Tebuslah Waktumu!

redeem-the-time1 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif

dan pergunakanlah waktu yang ada,
karena hari-hari ini adalah jahat.
(Efesus 5:15-16)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

A. Kronos dan Kairos

Ada dua kata di dalam bahasa Yunani yang diterjemahkan menjadi “waktu” di dalam bahasa Indonesia, yakni kronos dan kairos. Sekalipun sama dalam terjemahan, kedua kata ini memiliki perbedaan makna yang mendalam. Kronos adalah waktu yang terus menerus berjalan. Kronos dapat diukur. Detik menjadi menit, menit menjadi jam, jam menjadi hari, demikian seterusnya, itulah kronos. Kronos merupakan waktu yang biasa, yakni yang akan selalu ada.

Berbeda dengan kronos, kairos adalah saat yang tepat, waktu yang spesifik, yang tidak selalu ada, yang sekali muncul kemudian pergi. Kairos lebih tepat dimengerti sebagai kesempatan yang khusus atau waktu yang telah ditetapkan sebelum sesuatu terjadi.

Seseorang tidak merasa rugi ketika kronosnya terlewatkan begitu saja sebab kronos akan selalu ada tetapi siapapun tidak ingin kairosnya meninggalkannya. Seseorang perlu berjaga-jaga untuk menanti kedatangan kairosnya sehingga ketika kairos itu datang, orang itu bisa langsung meraihnya dan mendapatkan sebanyak mungkin manfaat dari penggunaan kairosnya. Ketika Paulus mengatakan “pergunakanlah waktu yang ada”, ia tidak sedang berkata tentang kronos, melainkan kairos.

B. exagorazo

Kata “pergunakanlah” di ayat ini berasal dari bahasa Yunani, exagorazo. Arti sebenarnya dari exagorazo adalah membeli atau menebus. Paulus menggunakan kata yang sama dalam Galatia 3:13, “Kristus telah menebus (exagorazo) kita dari kutuk hukum Taurat.”

Itulah makna yang terkandung dalam kata ini. Exagorazo tidak sekadar berarti membeli suatu barang, tetapi lebih krusial daripada itu, kata ini berarti membayar harga untuk menebus sesuatu yang sedang berada dalam kondisi yang buruk. Barang yang sedang diperdagangkan tidak seharusnya berada di tempat itu. Dalam kacamata exagorazo, membeli sama dengan menyelamatkan sesuatu yang kita beli itu. Ketika seseorang membeli seorang budak, ia sama saja dengan menyelamatkan hidup budak itu dan melepaskannya dari tempat perbudakannya.

C. Eksposisi

“pergunakanlah waktu yang ada”

Gambaran yang dipaparkan dalam penggalan firman Tuhan ini adalah suatu pasar. Pasar itu hanya digelar satu kali dan setelahnya pasar itu akan segera ditutup. Komoditas yang diperjualbelikan di pasar itu adalah kairos.

Kairos merupakan sumber daya yang luar biasa berharga, yang memberikan keuntungan dan manfaat yang sangat besar, namun sangat langka untuk ditemukan. Sayangnya, kairos yang istimewa itu, saat ini sedang terbelenggu, kakinya dipasung, lehernya dirantai, dan dia sedang berada dalam kondisi yang sangat buruk. Nampaknya sang penjual kairos itu tidak memperlakukannya sebagaimana dia layak diperlakukan. Kairos itu tersiksa di dalam tempat penjualannya dan ia sangat berharap ada seseorang yang menebusnya. Jika kairos itu tidak ditebus, maka selamanya ia akan berada dalam perbudakaan itu. Jika si kairos tidak dibeli, maka ia akan berlalu dengan sia-sia.

Di sisi lain, ada seseorang yang sangat ingin mendapatkan kairos itu. Ia paham betapa langkanya momen seperti ini sehingga ia benar-benar mempersiapkan diri agar ia tidak ketinggalan pergelaran pasar itu. Ia memastikan tanggal dan mencari tahu di mana pasar itu akan digelar. Tidak ketinggalan, ia juga telah menyiapkan sejumlah uang untuk menebus kairos yang diidam-idamkannya itu.

