Kasih yang Seutuhnya

Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda:

Ya Allah,
Engkaulah Allahku,
aku mencari Engkau,
jiwaku haus kepada-Mu,
tubuhku rindu kepada-Mu,
seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.
(Mazmur 63:1-2)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mazmur 63 merupakan nyanyian dari seseorang yang mengasihi Allah
dengan keseluruhan dirinya.

“Jiwaku haus kepada-Mu.
Tubuhku rindu kepada-Mu.”

Dengarlah!
Daud mengasihi Allah tidak hanya di dalam jiwanya.
Daud mengasihi Allah bahkan hingga sekujur tubuhnya merasa rindu.

Kasih yang istimewa.
Kasih yang total.
Kasih yang seutuhnya.
Kasih yang sejati.
Apakah kasih yang demikian ada di hati setiap kita?

Itulah kasih dari Daud, seorang yang berkenan di hati Allah (Kisah Para Rasul 13:22).
Itulah kasih yang Allah cari di hati anak-anak-Nya.

Dan kasih yang demikian, ada pada Gembala dan Pemelihara jiwa kita.
Kasih yang demikian dimiliki oleh Tuhan dan Juruselamat kita untuk setiap kita.

Untitled

Lihatlah!
Ia tidak hanya mengasihi dengan hati-Nya.
Ia mengasihi kita dengan tubuh-Nya.

Dialah Kristus Yesus, Tuhan kita.
Tiada Tuhan seperti Dia.

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib,
supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran.
Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Sebab dahulu kamu sesat seperti domba,
tetapi sekarang kamu telah kembali kepada Gembala dan Pemelihara jiwamu.
(1 Petrus 2:24-25)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s