Yesus, Nuh yang Lebih Besar (2)

11-noahDi bagian sebelumnya, kita telah membahas tiga hal dari kehidupan Nuh yang mengandung makna tersembunyi yang baru bisa dimengerti ketika Allah menyingkapkan rahasia itu melalui kedatangan Anak-Nya, Yesus Kristus, ke dunia ini. Dalam halaman ini, kita akan membahas dua hal lainnya. Sebenarnya masih ada banyak hal dari kisah Nuh, yang sangat singkat itu, yang merupakan nubuatan tentang Kristus. Mengenai hal itu, aku serahkan kepada pembaca untuk menyelidikinya sendiri. Oh, menelusuri jejak Kristus di setiap kitab dalam Alkitab merupakan petualangan yang sungguh indah. Seperti kata Charles Spurgeon, The Prince of Preacher :

Berbahagialah mereka yang saat menyelidiki Alkitabnya,
menemukan Juru Selamatnya

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

4. Selain Nuh, hanya keluarga Nuh yang diselamatkan

 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh:
“Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu,
sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.”
(Kejadian 7:1)

Firman Tuhan menyatakan bahwa hanya Nuh yang benar di antara semua manusia di zamannya. Kita memang tidak memiliki informasi lebih mengenai cara hidup keluarga Nuh. Apakah mereka hidup seperti Nuh hidup atau tidak, kita tidak tahu. Namun, berdasarkan cara Tuhan menyampaikan firman-Nya ini, aku cenderung berpikir bahwa keluarga Nuh bukanlah orang-orang benar. Barangkali, keluarga ini mirip dengan keluarga Ayub di mana hanya Ayub yang saleh di hadapan Allah (Ayub 1:8 ; bandingkan dengan Ayub 1:5).

Jika isteri, anak-anak, dan menantu-menantu Nuh bukanlah orang-orang yang benar, maka seharusnya kedudukan mereka sama dengan orang-orang lain di zaman mereka. Mereka seharusnya ikut ditenggelamkan dalam air bah itu. Namun, Tuhan berketetapan lain. Ia mengadakan perjanjian dengan Nuh bahwa Ia akan menyelamatkan seisi rumah Nuh (Kejadian 6:18).

Pada awalnya, hanya Nuh yang mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Namun, melalui Nuh, seisi rumah Nuh juga menerima karunia Allah itu. Pada awalnya, hanya Nuh yang benar di hadapan Allah. Namun, oleh karena Nuh, keluarga Nuh juga DIBENARKAN oleh Allah untuk masuk dan menerima keselamatan dari murka-Nya.

Satu lagi gambaran yang begitu indah dari kisah hidup Nuh yang mengarahkan pandangan kita kepada Kristus, Tuhan kita. Sama seperti keselamatan dari air bah diberikan secara EKSKLUSIF untuk keluarga Nuh, keselamatan kekal juga dianugerahkan secara khusus hanya untuk mereka yang merupakan “keluarga Kristus”.

john14v6

Siapakah mereka yang merupakan keluarga Kristus ini? Mereka tidak lebih istimewa atau lebih hebat dibanding orang lain. Mereka bukanlah orang-orang benar dan saleh pada mulanya. Merekapun adalah orang-orang berdosa, sama seperti semua orang di zaman mereka. Namun, ada satu hal yang membedakan mereka dari orang-orang lain, yakni mereka percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang menjadi manusia, Dia telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia, kemudian bangkit pada hari yang ketiga, naik ke sorga, dan suatu saat nanti akan kembali untuk menghakimi bumi dan menjemput mereka yang percaya kepada-Nya.

