13. Anak Kecil yang Remuk Hati

10014546_10152868127818385_4341863847172895335_n Apakah susah untuk percaya kepada-Nya? Apakah susah untuk merendahkan diri di hadapan-Nya? Apakah susah untuk mengaku dengan sepenuh hati:

“Ya Tuhan…
Aku miskin tetapi Engkau kaya
Aku lemah tetapi Engkau kuat
Aku kosong tetapi Engkau penuh
Aku jahat tetapi Engkau baik dan setia
Aku ciptaan tetapi Engkau Pencipta-ku

Aku buta tetapi Engkau mampu membuatku melihat
Aku lumpuh tetapi Engkau mampu membuatku berjalan
Aku mati tetapi Engkau mampu memberikanku hidup

Aku domba yang tersesat, selamatkanlah aku, ya Gembala-ku
Aku orang yang berdosa, ampunilah aku, ya Penebusku

Ya Tuhan, aku membutuhkanmu. Kasihanilah aku dan ingatlah akan daku, ya Allahku!

Ampunilah Kesalahanku Di dalam nama Yesus, Tuhan dan Juru Selamatku, aku menantikanmu ya Tuhan.”

Aku tidak sedang mengajarkan doa yang perlu kau ikuti untuk menerima kelahiran baru. Apa yang kumaksud adalah: Maukah engkau datang kepada-Nya dengan hati yang remuk karena penyesalan? Maukah engkau merendahkan diri sedemikian rupa di hadapan Allahmu? Apakah itu terlalu susah untuk kaulakukan? Tentu saja itu tidak susah. Itu tidak akan susah kecuali kau merasa dirimu tidak berdosa. Itu tidak akan sulit kecuali kau merasa sanggup menyelamatkan dirimu sendiri. Itu tidak akan berat kecuali kalau kau tidak merasa butuh Juruselamat. Itu tidak akan sukar kecuali kalau kau menganggap dirimu kuat, kaya, penuh, dan sempurna. Itu tidak akan sukar kecuali kau tidak percaya. Itu tidak akan berat kecuali kau terlalu sombong. Itu tidak akan mustahil kecuali kau mau menjadi tuhan bagi dirimu sendiri. Itu tidak akan buang-buang waktu kecuali kau merasa kau SUDAH HIDUP.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2014-05-28-06.27.32

Mengertilah bahwa seluruh umat manusia yang penuh dengan dosa sedang berjalan menuju neraka. Satu-satunya alasan mengapa kau dan aku masih bisa hidup di dunia ini adalah karena Allah adalah kasih dan Ia melanjutkan belas kasihan-Nya kepada kita karena Ia mau kita bertobat. Ia adalah Allah yang panjang sabar. Ia adalah Allah yang penuh belas kasih dan setia. Ia adalah Allah yang menantikan kau dan aku untuk mengampuni, menebus, dan menyelamatkan kita supaya kita menjadi milik kepunyaan-Nya.

Di sisi lain, Ia juga adalah Allah yang benar. Ia adalah Allah yang kudus. Ia adalah Allah yang adil yang  sekali-kali tidak akan membiarkan kesalahan berlalu tanpa adanya penghukuman. Namun, Ia ingat bahwa kita adalah debu. Ia tahu bahwa manusia yang lemah tidak akan mampu mengalahkan dosa yang lebih kuat darinya. Ia melihat, Ia mengerti, dan Ia peduli akan hal itu. Ia tahu bahwa umat-Nya sedang menderita dan sengsara. Ia ingat bahwa domba-domba-Nya sedang tersesat dan tertawan. Itulah sebabnya Ia berjanji, demi nama-Nya sendiri, yakni Nama di atas segala nama, untuk mengirim Juruselamat, yang adalah Anak-Nya sendiri, bagi dunia. 10497175_10152654829428115_4566574981356744747_o Ia, yakni Tuhan kita Yesus Kristus, diutus dalam kelemahan, kerentanan, dan keterbatasan. Ia harus sepenuhnya bergantung pada kehendak Bapa-Nya. Ia harus sepenuhnya bergantung pada kekuatan Roh Kudus. Ia menjaga hati-Nya dengan segala kewaspadaan. Ia menjaga hidup-Nya dalam kesempurnaan. Ia menjaga kekudusan-Nya dalam ketaatan yang penuh. Sebagai seorang manusia, Ia juga selalu dicobai oleh iblis sama seperti kau dan aku (Ibrani 4:15). Namun, Ia tidak boleh melakukan dosa sekecil apapun sebab jika Ia gagal menjauhkan diri dari dosa, maka Ia tidak akan layak untuk MATI menebus dan menggantikan kau dan aku. Sebab hanya korban yang sempurna yang dipersembahkan oleh imam  yang sempurna yang akan diterima oleh Allah Bapa untuk menebus dosa dan membenarkan umat-Nya.

