Mengapa Hari Ini Kita Libur?

Mengapa hari ini kita libur?
Bukankah itu pertanyaan yang sederhana?
Ya, pertanyaan yang sangat sederhana namun memiliki jawaban yang luar biasa besar.

Mengapa hari ini kita libur?
Sungguh, aku sama sekali tidak layak untuk menuangkan pikiran dan pendapatku sendiri untuk menjawab pertanyaan yang sederhana itu. Namun, izinkanlah aku membiarkan Dia sendiri yang memberikan jawabannya kepada kita semua melalui media yang fana dan terbatas ini.

Mengapa hari ini kita libur?
Dan inilah jawabannya:
Hari ini kita libur sebab sekitar 2000 tahun yang lalu, ada seseorang, yang berkata tentang diri-Nya:

1) bahwa tidak seperti manusia yang hidup hanya setelah dilahirkan ke dunia ini, Ia SUDAH ADA bahkan sebelum Ia dilahirkan,

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.
(Yohanes 8:58)

 2) bahwa tidak seperti manusia yang berasal dari debu tanah, Ia datang dari surga,

Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku,
tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
(Yohanes 6:38)

 3) bahwa Ia adalah Sang Roti Hidup yang turun dari sorga, yaitu satu-satunya makanan untuk jiwa manusia,

Akulah Roti Hidup

4) bahwa Ia tidak pernah melakukan satu dosapun di dalam hidup-Nya,

Maka kata Yesus:
“Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,
dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri,
tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.

Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku.
Ia tidak membiarkan Aku sendiri,
sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”
(Yohanes 8:28)

5) bahwa Ia memiliki otoritas untuk mengampuni dosa manusia,

Lalu Ia berkata kepada perempuan itu:
“Dosamu telah diampuni.”

Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka:
“Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?”
(Lukas 7:48-49)

 6) bahwa Ia adalah Juruselamat Dunia dan Sang Penebus Dosa

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum;
barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman,
sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
(Yohanes 3:17-18)

Ayat - Matius

7) bahwa Ia memiliki otoritas atas hari Sabat,

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.
(Matius 12:8)

8) bahwa Ia lebih agung dan bijaksana, bahkan dibanding Raja Salomo, raja paling bijaksana yang pernah ada di bumi,

Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini
dan ia akan menghukumnya juga.
Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo,
dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!
(Matius 12:42)

 9) bahwa Ia adalah Terang Dunia

Akulah Terang Dunia

10) bahwa Ia berhak menentukan siapakah yang akan masuk ke dalam Kerajaan Allah,

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga
engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.
(Lukas 23:43)

 11) bahwa seseorang dapat berdoa kepada-Nya, di dalam nama-Nya, dan Ia memiliki hak dan kuasa untuk menjawab doa tersebut,

Ayat - Yohanes

12) bahwa dengan mengatakan Yohanes 14:14, secara tidak langsung Ia menyatakan bahwa diri-Nya Maha Tahu sebab Ia harus Maha Tahu untuk  mengetahui siapa saja yang berdoa, kapan mereka berdoa, dari mana doa itu dipanjatkan, dan apa isi doa itu; serta Maha Kuasa sebab Ia harus Maha Kuasa untuk dapat menjawab dan mengabulkan permohonan yang datang kepada-Nya dari segala zaman dan segala penjuru dunia,

13) bahwa  Ia adalah Sang Jalan, Sang Kebenaran, dan Sang Hidup dan satu-satu-Nya jalan kepada Allah,

Ayat - Yohanes 14 6

14) bahwa di surga, Ia adalah Raja,

Jawab Yesus: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”

Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?”

Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja.
Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini,
supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran;
setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”
(Yohanes 18:36-37)

15) bahwa sebelum dunia ini ada, Ia telah berbagi kemuliaan dan keagungan yang sama dan satu bersama dengan Allah,

Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri
dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu
sebelum dunia ada
.
(Yohanes 17:5)

 16) bahwa mengenal-Nya dan taat kepada-Nya adalah kehidupan yang kekal bagi orang-orang percaya,

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,
satu-satunya Allah yang benar,
dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
(Yohanes 17:3)

Ayat - Yohanes17) bahwa Ia adalah Anak Allah dan Ia memerintah dunia ini bersama-sama dengan Allah,

Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.

Kata mereka semua: “Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?”
Jawab Yesus: “Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah.”
(Lukas 22:69)

18) bahwa mengenal dan melihat-Nya adalah sama dengan mengenal dan melihat Allah sendiri,

Ayat - Yesus

Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa;
(Yohanes 14:7 & 9)

19) bahwa Ia dan Allah adalah satu,

Ayat - Yesus

terangkat ke sorga secara ajaib dengan disaksikan oleh murid-murid-Nya.

Itulah alasan mengapa kita berlibur hari ini. Ia, yang hidup di muka bumi ini sekitar 2000 tahun yang lalu, yakni Ia, yang mengucapkan hal-hal yang besar dan mencengangkan itu, Ia terangkat kembali ke sorga. Ya, kita menikmati hari libur sebab kita memperingati hari kenaikan-Nya kembali ke dalam Kerajaan Sorga.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Siapakah orang itu?
Dalam bahasa Yunani, Ia disebut Yesus.
Ia sendiri bernama Yeshua yang berarti TUHAN adalah keselamatan.

Apakah Ia adalah Tuhan? Itu merupakan salah satu pertanyaan paling besar di sepanjang masa.
Beberapa orang percaya bahwa Ia bahkan tidak pernah ada.
Beberapa orang percaya bahwa Ia pernah ada tetapi Ia adalah penipu dan pengajar sesat.
Beberapa orang percaya bahwa Ia pernah ada dan Ia adalah seorang guru moral yang baik.
Beberapa orang percaya bahwa Ia pernah ada dan Ia adalah nabi yang diutus oleh Allah, tidak lebih dari itu.

Beberapa orang, yakni orang Kristen,
percaya bahwa Ia pernah ada
dan Ia adalah apa yang Ia sendiri katakan, yakni apa yang bisa kita lihat di atas.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Banyak orang berkata bahwa Yesus tidak pernah menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan.
Apakah itu benar?

Orang-orang Kristen yang sejati dan fair akan berkata bahwa memang benar Yesus tidak pernah berkata, “Aku adalah Tuhan.” Namun, jika engkau memberi mereka kesempatan, mereka akan menjelaskan kepadamu bagaimana Yesus, melalui berbagai cara, baik jelas maupun samar-samar, baik langsung maupun tidak langsung, menyatakan bahwa Ia adalah Tuhan. Apakah engkau menghendaki satu contoh sebagai bukti? Mari kita ambil satu saja contoh dari klaim yang pernah Ia katakan mengenai diri-Nya.

Bagaimana kau menyebut Pribadi yang memiliki segala kuasa dan otoritas di sorga dan di bumi? Apakah pendapatmu tentang Dia ketika Ia berkata:

Ayat - Yesus 2Sekarang, katakanlah kepadaku…
Apakah saat itu Yesus sedang menyatakan diri sebagai seorang guru?
Apakah saat itu Ia sedang meng-klaim diri sebagai seorang nabi?

Renungkanlah apa yang Ia katakan dan izinkanlah aku mengatakan hal ini:
Ketika seseorang mengatakan bahwa ia adalah penguasa sorga dan bumi, maka kita akan berkata bahwa orang itu sedang meng-klaim diri sebagai Tuhan. Dan tahukah engkau? Itulah yang Yesus lakukan saat itu. Tidak ada satu orang gurupun yang memiliki kuasa di bumi ini. Demikian pula, tidak ada seorang nabipun yang memiliki kuasa di sorga. Namun, Yesus meng-klaim diri-Nya sebagai penguasa sorga dan bumi. Apakah artinya itu? Artinya sederhana, Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan. Ia menyatakan diri jauh lebih besar, jauh lebih agung, dan jauh lebih mulia mulia dibanding guru dan nabi manapun. Ia menyatakan bahwa Ia, bersama-sama dengan Allah Bapa, menguasai dan memerintah atas sorga dan seisi dunia ini.

