Allah yang Tak Dikenal oleh Dunia

Ini merupakan salah perkataan Yesus kepada murid-muridNya saat mereka mengadakan perjamuan Paskah, yakni malam sebelum Yesus menyerahkan diri-Nya untuk disalibkan oleh orang-orang yang hendak menyingkirkan-Nya.

Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa
dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku,
bangunlah, marilah kita pergi dari sini.”
(Yohanes 14:31)

Ketika membaca ayat ini, aku tidak tahu apa yang terjadi di dalam perasaanku. Di satu sisi, ayat ini membuatku bermegah. Aku bermegah dan aku terpukau luar biasa sebab sekali lagi aku diingatkan bahwa dunia ini diselamatkan karena Yesus mengasihi Bapa-Nya.

Woooww, kebenaran ini datang ke dalam hatiku bagaikan hujan yang deras bahkan bagai hujan meteor. Selama ini yang selalu mendominasi dalam pikiranku adalah Allah Bapa sangat mengasihi umat manusia sehingga Ia telah mengorbankan Anak-Nya untuk mati menebus dosa mereka (Yohanes 3:16). Aku terlalu sering mendengar ayat itu sampai-sampai maknanya menjadi kabur dan gambaran yang ada di benakku adalah seolah-olah ini hanyalah tentang aku dan Bapa, sementara Yesus hanya sebagai pemeran sekunder.

Tetapi sungguh tidaklah demikian. Hidup ini bukanlah tentang aku. Hidup ini tidak pernah tentang aku. Hidup ini adalah tentang Dia, Tuhan kita Yesus Kristus. Dunia ini diciptakan oleh Allah Bapa melalui Kristus dan UNTUK KRISTUS (Kolose 1:16). Bak seorang ayah memberikan hadiah kepada anaknya, dunia ini dijadikan Bapa dan diberikan-Nya kepada Anak-Nya, Kristus. Bagai seorang ayah senang melihat anaknya senang, Bapa bersorak sorai ketika Kristus disenangkan oleh umat manusia. Bahkan sesungguhnya seisi Alkitab adalah kesaksian Bapa melalui Roh Kudus tentang Anak-Nya, Yesus Kristus.

Seluruh realita yang ada, yang pernah ada, dan yang akan ada di alam semesta ini sesungguhnya adalah untuk Tuhan Yesus. Semua ini adalah tentang Dia, bukan tentang aku. Dan demikian pula keselamatan yang Allah kerjakan. Itu bukan semata-mata karena Bapa mengasihi umat manusia, tetapi yang lebih dari itu, yakni karena Yesus Kristus mengasihi Bapa-Nya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Firman Tuhan dalam Yohanes 14:31 di atas sungguh luar biasa. Di satu sisi, aku terkesima ketika membacanya. Tetapi di sisi lain, hatiku hancur berkeping-keping. Aku sedih. Aku malu. Kau tahu mengapa?

Sebab aku mengira aku mengenal Bapa
Padahal hanyalah Kristus yang layak berkata “Aku mengenal Bapa”

Sebab aku sering berkata “Aku mengasihi Bapa”
Padahal hanyalah Kristus yang layak berkata “Aku mengasihi Bapa”

Dan wahai dunia, dengarlah apa yang hendak kukatakan padamu sekarang!

Dunia ini berkata bahwa mereka mengenal Allah. Dunia ini bersaksi bahwa mereka menyembah Allah. Dunia ini berseru bahwa mereka siap membela Allah. Mereka membenci, menghina, merendahkan, menganiaya, bahkan membunuh orang-orang yang mereka kira sebagai musuh-musuh Allah mereka. Bukan cuma itu, dunia ini membenci Yesus Kristus dengan alasan karena mereka mencintai Allah.

Wahai dunia, allah mana yang kau kira kau kenal? Wahai dunia, allah mana yang kau kira kau sembah? Wahai dunia, allah mana yang kau kira kau bela? Kukatakan padamu, jika kau menolak Kristus dan membenci murid-murid-Nya, sungguh kau tidak mengenal Allah yang benar, dan murka Allah ada di atasmu

Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. (Yohanes 16:2)

Wahai dunia
Oohh, betapa kau sama sekali tidak tahu siapa Allah itu!

