itu semua telah menjadi kesaksian-Nya:

Jesus is the ONLY Way

Jika Tuhan hanya memberikan satu Jalan Keselamatan dan satu Juru Selamat, bukankah itu justru berarti bahwa Dia sungguh amat baik? Dia tidak menyediakan jalan yang rumit, jalan yang tidak jelas, atau jalan yang terlalu banyak. Dia menyediakan satu jalan yang jelas, apa yang manusia butuhkan adalah bersedia mengambil jalan itu. Dia memberikan satu Juru Selamat, apa yang manusia perlu lakukan adalah percaya pada-Nya dan menerima-Nya. Jika Tuhan sedemikian baik, mengapa kita masih menyusahkan diri dan menuntut adanya jalan-jalan lain bahkan berusaha menciptakan jalan kita sendiri?

Dia hidup di dalam kesalehan yang sempurna dan Dia RELA MATI menerima hukuman yang seharusnya tidak Dia terima. Bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya, dosa orang-orang itu akan ditanggungkan kepada Dia dan mereka tidak lagi dianggap bersalah. Bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya, maka kebaikan dan kesalehan-Nya yang sempurna akan diberikan kepada mereka sehingga mereka akan dianggap sebagai orang-orang benar di mata Tuhan.

Tuhan sudah melakukan semua hal yang perlu untuk keselamatan manusia, mengapa kita masih berusaha mengandalkan kekuatan dan kebaikan diri sendiri untuk mengejar pahala-pahala, yang sebenarnya kita lakukan dengan pamrih, hanya supaya kita bisa mendapatkan pengampunan dosa dan sorga?

Dan untukmu, Kawan-kawanku terkasih
Dia sudah melakukan segalanya
Dia sudah memberikan semuanya

Akan tetapi…
Jika itu semua masih belum cukup bagimu
Jika itu semua begitu kecil, hina, dan rendah di matamu..
Maka pilih dan jalanilah jalanmu sendiri!

Ketahuilah, Tuhan yang demikian sungguh-sungguh ada.
Dan Dia telah menyediakan SATU-SATUnya Jalan Keselamatan, yaitu Yesus Kristus.
Pilihlah Jalan itu atau kau akan binasa.

Salam Sejahtera
Tuhan memberkati

~ Terinspirasi dari khotbah R. C. Sproul

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s