10484482_10152671395078115_5285261488065910531_o

Mereka beriman kepada Kristus. Dan karena itu, kasih kekal Allah Bapa yang semula hanya bagi Kristus, kini juga dianugerahkan kepada mereka. Kebenaran, kekudusan, dan kesempurnaan yang pada mulanya hanya milik Kristus, kini diberikan dan dijadikan pakaian yang menutupi kenajisan dan keberdosaan mereka. Mereka kini dipandang sebagai orang-orang benar di hadapan Allah. Mereka dibenarkan untuk menerima keselamatan kekal dari murka Allah yang takkan pernah padam. Dan tidak hanya itu, di dalam Kristus, mereka dilayakkan untuk menjadi KELUARGA Allah, seperti yang dikatakan berulang-ulang kali oleh Alkitab:

Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki,
dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”
(Markus 3:35)

Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga…
(Matius 6:9)

Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu;
itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,
(Ibrani 2:11)

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa
supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
(Yohanes 1:12)

Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan,
mempelai Anak Domba.
(Wahyu 21:9)

5. Persembahan Nuh dan Perjanjian Allah

Hal terakhir dari Nuh yang menggambarkan Kristus adalah persembahan yang ia panjatkan bagi Tuhan:

Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN;
dari segala binatang yang tidak haram
dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor,
lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. (Kejadian 8:20)

Firman Tuhan berkata bahwa Nuh mempersembahkan segala hewan yang tidak haram kepada Allah dan persembahan itu berbau harum di hadapan-Nya. Allah berkenan menerima persembahan Nuh. Setiap kali Alkitab mengisahkan hewan dikorbankan kepada Allah, baik untuk penebusan dosa maupun untuk pengucapan syukur, sesungguhnya Alkitab sedang menunjuk kepada Yesus Kristus. Bukanlah persembahan itu yang menjadikan dosa seseorang diampuni. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa (Ibrani 10:4). Bukan pula darah hewan itu yang bisa meneduhkan hati Allah sehingga Ia menjadi berkenan kepada manusia yang berdosa.

10498177_10152603256963115_8787901983914929038_o

Semua persembahan korban melambangkan Kristus yang mempersembahkan diri-Nya untuk mati di Bukit Golgota. Hanya Kristus yang “tidak haram”. Hanya korban Yesus yang harum bagi-Nya. Hanya darah Kristus, darah yang kudus itu, yang mampu menebus dosa umat manusia. Dan hanya Kristus, yang dikasihi oleh Allah, yang berkenan kepada-Nya, dan yang bisa menyenangkan hati-Nya.

sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu
dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita
sebagai persembahan dan korban yang HARUM bagi Allah.
(Efesus 5:2).

Firman Tuhan berkata bahwa ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, Ia berjanji untuk tidak akan lagi mengutuk bumi dan membinasakan segala yang hidup dengan air bah. Ia memberkati bumi ini. Ia memulai kembali peradaban manusia dari awal. Ia memberkati Nuh dan anak-anaknya. Ia memperbarui perjanjian yang semula Ia ikat dengan Adam dan mengadakan perjanjian baru dengan Nuh dan seluruh umat manusia (bandingkan Kejadian 1: 28-30 dengan Kejadian 8:1-4).

Persembahan Nuh menyenangkan hati Tuhan sebab persembahan itu mengingatkan-Nya kepada persembahan Anak-Nya di atas kayu salib. Allah tidak dibatasi oleh waktu sehingga ketika Ia melihat persembahan Nuh, pada saat yang sama, Ia sedang melihat persembahan Kristus. Dan sama seperti Allah mengadakan perjanjian baru dengan Nuh dan seluruh umat manusia ketika Nuh mempersembahkan korban yang harum itu, Allah juga mengadakan perjanjian baru dengan seluruh umat manusia melalui persembahan Yesus Kristus.

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian,
yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
(Matius 26:28)

Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata:
“Cawan ini adalah PERJANJIAN BARU oleh darah-Ku,
yang ditumpahkan bagi kamu.
(Lukas 22:20)

Penulis Kitab Ibrani menjelaskannya dengan sangat baik:
Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru,
supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan,
sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran
yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.
(Ibrani 9:15)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Itulah lima hal dari pribadi Nuh yang mengilustrasikan pribadi Kristus. Apakah esensi yang dapat kita petik dari semua ini? Dengan segenap hatiku kukatakan ini:

Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus.