Jika demikian, mengapa Yesus tidak pernah secara langsung berkata, “Aku adalah Tuhan”?
Sebab saat itu, bangsa Israel memiliki konsep dan pemahaman yang salah terhadap Tuhan dan maksud kedatangan Yesus ke dunia ini sangat bertentangan dengan pemahaman bangsa Israel itu. Bagaimanakah konsep orang Yahudi saat itu tentang Allah? Mereka menganggap bahwa Allah hanyalah untuk mereka dan bukan untuk bangsa-bangsa lain. Pemahaman yang demikian sangatlah bertentangan dengan apa yang Tuhan Yesus ajarkan.

Tidak hanya itu, mengapa Yesus tidak pernah secara langsung berkata, “Aku adalah Tuhan”? Sebab apa yang pernah Ia sendiri katakan:

Ayat - Matius 20 28

Ya, Ia datang ke dunia ini bukan untuk dilayani, melainkan untuk merendahkan diri dan melayani umat manusia yang berdosa. Adakah orang yang akan percaya ketika Ia mengaku bahwa Ia adalah Tuhan sementara Ia menempatkan diri-Nya sebagai seorang pelayan?

Lihatlah Dia!
Ia datang ke Yerusalem dengan menunggangi seekor keledai pertanda kerendahan hati-Nya.
Apakah orang-orang akan percaya ketika Ia berkata, “Aku adalah Tuhan”?

Lihatlah Dia!
Ia membasuh kaki murid-murid-Nya.

Jesus Wash Disciple Feet

Cobalah saat ini engkau bayangkan bahwa Allah yang Maha Kuasa dan Maha Kudus datang kepadamu dan hendak membasuh kakimu. Dapatkah kau membayangkannya? Jika kau tidak dapat membayangkannya, kemungkinan besar itu karena kau telah salah mengerti dan mengenal Tuhan yang benar. Dan itulah yang menjadi permasalahan besar pada orang Israel waktu itu. Mereka tidak mengenal Allah. Mereka tidak mengenal-Nya. Mereka tentu tidak akan terima dengan pemikiran bahwa Allah rela merendahkan diri-Nya dan membasuh kaki umat-Nya. Mereka tentu tidak akan percaya kepada Kristus sekalipun apabila Ia, secara verbal dan tidak ambigu, berkata bahwa Ia adalah Tuhan. Itulah sebabnya, tidak ada gunanya bagi Yesus untuk mengatakan, “Aku adalah Tuhan” selagi bangsa Israel sama sekali tidak mengenal isi hati-Nya yang penuh belas kasih dan kelemahlembutan.

Dan alasan paling utama, menurutku, mengapa Yesus tidak pernah mengatakan, “Aku adalah Allah” adalah ini:
Sebab Ia datang untuk MATI bagi orang-orang berdosa.

Sama sekali tidak berguna bagi Yesus untuk secara langsung berkata, “Aku adalah Tuhan” jikalau dunia ini sama sekali tidak mengenal Tuhan yang benar. Sama sekali tidak berfaedah bagi Yesus untuk mengucapkan kata demi kata, “Aku adalah Tuhan” apabila dunia ini tidak mengerti bahwa Allah begitu mengasihi manusia dan betapa Ia prihatin melihat dosa-dosa umat-Nya sehingga Ia rela mati untuk menebus dosa-dosa mereka. Bagi Yesus, ketika Ia melayani di bumi 2000 tahun yang lalu, adalah lebih mendesak untuk mengatakan bahwa Ia rela untuk mati demi dosa dunia dibanding mengatakan “Aku adalah Tuhan.” Mengapa? Sebab hanyalah ketika seseorang mengerti makna kematian-Nya di atas kayu salib, barulah orang itu dapat mengerti dan mengenal Allah yang sejati serta berkata di dalam hatinya seperti Ayub,

Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau,
tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
(Ayub 42:5)

Ya, tanpa mengetahui bahwa Allah rela mati demi umat-Nya, manusia tidak akan pernah mengenal Allah yang benar. Dan lebih jauh dari itu, apabila engkau tidak percaya bahwa Allah rela mati untukmu secara pribadi, kau tidak akan pernah mengenal-Nya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kini…
Apakah engkau percaya kepada-Nya?

Apakah engkau mau datang kepada Dia yang berkata?

Ayat - Tidak akan dibuang

Apakah hatimu bingung?
Apakah hatimu bimbang tentang apa yang benar?
Apakah jiwamu haus akan kepastian namun kau belum menemukannya?
Apakah hatimu merasakan kekosongan yang belum pernah terpuaskan oleh apapun?
Jika “YA”, dengarlah apa janji-Nya dan apa yang Ia katakan mengenai diri-Nya:

1401924_10152527050538520_1826653401234859087_o

Ya, Ia akan memberikan kelegaan di dalam relung hatimu.
Ia akan menganugerahkan kepadamu damai sejahtera yang tidak akan pernah dapat diberikan oleh dunia ini (Yohanes 14:27).

Dan terakhir…

Allah memberikanmu hanya satu kehidupan. Dan di dalam kehidupan ini, kau HARUS menemukan jawaban untuk jiwamu tentang siapakah Yesus Kristus. “Siapakah Kristus,” itulah pertanyaan paling penting dalam hidupmu. Mengapa?
Sebab kau hanya memiliki satu kehidupan dan setelah kehidupan yang sementara ini berakhir, kau harus menghadapi penghakiman Allah untuk menentukan apakah kau akan melewati kekekalan di kerajaan sorga atau neraka. Dan oleh sebab itu, dengan penuh kasih dan hormat untukmu dan dengan segala kerendahan hati, izinkanlah aku membagikan klaim-Nya yang satu ini:

Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur
dan melontarkan cahayanya sampai ke barat,
demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
(Matius 24:27)

Ya, Ia akan datang kembali ke dunia ini untuk yang ke-dua dan yang terakhir kalinya. Ketika hari yang agung itu tiba, Ia tidak akan lagi datang sebagai bayi yang kecil dan lemah di kandang domba di Betlehem, Ia akan datang sebagai Raja di atas segala raja. Ketika hari yang dahsyat itu tiba, Ia tidak lagi datang sebagai Mesias yang ditolak, yang memikul salib, dan yang mengorbankan diri-Nya di Bukit Kalvari untuk menjadi tebusan bagi dosa umat manusia, melainkan Ia akan datang sebagai Tuhan Semesta Alam yang berotoritas untuk menyelamatkan jiwa seseorang dan mengundangnya ke dalam Kerajaan-Nya atau melemparkan orang itu untuk menderita dan mati selama-lamanya di dalam api yang tidak akan pernah padam.

Jika engkau menolak untuk percaya kepada-Nya,
apakah perlindunganmu ketika Allah mengadilimu di dalam segala kesempurnaan-Nya?
Apakah kau hendak bergantung pada kebaikan dan ibadahmu?

Namun, jika engkau percaya kepada-Nya, kau akan hidup
sebab segala cela dan dosamu telah ditanggung-Nya, 2000 tahun yang lalu, di atas salib.
Dan segala kesempurnaan-Nya akan Ia pakaikan kepadamu
dan oleh kebenaran dan kekudusan-Nya, kau akan diampuni dihadapan Allah Bapa.

Robe-e Amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s