Kristus dan Tuduhan terhadap Kejadian 1-2

Bridges

Terutama semenjak kurang lebih 200 tahun yang lalu, yakni sejak berkembangnya historical criticism atau higher criticism, Kekristenan tiada henti menerima serangan dari orang-orang yang mengatakan bahwa Alkitab bukanlah wahyu dari Allah dan tidak lebih dari sebuah buku kuno yang dikarang oleh manusia dan yang mengandung error. Ada banyak argumen yang diajukan dalam menuduh keakuratan Alkitab. Beberapa argumen sangat mudah untuk dijawab sementara beberapa argumen lain relatif lebih susah.

Namun, jika kita menelusuri diskusi dan perdebatan yang berlangsung hingga saat ini dengan seksama, maka kita perlu bersyukur kepada Allah sebab Ia menguatkan hamba-hamba-Nya, yakni para teolog, sejarawan, dan apologist Kristen, sehingga mereka mampu membela kebenaran Alkitab dengan sangat baik di hadapan mereka yang mengritiknya habis-habisan. Kita, sebagai orang-orang yang masih awam dalam topik ini, memang mungkin tidak dipanggil oleh Allah untuk berkecimpung lebih jauh tetapi hal itu tidak berarti bahwa kita dapat acuh tak acuh dengan segala tuduhan yang dilayangkan untuk meruntuhkan kebenaran Alkitab. Jika kita diberkati oleh Allah dengan waktu dan kapasitas berpikir yang memadai untuk memikirkan hal-hal itu, mengapa kita tidak menggunakannya untuk berpikir dan mencari tahu?  Firman Tuhan juga berkata:

Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.
(1 Petrus 3:15)

Ya, firman ini menegaskan kepada kita bahwa kita semua, sebagai murid-murid Kristus, memiliki panggilan yang sama untuk “memberi pertanggungan jawab” kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kita tentang pengharapan yang ada pada kita. Hal ini berarti bahwa kita dipanggil untuk memahami Alkitab, membela kebenaran Alkitab, dan untuk menjelaskannya dengan baik kepada mereka yang mempertanyakannya kepada kita. Dan untuk dapat membela Alkitab dari berbagai serangan dan tuduhan, tentu saja kita perlu tahu serangan dan tuduhan seperti apa yang sering diarahkan kepada Alkitab. Menjadi acuh tak acuh terhadap serangan para pendakwa kebenaran bukanlah pilihan yang Allah berikan ke hadapan kita.

Chandler

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mengenai Kejadian 1 dan Kejadian 2

Salah satu hal yang sering menjadi fokus tuduhan terhadap kebenaran Alkitab adalah catatan mengenai penciptaan dunia ini. Di dalam Alkitab, penciptaan alam semesta ditulis di dalam Kejadian 1 dan Kejadian 2. Jika kita membaca bagian ini secara sekilas, memang akan terlihat adanya perbedaan dalam rincian urutan penciptaan. Namun, kita tahu bahwa Alkitab tidak pernah berkontradiksi di dalam dirinya. Mengapa demikian? Sebab Alkitab adalah firman Allah (2 Timotius 3:16, 2 Petrus 1:20-21) dan Allah bukanlah sumber kontradiksi melainkan sumber kebenaran.

Jadi, bagaimana kita memandang perbedaan pada Kejadian 1 dan Kejadian 2? Sebenarnya cukup mudah. Kejadian 1 menceritakan penciptaan dunia ini secara umum sementara Kejadian 2 menjelaskan penciptaan alam semesta secara lebih detil. Perbedaan yang terlihat di dalam kedua pasal tersebut masih sangat jauh dari cukup untuk dapat dikatakan sebuah kontradiksi. Keduanya tidak berkontradiksi, justru saling melengkapi.