Ketika saatnya tiba, pasar itupun digelar di kota. Orang itu sudah menanti bahkan sebelum pasar itu digelar. Ia kemudian segera menebus si kairos dan membawanya pulang. Ia begitu bahagia, sama seperti kairos itu. Namun ia kaget, karena tidak dilihatnya satu orangpun selain dirinya yang ada di pasar itu untuk membeli kairos. Nampaknya, semua orang di kota itu tidak berjaga-jaga menanti datangnya pasar kairos sehingga ketika pasar itu digelar, mereka tidak mengetahuinya.

Pada akhirnya, hanya orang ini yang menjalani hidup yang penuh makna dan berdampak. Sebab kairos tidak disia-siakannya. Sementara orang-orang di kotanya, menjalani hidup yang sia-sia, karena mereka telah melewatkan kairos mereka begitu saja.

psalm90-ipad

D. Esensi

Apa yang bisa kita petik dari firman Tuhan ini?

Tubuh kita berada di dalam alam kronos tetapi hati dan pikiran kita harus mampu menembus dan memandang hingga ke alam kairos. Setiap detik dalam alur kronologi waktu harus kita pandang sebagai satu kairos. Membuang satu detik sama saja dengan menyia-nyiakan kairos yang tidak akan pernah datang lagi.

Setiap detik sangatlah berharga. Benjamin Franklin berkata, “Waktu adalah uang”. Menurutku, waktu jauh lebih berharga, berguna, dan berkuasa dibanding uang. Sebab setiap detik merupakan kesempatan yang Tuhan anugerahkan kepada setiap manusia untuk dikerjakannya bagi kemuliaan nama Tuhan. Dan ketika kita berbicara tentang kemuliaan Tuhan, kita sedang berbicara tentang kekekalan. Ya, aku percaya, satu kairos yang dipergunakan dalam tuntunan, kuasa, dan kehendak Allah, akan mempengaruhi kekekalan seseorang.

Mantap

Aku rasa tidak berlebihan jika aku berkata bahwa paradigma hidup dalam alam kairos pasti akan mengubah keseluruhan hidup seseorang. Jika engkau memandangnya demikian, itu akan membuat perbedaan yang sangat signifikan dan radikal dalam caramu memakai waktu untuk facebook, berdoa, berlibur, belajar, menonton TV, bercengkerama dengan kawan, membaca Alkitab, bersekutu, dan lain sebagainya.

Turun dan redanyanya air bah pada zaman Nuh adalah kairos. Saat di mana bayi Musa ditemukan oleh putri Firaun adalah kairos. Hari Paskah pertama adalah kairos. Saat di mana Musa menutup Laut Teberau sehingga laut itu menenggelamkan pasukan Firaun adalah kairos. Detik di mana batu Daud mengenai kepala Goliat adalah kairos. Elia menurunkan api, Yunus ditelan ikan besar, kelahiran, kematian, kebangkitan, dan kenaikan Kristus, pertemuan Paulus dengan Yesus di jalan Damaskus, dan berbagai peristiwa lainnya di Alkitab merupakan kairos yang dijadikan oleh Allah. Tuhan menetapkan waktu yang khusus untuk semua itu dan Ia memastikan semua itu terlaksana pada masa yang sudah Ia tentukan.

Namun, kairos Tuhan tidak terbatas hanya pada peristiwa-peristiwa legendaris seperti yang terjadi dalam kisah di Alkitab. Setiap detik, bahkan mikrodetik, adalah kairos. Dan jangan lupa, kairos itu adalah ibarat seorang budak yang sedang diperjualbelikan. Kairos itu terancam akan berlalu sia-sia jika tidak ada orang yang siap sedia untuk menebusnya.

Paulus berkata dalam Roma 14:23, “Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.” Tanpa Kristus, tidak ada iman. Tanpa iman, segala sesuatu adalah dosa. Dan dosa mendatangkan kesia-siaan. Itu berarti, tanpa Kristus, semua kairos akan berlalu sia-sia.

Tanpa Kristus, tidak ada kairos.