Itulah jalan yang telah Ia pilih dan jalani. Dan jikalau kau selalu berlari meninggalkan Tuhan dan enggan untuk menyerahkan seluruh hidupmu bagi-Nya, kau perlu ingat apa yang telah Ia korbankan untukmu. Ingatlah ketika Tuhan kita berkata kepada ketiga murid-Nya, “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” Kalau kau berpikir bahwa hanya kau yang mengalami kesedihan dan penderitaan sedangkan Ia tidak, kau salah besar. Ia mengalami kesedihan yang luar biasa malam itu. Hati-Nya remuk di taman itu. Ia mengerti semua itu. Ia juga merasakannya. Demi siapa Ia rela melalui semua itu? Demi kau dan aku.

Ingatlah juga ketika Ia berdoa kepada Bapa-Nya, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku.” Kalau kau merasa tidak nyaman untuk melayani Tuhan dan untuk melepaskan semua berhala di dalam hidupmu kepada-Nya, kau harus mengerti bahwa Ia jauh lebih tidak nyaman menerima cawan itu. Ia harus menanggung dosa yang tidak pernah dikenal-Nya. Ia harus menanggung murka dari Bapa-Nya sendiri. Demi siapa? Ya, demi kau dan aku, para pemberontak ini. Namun, Ia tidak sama seperti kita. Ia adalah Allah yang berbelaskasihan kepada domba-domba-Nya. Ia adalah Allah yang penuh kesetiaan. Ia taat kepada Bapa-Nya dan berkata, “tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Itulah Tuhan kita. Ia mengerti rasanya dikhianati, bahkan dijual oleh murid-Nya sendiri. Ia tahu rasanya disangkal, bahkan tiga kali oleh murid terdekat-Nya. Ia pernah merasakan dihina, diludahi, dihajar, dipermainkan, dan difitnah dengan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan sama sekali. Ia dicambuk. Ia disalibkan di atas bukit Kalvari sambil menderita kesakitan dan rasa haus yang luar biasa. Lihatlah, Ia adalah Pencipta tetapi rela diperlakukan sedemikian rendah oleh ciptaan-Nya sendiri. My Lord Dan kau tahu? Ia menjalani semua itu seorang diri. Sejak pertama kali dosamu dan dosaku ditanggungkan pada-Nya di Taman Getsemani, Bapa telah meninggalkan-Nya. Ya, Ia melewati jalan penderitaan fisik dan kesengsaraan jiwa-Nya, mulai dari Getsemani ke Kalvari, dengan perasaan sendirian karena ditinggalkan oleh Bapa-Nya. Ia merasakan semua kesakitan kita. Ia adalah Allah yang mengerti. Itulah Juruselamat kita. Mengapa Ia harus berkorban sedemikian besar?

Karena Ia adalah Allah yang menyediakan korban
Karena Ia adalah Allah yang menolong
Karena Ia adalah Allah yang mendengar jeritan umat-Nya
Karena Ia adalah Allah yang mengampuni
Karena Ia adalah Allah yang menebus
Karena Ia adalah Allah yang menyelamatkan
Karena Ia adalah Allah yang menepati janji-Nya

Karena Ia adalah Gembala
Karena Ia adalah Ayah
Karena Ia adalah Juruselamat
Karena Ia adalah Kasih

Itulah sifat-Nya. Ia adalah Juruselamat. Ia tidak dapat menyangkal diri-Nya sendiri dengan tidak menyelamatkan umat-Nya yang tak sanggup menyelamatkan dirinya sendiri. Ia adalah kasih. Tak akan Ia sangkal hal itu. Ia tidak dapat mengabaikan kasih-Nya sekalipun dunia sama sekali tidak layak menerima kasih-Nya. Itulah Allah kita. Allah yang tidak dikenal oleh dunia. Allah yang telah melakukan segala yang perlu untuk keselamatan kita. Dan inilah keselamatan yang telah Ia sediakan: mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran, bertumbuh dalam pengenalan akan Allah, dan bersekutu dengan-Nya di dalam roh dan kebenaran. Mati oleh Dosa Hidup dalam Kebenaran

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jika engkau menyelidiki isi hatimu dan cara hidupmu, kemudian kau mulai menyadari bahwa kau sebenarnya belum lahir baru, maka yang harus kau lakukanlah adalah berhenti meninggikan dirimu sendiri. Rendahkanlah diri di hadapan-Nya. Akuilah dosamu. Sadarilah ketidaklayakanmu. Dan ketahuilah bahwa Allah menghendaki kau dan aku untuk datang kepada-Nya dengan iman seperti seorang anak kecil. Anak kecil tidak mengandalkan dirinya sendiri. Anak kecil menggantungkan semua pengharapannya kepada bapanya. Iman seperti itulah yang Allah kehendaki untuk kau dan aku miliki serta hidupi. Iman seperti itulah yang berharga di mata-Nya. Seorang Anak Kecil Jangan pernah berpikir bahwa Allah tidak akan mengampuni dosamu atau selamanya menolakmu. Mungkin kau tidak menyadarinya tetapi pemikiran yang demikian merupakan kesombongan di hadapan Allah. Sebab berpikir bahwa Allah akan selamanya menolakmu sama saja dengan berkata bahwa salib-Nya tidak cukup berkuasa untuk menyelamatkan.  Berpikir bahwa Ia tidak akan menerimamu sama saja dengan berkata bahwa Ia bukanlah Allah yang menepati janji-Nya. Berpikir bahwa Ia tidak akan mengampunimu sama saja dengan berkata bahwa kasih-Nya terlalu kecil untuk dapat menghapuskan segala pelanggaran yang pernah kau lakukan. Tidak, dosamu tidak akan pernah lebih besar dari kasih-Nya asalkan kau beriman hanya kepada-Nya.