Adapun pembahasan kita kali ini tidak ditujukan untuk mengeksposisi kedua pasal tersebut. Pembahasan singkat kita kali ini hanya ditujukan untuk melihat bagaimanakah Tuhan kita Yesus Kristus memandang perbedaan ini dan bagaimana Ia menyikapinya. Kita sering bertanya, “What would Jesus do?” jika Ia berada di dalam situasi pelik yang kita alami. Itulah yang akan kita lakukan kali ini.

Lalu, bagaimana Tuhan kita memandang perbedaan ini dan bagaimana Ia menanggapinya? Hal itu dapat kita lihat dari bagian firman Tuhan berikut:

Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Iapun menyembuhkan mereka di sana. Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: “Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?”
(Matius 19:1-3)

Nah, mari kita menyaksikan betapa sederhananya respon Tuhan kita. Apa yang Ia sampaikan akan sangat membantu kita dalam memandang Kejadian 1 dan Kejadian 2. Dengarlah jawaban-Nya atas pertanyaan orang-orang Farisi itu.

Jawab Yesus:
“Tidakkah kamu baca,
bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula
menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

Dan firman-Nya:
Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya
dan bersatu dengan isterinya,
sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.”
(Matius 19:4-6)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Apakah yang baru saja Tuhan Yesus sampaikan?
Ya, Ia memberikan jawaban dengan mengutip baik Kejadian 1 dan Kejadian 2.

“bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan”

merupakan petikan dari Kejadian 1 ayat 27

sementara

“Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.”

merupakan petikan dari Kejadian 2 ayat 24.

Sederhana, bukan? Ya, sangat sederhana. Demikianlah cara Tuhan Yesus menanggapi apa yang dianggap kontradiksi ini. Ia mengutip baik dari Kejadian 1 maupun Kejadian 2, menggabungkannya menjadi satu buah jawaban dan dengan demikian menunjukkan kepada kita bahwa Ia mengakui kebenaran Kejadian 1 dan Kejadian 2.

Sekali lagi, tulisan ini tidak ditujukan untuk membela keakuratan Kejadian 1 dan Kejadian 2 dengan mengeksposisinya secara lebih rinci. Tujuan dari tulisan ini hanyalah satu, yaitu untuk mengingatkan kepada kita bahwa Tuhan kita Yesus Kristus dapat diandalkan dalam kondisi apapun, termasuk dalam menjawab tuduhan-tuduhan terhadap Alkitab seperti ini. Tuhan Yesus berkali-kali berkata:

Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini,
supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran;
setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”
(Yohanes 18:37)

Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran kepadamu,
kamu tidak percaya kepada-Ku.
(Yohanes 8:45)

Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan kamu akan mengetahui kebenaran,
dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
(Yohanes 8:31-32)

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
(Yohanes 1:14)

Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
(Yohanes 14:6)

Ayat - Matius 24 35

Ya
Tuhan kita Yesus Kristus memberi kesaksian tentang kebenaran.
Ia mengatakan kebenaran.
Firman-Nya adalah kebenaran.
Ia penuh kasih karunia dan kebenaran.
Ia adalah kebenaran.

Kebenaran, itulah yang kita butuhkan. Kita tidak bergantung pada dongeng, opini, atau hipotesis. Semua itu berubah dan akan terus berubah. Apa yang kita butuhkan adalah kebenaran. Kebenaran itu mutlak dan tidak pernah berubah. Dan kebenaran itu ada pada Kristus Yesus, Tuhan kita. Oleh sebab itu, marilah kita mengarahkan hati kita kepada-Nya dan menaruh harap kita hanya pada-Nya. Biarlah kita percaya kepada-Nya dan kepada firman-Nya sehingga kita memiliki hidup yang dibangun di atas dasar kebenaran yang teguh, sempurna, kekal, dan tidak berubah, yang di atasnya juga telah berdiri para pendahulu kita yang mendedikasikan hidupnya untuk membela kebenaran firman Allah dan yang mengakhiri hidupnya dengan baik, sekalipun ada begitu banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak atau belum dapat kita jawab dengan baik.

Ayat Mazmur 119 89

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s