Akan tetapi patutlah kita bersyukur karena di dalam Kristus ada penebusan dosa. Oleh karena Dia, menebus waktu tidaklah mustahil. Melalui kuasa penebusan Kristus, kita dimampukan untuk menebus kairos kita dan membebaskannya dari kesia-siaan. Dan dalam terang Roh Kudus, kita dimampukan untuk memakai kairos itu bagi kemuliaan Tuhan kita. Aku percaya, kuasa si jahat tidak akan mampu menghentikan pekerjaan-pekerjaan baik yang dilakukan bersama Tuhan, dalam kuasa Tuhan, dan yang pasti, UNTUK KEMULIAAN TUHAN.

1609915_694515963946400_7443214164527259010_n

Aku sangat yakin bahwa kesungguhan seseorang dalam mencintai Tuhan dapat dilihat dari cara orang itu memanfaatkan waktu yang dimilikinya. Orang yang telah diselamatkan (maksudku benar-benar telah diselamatkan) dan sadar bahwa dirinya telah diselamatkan akan menjadikan prioritas Allah sebagai prioritasnya. Ia akan terus menerus menggumulkan apa yang bisa ia lakukan agar nama Tuhan didengar dan dimuliakan di hadapan semua orang. Tidak ada yang lebih berharga baginya selain nama Allah dikuduskan di atas muka bumi. Dan dalam sikap hati yang demikian, aku yakin ia akan segera menyadari bahwa hal pertama yang dapat ia pergunakan sehabis-habisnya untuk kemuliaan nama Tuhan, adalah waktunya.

945642_509877565732241_925013018_n

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bagaimanakah hidupmu?
Bagaimanakah caramu memanfaatkan waktumu?
Apakah engkau menyia-nyiakannya?

Quotation-David-Brainerd-good-time-improvement-Meetville-Quotes-118391

Lihatlah sekelilingmu, hari-hari ini adalah jahat. Pemerintahan penuh dengan koruptor dan penipu. Dunia hiburan semakin penuh dengan kenajisan. Ilmu pengetahuan terus berusaha menyingkirkan ide tentang adanya Tuhan. Timur Tengah terus menerus bergejolak. Terorisme berusaha menguasai dunia. Ateisme dan gereja sesat terus menerus berusaha mendesak orang Kristen di Amerika. Homoseksual dan pernikahan sejenis semakin leluasa. Virus Ebola. Gunung meletus dan gempa, …… Isilah titik-titik itu.

Lihatlah ke sekeliling, hari-hari ini adalah jahat.
Jangan biarkan kesia-siaan terus membelenggu kairos-mu!

Bangunlah!
Bacalah Alkitabmu dan berdoalah!
Kemudian belajar dan jadilah ahli dalam panggilanmu masing-masing!
Marilah kita menjadi berkat bagi dunia ini!

Tidak ada lagi waktu untuk bermain-main. Tidak ada lagi waktu untuk bermalas-malasan. Persiapkanlah dirimu layaknya seorang prajurit yang berjuang untuk kemuliaan nama Tuhan. Tanamkan hal ini baik-baik dalam pikiranmu: Tidak seharusnya orang jahat berkuasa di negeri ini.

Negera ini perlu mengenal Allah dan kebenaran-Nya.
Negeri ini butuh kasih Allah dan pengampunan-Nya.
Dan dalam tuntunan Roh Kudus, kita pasti bisa menggenapi panggilan ini

1939940_10152437718523423_4316323202476693298_n

Lihatlah, Tuhan telah menitipkan kairos kita pada kesia-siaan
Ia memerintahkan kita untuk menebusnya, mendapatkannya, dan menggunakannya
Jika kita melewatkannya, kairos itu akan selamanya menjadi miliki kesia-siaan

Tunggu apa lagi?
Persiapkanlah dirimu!
Tebuslah kairosmu!

Dan biarlah setiap detik di dalam hidup kita digerakkan oleh satu semangat
Yaitu semangat dan kerinduan yang Tuhan Yesus sendiri ajarkan, yakni:

hallowed-be-your-name-e1358902817768

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s