Allah menentang orang yang sombong. Allah tidak menyelamatkan mereka yang merasa dirinya benar, kau harus camkan hal itu. Tetapi Ia tidak akan pernah menolak orang yang dengan segala kerendahan hati datang kepada-Nya dan mengaku salah. Ketahuilah, Ia adalah Allah yang bersemayam bersama dengan orang-orang yang remuk hati. Ia berjanji untuk membangkitkan semangat orang-orang rendah hati yang datang berlindung kepada-Nya. Ia berjanji untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk yang memohon belas kasihan-Nya (Yesaya 57:15).

Milikilah hati yang remuk oleh penyesalan itu
sebab itulah awal dari semua perjalanan indah bersama-Nya.

Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah,
dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka,
supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku,
padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan. (Yesaya 57:16)

TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati,
dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
(Mazmur 34:19) Hati yang Remuk Pandanglah Kristus yang tersalib. Ia juga berduka di atas sana. Ia juga remuk hati di sana. Ia juga seorang diri di sana. Ia merasakan apa yang kau rasakan, kau tidak sendirian. Mengapa Ia rela melewati semua itu? Karena engkau. Ya, karena engkau berharga di mata-Nya. Itulah Allah kita. Allah yang senang menyelamatkan orang yang tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri.  Allah yang senang berada di tengah orang-orang yang berdosa, yang miskin, yang lemah, yang sakit, yang buta, yang sedih, yang terpenjara, yang sengsara, yang remuk jiwanya, dan rendah hatinya. Seperti kata Charles Spurgeon, “Tidak ada hal yang membuat Allah lebih bergirang selain menyelamatkan orang-orang yang telah memberontak kepada-Nya.” Ya, itulah Allah kita.

dan apabila engkau BERBALIK kepada TUHAN, Allahmu, dan MENDENGARKAN suara-Nya
sesuai dengan segala yang KUPERINTAHKAN kepadamu pada hari ini,
baik engkau maupun anak-anakmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
maka TUHAN, Allahmu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau.
(Ulangan 30:3) Janji Tuhan

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aku katakan padamu, tidak ada hal yang lebih penting dari ini: Percayalah pada Kristus dan jangan pernah alihkan pandanganmu dari salib-Nya. Iblis tidak takut dengan segala bentuk pelayanan dan disiplin rohanimu selama kau tidak berfokus hanya pada Kristus. Iblis tidak gentar melihatmu selesai membaca seluruh bagian Alkitab selama kau masih belum menyadari bahwa seluruh Alkitab berbicara tentang Kristus. Bahkan, iblis tidak akan pusing melihat “Injil” diberitakan di mana-mana asalkan Kristus tidak menjadi pusat dari apa yang dibagikan. 15269_781584178572911_5522560890478082524_n Christ is ABSOLUTELY BETTER than anything.
Christ is the ULTIMATE ANSWER.
Be sure of that! 

Beritakan Injil pada dirimu setiap hari sebab iblis akan selalu menarik hatimu untuk meredupkan apinya. Arahkan mata dan hatimu pada salib Kristus. Fokuslah pada-Nya. Ketahuilah bahwa Ia sangat mengasihi umat-Nya bahkan rela menyerahkan nyawa-Nya untuk mereka. Sebesar itulah kasihi-Nya. Oleh sebab itu, dengan keyakinan dan pengharapan yang teguh pada Kristus, kau bisa merelakan semua kenikmatan penuh dosa yang selama ini menjadi jurang pemisah antara kau dan Dia. Jangan takut untuk melepaskan sebab Kristus lebih baik dari semua itu. Fix On Jesus Percayalah pada Kristus dan serahkanlah hidupmu bagi-Nya. Ia akan membawa imanmu kepada kesempurnaan. Dan kau akan melihat tanda bahwa imanmu sedang dibawa oleh Kristus menuju kesempurnaan, yaitu apabila iman itu menghasilkan buah-buah pertobatan.

Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya,
memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya;
tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku,
Anak Manusia juga akan malu karena orang itu,
apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus.
(Lukas 9:23-26)

Bertobatlah, tinggalkanlah dosa-dosamu!
Percayalah dan datanglah kepada Tuhan kita Yesus Kristus!
Dan kau akan hidup. Mati Menjadi Hidup

O Holy Child of Bethlehem
Descend to us, we pray
Cast out our sin and enter in
BE BORN IN US TODAY
(Song: O Little Town of Bethlehem)

Tuhan Yesus memberkati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s