12. Nama di Atas segala Nama

Names-of-Jesus-Color-Wallpaper
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia,
sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia
yang olehnya kita dapat diselamatkan.
(Kisah Para Rasul 4:12)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Need for Jesus

Tidak ada satupun hal yang bisa dilakukan oleh seorang manusia untuk membuat dirinya terlahir kembali. Lahir baru adalah anugerah Allah semata-mata. Ia menganugerahkannya tanpa syarat dan tidak bergantung pada apapun atau siapapun. Namun, hal itu tidak berarti bahwa manusia tidak perlu melakukan sesuatu. Menyadari bahwa diri belum lahir baru tetapi hanya diam saja dan berpangku tangan dalam menantikan kedatangan Roh Kudus, merupakan tindakan yang paling bodoh. Manusia harus melakukan sesuatu. Dan sesuatu itu adalah:

505c066e48aa555e9e259719c2ad4c29

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat,
Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
(Matius 11:28)

Ya, Yesus Kristus, Tuhan kita adalah jawabannya. Ia telah melakukan segala hal yang perlu untuk keselamatan kau dan aku. Ia yang sama sekali tidak berdosa, telah mengalami penderitaan yang seharusnya kita alami karena dosa-dosa kita. Ia yang adalah Allah, rela mengalami kematian yang seharusnya kita terima karena pelanggaran-pelanggaran kita.

Ingatlah peristiwa di Kalvari. Setelah tiga jam kegelapan meliputi daerah itu, Tuhan Yesus berteriak, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Tidakkah kau mengerti? Allah bahkan tidak berutang sama sekali pada manusia untuk menyelamatkannya. Tetapi, sekalipun Ia tidak berutang apa-apa, Bapa rela terpisah dari Anak-Nya dan Anak rela terpisah dari Bapa-Nya. Aku tidak dapat membayangkan bagaimana mungkin Bapa dan Anak, yang dalam kekekalan selalu bersama, dapat terpisah untuk sekian waktu lamanya dan aku juga tidak dapat membayangkan apa yang Ia rasakan. Namun, aku tahu satu hal, yaitu dosaku dan dosamu yang menyebabkan semua itu terjadi.

Siapakah kita sampai-sampai Allah mau melakukannya? Bukankah Allah tidak perlu melakukan itu untuk kita, orang-orang yang hina ini? Bukankah Ia tetap Maha Adil kalau Ia melemparkan kita semua ke neraka karena memang itulah yang layak kita terima? Tetapi, bersyukurlah! Sekali lagi kukatakan, bersyukurlah! Sebab Allah bersedia dan TELAH melakukan itu semua sehingga setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak perlu menanggung hukuman kekal akibat dosa-dosa yang telah diperbuatnya.

Namun, pekerjaan Kristus tidak hanya sebatas itu. Tuhan kita tidak saja menanggung kematian yang seharusnya kita tanggung, Ia juga menjalani hidup yang seharusnya kita jalani. Kau mengerti apa maksudku? Maksudku adalah kita seharusnya hidup kudus dan sempurna di hadapan Allah tetapi kita tidak mampu melakukannya. Allah mengerti akan hal itu. Itulah sebabnya Kristus telah hidup untuk kita. Ia berhasil menjalani hidup yang kudus dan sempurna di hadapan Allah Bapa. Ia dipandang benar di hadapan-Nya. Dan barangsiapa percaya kepada Kristus, akan menerima kebenaran itu dari-Nya sehingga pada Hari TUHAN kelak, Allah tidak hanya melihatnya sebagai orang yang tanpa dosa tetapi juga sebagai orang benar. Sama seperti Allah Bapa memandang Anak-Nya demikian pula Ia akan memandang anak-anak-Nya.

*Istilah teologi dari ini adalah double imputation, yakni:
Kristus menanggung kematian yang seharusnya kita tanggung
(dosa kita ditimpakan pada-Nya)
Kristus menghidupi kehidupan yang seharusnya kita hidupi
(kebenaran Kristus ditimpakan pada kita)

Itulah Kabar Baik bagi dunia. Tuhan kita telah hidup untuk umat-Nya. Juruselamat kita telah mati menggantikan domba-domba-Nya. Ia bangkit untuk menyatakan kemenangan-Nya atas maut dan dunia. Ia naik ke surga untuk mempersiapkan tempat bagi setiap orang yang percaya. Dan suatu saat nanti, Ia akan kembali untuk menghakimi setiap orang menurut perbuatannya dan menjemput pengantin wanita-Nya, yakni gereja-Nya. Oh, janganlah kita sia-siakan undangan agung-Nya. Janganlah kita sia-siakan kasih dan pengorbanan-Nya. Janganlah kita sia-siakan keselamatan yang telah Ia beli dengan penuh penderitaan itu.