Bagimu, yang berusaha mengejar keselamatan dengan berbuat baik dan beribadah, pertimbangkanlah ini! Apa yang membuatmu yakin bahwa kebaikanmu bisa menebus semua pelanggaran dan dosa-dosamu? Kau telah lancang di hadapan Allah dan melanggar hukum-Nya. Bagaimana mungkin usaha-usahamu, yang terbatas dan tidak sempurna, dapat membayar segala pelanggaran terhadap hukum yang sempurna itu? Bagaimana mungkin, korban persembahanmu yang “haram” itu dapat menyenangkan-Nya?

Pelanggaran terhadap hukum buatan manusia mungkin bisa ditebus dengan usaha manusia namun pelanggaran terhadap hukum Allah hanya dapat ditebus oleh Allah sendiri. Dan Allah itu telah melakukannya ketika Ia turun ke dunia dan menjadi manusia dalam pribadi Yesus Kristus. Ia telah menjalani hidup yang kudus dan sempurna, yang tak satupun orang bisa menghidupinya. Dan Ia sudah menjalani kematian yang seharusnya ditanggung oleh semua manusia.

Ia telah menanggung segala murka Allah di atas kayu salib. Sama seperti Nuh yang mengerjakan semua yang perlu untuk membangun bahtera keselamatan itu, Kristus telah menyelesaikan semua yang perlu untuk mendamaikan umat manusia dengan Allah. Dan sama seperti keluarga Nuh yang bergantung sepenuhnya pada pekerjaan Nuh, kini apa yang perlu kau lakukan adalah berhenti mengandalkan diri sendiri, percaya pada Kristus, percaya akan karya penebusan-Nya, dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya.

Bayangkanlah penghakiman akhir!
Apakah kau yakin semua kebaikan sanggup membelamu dari dakwaan Allah yang murka?

Ketahuilah ini!
Tuhan Yesus SANGGUP membelamu
Tidak hanya itu, Tuhan Yesus INGIN membelamu

Serahkanlah dirimu kepada-Nya!
Dan serahkanlah pembelaan itu hanya pada-Nya!

no3rd

Dan bagimu, yang merasa diri begitu hina dan yang mengira bahwa Allah tidak mungkin mengampuni dirimu, pandanglah Kristus! Lihatlah, Ia telah melakukan hal terbesar yang bisa Ia lakukan untukmu, yakni Ia mati! Pandanglah, Ia telah menyerahkan hal terbesar yang sanggup Ia berikan padamu, yakni diri-Nya sendiri! Semua itu Ia lakukan agar engkau tahu bahwa tidak ada satupun hal yang membuat Ia tidak mau dan tidak mampu mengampuni dan menerima dirimu asal kau percaya kepada-Nya dan menjadikan-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupmu. Percayalah, serahkanlah diri-Mu kepada-Nya, biarkanlah Ia menyelamatkan jiwamu. Ketahuilah, Ia akan dengan senang hati menyelamatkanmu.

10497175_10152654829428115_4566574981356744747_o

Aku akan bergirang karena mereka untuk berbuat baik kepada mereka
dan Aku akan membuat mereka tumbuh di negeri ini dengan kesetiaan,
dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku.
(Yeremia 32:41)

4Given

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pembahasan kita tentang pribadi Nuh berakhir di sini. Tetapi tunggu dulu! Kita belum benar-benar selesai dengan kisah ini. Sebab di dalam kisah ini, bukan hanya Nuh, yang mengarahkan pandangan kita pada Kristus. Apakah kau tahu satu hal lagi yang menjadi gambaran dan nubuatan mengenai Kristus?

Yup, itulah Bahtera Nuh

Noah's ArkSampai bertemu lagi
Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s