Wahai dunia, kau berteriak dan berkata, “Aku mencintai Allah!” Padahal hanya Yesus yang layak mengatakan “Aku mengasihi Bapa-Ku”. Kau tahu mengapa kau tidak layak sedangkan Kristus layak mengatakan-Nya? Kau tak pantas sebab kau tidak mengenal Allah Bapa. Kau tidak layak sebab kau bahkan tidak pernah melihat-Nya. Hanya Kristus yang layak mengatakannya. Sebab hanya Kristus yang sungguh-sungguh mencintai Bapa-Nya. Sebab hanya Kristus yang mengenal-Nya. Sebab hanya Kristus yang pernah melihat-Nya.

Maka kata mereka kepada-Nya: “Di manakah Bapa-Mu?”
Jawab Yesus: “Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal.
Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”
(Yohanes 8:19)

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku
dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa,
dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak…
(Matius 11:27)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wahai diriku, dengarlah hal itu!
Diriku, kau tak mengenal siapa Bapa

Dan kau dunia, dengarlah hal itu!
Kau sama sekali tidak mengenal siapa Allah

Lalu bagaimana? Kita tidak mengenal Allah, apakah masih ada harapan bagi kita? Tentu saja masih ada harapan. Tidak ada satupun yang mengenal siapa Allah. Itu benar dan Allah Bapa tahu akan hal itu. Dan itulah sebabnya mengapa Dia mengutus Anak-Nya, Yesus Kristus. Allah Bapa mengutus Kristus ke dalam dunia untuk memperkenalkan siapa Allah Bapa itu sebenarnya.

Seorang bapa bisa dikenali dari anaknya. Sang anak adalah darah dan daging dari sang ayah. Sang anak adalah buah hati sang ayah. Seorang anak memiliki wajah yang mirip dengan ayahnya. Seorang anak memiliki sifat yang dimiliki oleh ayahnya. Seorang anak mengenal ayahnya. Seorang anak mengasihi ayahnya. Dan sang ayah mengasihi anaknya.

Dan demikianlah juga halnya dengan Allah yang benar. Allah Bapa hanya bisa dikenal melalui Anak-Nya. Sebab Bapa tidak hadir secara badani di muka bumi ini, tetapi Kristuslah yang lahir sebagai manusia untuk memperkenalkan siapa Bapa-Nya kepada dunia ini.

Sama seperti seorang anak adalah buah hati sang ayah. Kristus adalah buah hati Allah Bapa. Hati dan pikiran Allah dipenuhi oleh firman-Nya dan ketahuilah bahwa Yesus Kristuslah firman itu.

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1: 1 & 14)

Dan Ia (Yesus) memakai jubah yang telah dicelup dalam darah
dan nama-Nya ialah: “Firman Allah.” (Wahyu 19:13)

Sama seperti seorang anak adalah cerminan dan gambaran dari bapanya
Kristus adalah gambaran dari Allah Bapa

Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia (Kristus), dan oleh Dialah (Kristus) Ia (Bapa) memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia (Bapa) mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. (Kolose 1:19)

Sama seperti seorang anak adalah darah dan daging dari ayahnya,
Kristus memiliki NATUR YANG SAMA dengan Allah Bapa

Dan belumkah kau sadar bahwa itu berarti Yesus Kristus adalah Tuhan?
Sungguh, Yesus Kristus adalah Tuhan

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Oleh sebab itu, marilah kita datang kepada-Nya
Sebab semua manusia telah berdosa
Dan tak satupun berkenan di hadapan Allah Bapa, selain Anak-Nya sendiri, Yesus Kristus

“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
(Matius 17:5)

Dan marilah kita hidup bersama dengan Dia
Sebab jika kita tidak hidup bersama Yesus, bagaimana Dia akan mengenalkan Bapa kepada kita?

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku
dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa,
dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak
dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
(Matius 11:27)

Dan marilah kita percaya kepada-Nya
Sebab tak seorangpun bisa datang kepada Bapa tanpa Yesus Kristus

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
(Yohanes 14:6)

Dan marilah kita memuliakan Dia, Yesus Kristus
Sebab Allah Bapa hanya ingin dimuliakan melalui Yesus Kristus

“Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.” (Yohanes 13:31-32)

Dan marilah kita hidup untuk Dia
Sebab:

“Sesungguhnya Aku datang segera
 dan Aku membawa upah-Ku
untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

throne
Aku adalah Alfa dan Omega,
Yang Pertama dan Yang Terkemudian,
Yang Awal dan Yang Akhir.”
(Wahyu 22:12-13)

Semoga Tuhan Yesus memberkatimu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s