Wahai engkau yang masih mati di dalam dosa-dosamu, percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus sebab hanya di dalam Dia ada kehidupan.

Aku Datang Supaya Mereka Hidup

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Akulah Roti Hidup

Dialah Sang Roti Hidup. Dia datang supaya kita memakan-Nya. Kau tidak perlu bersusah payah mencari “makanan” yang tidak akan pernah memuaskan hasrat jiwamu. Apa yang kau perlu lakukan adalah mengakui bahwa hatimu merasa lapar dan kau membutuhkan Dia untuk mengisi hidupmu. Mintalah Roti itu daripada-Nya. Jangan takut, Ia adalah Allah yang memegang janji-Nya, yakni ketika Ia berkata, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.” Datanglah kepada-Nya, terimalah Roti itu, dan makanlah, maka engkau akan hidup. Kau akan terlahir kembali. Kau akan menjadi ciptaan baru.

Akulah Terang Dunia

Dialah Terang Dunia. Dia hadir supaya kita dapat berjalan bersama-Nya di dalam terang. Dia mengundang engkau untuk menikmati terang hidup yang belum pernah kau rasakan sebelumnya. Kau tidak perlu berjerih lelah untuk menciptakan terang yang tidak akan pernah dapat kau hasilkan. Apa yang perlu kau lakukan adalah mengaku bahwa selama ini kau telah berada di dalam kegelapan, kau hidup dalam dosa-dosamu yang jahat, kau buta, dan kau rindu melihat terang-Nya. Janganlah putus asa, Ia sudah menantikan engkau. Datanglah kepada-Nya, maka kau akan melihat terang itu. Kau akan bangkit dari kuburmu. Kau akan memiliki terang hidup.

Akulah Pintu

Dialah Pintu menuju Keselamatan. Ia terbuka bagi setiap orang yang mau datang kepada-Nya. Kau tidak perlu terus berkelana mencari tempat lain yang tidak akan pernah bisa membawamu pada padang rumput yang kekal. Apa yang perlu kau lakukan adalah mengaku bahwa kau tidak tahu lagi harus berjalan ke mana dan kau sangat membutuhkan pintu itu untuk melepaskanmu dari kegelapan hidupmu. Jangan meragukan firman-Nya. Ia sudah berjanji, “Carilah, maka kamu akan mendapat.dan “Ketoklah maka pintu itu akan dibukakan bagimu.”  dan Ia akan menggenapi janji itu. Mendekatlah pada-Nya dengan hati yang penuh pengharapan, ketuklah pintu itu dengan kerendahan hati, dan biarkanlah Ia mendapatkan engkau dan membawamu masuk ke padang rumput keselamatan. Kau akan hidup bersama-Nya. Kau akan hidup di dalam Dia dan Dia hidup di dalam engkau.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
(Mazmur 23:6)

Akulah Kebangkitan Dan Hidup

Dialah kebangkitan. Dialah hidup. Tidak ada kehidupan di luar Dia. Dengarlah, Tuhan kita pernah berkata, “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Percayakah kau akan janji tersebut? Dia datang untuk membangkitkan engkau dari kematian. Dia datang untuk melahirkanmu kembali. Dia datang supaya kau memperoleh hidup.

Kau tidak perlu berjalan lebih jauh lagi untuk menemukan arti hidupmu. Kau tidak perlu terbelenggu lebih lama lagi dalam kehampaan, kekosongan, kebosanan, dan kesia-siaan hidup ini. Apa yang perlu kau lakukan adalah mengakui ketidakberdayaanmu dan mengaku bahwa kau membutuhkan hidup yang hanya tersedia di dalam Dia. Percayalah pada-Nya dan Dia akan menepati janji-Nya untuk membangkitkan engkau. Ia akan memberikan hidup yang baru bagimu sehingga suatu saat nanti kau dapat berkata,

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:
yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
(2 Korintus 5:17)

Akulah Gembala yang Baik

Dialah Sang Gembala yang baik. Ia hadir untuk mencari domba-domba-Nya yang terhilang. Ia hadir untuk mencari kau dan aku. Percayakah engkau pada-Nya? Ia datang untuk mencarimu. Kau tidak perlu bersusah payah untuk menggembalakan dirimu sendiri atau untuk menjaga dirimu dari ancaman singa yang berjaga-jaga hendak menerkammu. Apa yang perlu kau lakukan adalah mengakui betapa engkau telah tersesat dan bahwa engkau tidak sanggup memimpin dan melindungi dirimu sendiri. Katakanlah pada-Nya bahwa tanpa Dia kau akan terjatuh dari bukit dan tak seorangpun dapat membebaskanmu selain Dia. Akuilah bahwa kau membutuhkan Dia sebagai Gembalamu. Panggillah Dia dan serahkanlah segala kuatirmu pada-Nya. Biarkanlah Dia menemukanmu dan memimpin hidupmu. Engkau akan hidup sebab nyawa-Nya telah Ia berikan untukmu dan Roh-Nya melahirkan engkau kembali.

Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup

Dialah Sang Jalan. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Allah dengan kekuatan, amal, dan perbuatan baiknya sendiri. Hanyalah melalui Dia, manusia yang berdosa dapat datang kepada Allah Semesta Alam. Dialah Sang Kebenaran. Di dalam Dia tidak ada dosa. Di dalam Dia tidak ada dusta. Kau dapat memegang setiap perkataan dan janji-Nya. Dialah Hidup. Dialah alasan untuk hidup. Jangan sia-siakan keselamatan yang sedemikian indah yang telah Ia sediakan untuk kau peroleh.

Kau tidak perlu lagi berusaha mencari jalanmu sendiri. Kau tak perlu lagi mencari atau menemukan kebenaranmu sendiri. Kau tidak perlu lagi menciptakan hidup untukmu sendiri. Kau tidak perlu berusaha menemukan kebahagiaan dengan berganti-ganti pasangan atau pekerjaan seperti dahulu lagi. Kau tidak perlu lagi menggantungkan sukacitamu di atas seberapa banyak jenis makanan yang pernah kau cicip atau seberapa banyak tempat wisata yang pernah kau kunjungi. Kau tidak perlu lagi lompat sana, lompat sini, potret sana, potret sini, ambil sana, ambil sini untuk menemukan kebahagiaan dan arti hidupmu. Kau tahu bahwa semua itu tidak pernah mendatangkan kepuasan seperti yang kau kehendaki. Kau sadar bahwa semua itu tidak pernah memuaskan dahaga tak terkatakan yang selama ini masih ada di dalam hati sanubarimu.

Percayalah kepada Kristus, Kawan! Jadilah murid-Nya, maka Ia akan menjadi jalan bagimu. Ia akan menjadi kebenaranmu. Ia akan menjadi hidupmu. Dan kau tak akan pernah sama lagi.

Akulah Pokok Anggur

Dialah Pokok Anggur yang Benar. Dan Ia berjanji bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya akan menjadi ranting-ranting-Nya. Ia akan menjadi satu tubuh dengan mereka. Dosa mereka akan ditanggungkan pada-Nya. Kebenaran-Nya akan dikenakan kepada mereka. Darah-Nya akan mengalir dalam pembuluh darah mereka. Roh-Nya yang kudus akan memberikan hidup kepada mereka. Damai sejahtera-Nya akan menjadi kedamaian di dalam hati mereka. Ia akan ada di dalam mereka dan mereka di dalam Dia. Mereka akan berbuah banyak. Mereka akan menjadi seperti yang digambarkan oleh Pemazmur:

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
(Mazmur 1:4)

Janganlah takut. Akuilah segala kesalahanmu. Akuilah segala kelemahanmu. Berhentilah berpikir bahwa dirimu kuat, kaya, dan pandai di hadapan-Nya sebab Dia tahu siapa engkau. Melainkan datanglah pada-Nya dengan hati yang remuk dan pengharapan. Ia telah bersiap sedia menyambutmu. Ia akan mendapatkan engkau kembali. Ia akan hidup bersama denganmu. Ia akan selalu menyertaimu. Ia akan menjadi kekuatanmu. Ia akan menjadi sukacitamu. Ia akan menjadi hidupmu. Kau akan terlahir kembali dan kau akan berkata:

Bekerja Memberi Buah

#Bersambung ke “13. Anak Kecil dengan Hati yang Hancur”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s