4. Waktu dan Produktivitas

Bagaimanakah seharusnya orang Kristen menggunakan waktu?
Harus se-produktif apakah orang Kristen hidup?

Hanya ada satu jawaban untuk itu:

Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus,
tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu,
maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
(Yohanes 21:25)

Tuhan kita, ketika Ia hidup di muka bumi ini sebagai manusia, hanya melakukan pelayanan-Nya selama tiga tahun. Ia bahkan hanya berusia tiga puluh tiga tahun sebelum akhirnya Ia meninggalkan dunia ini. Apakah yang bisa seseorang lakukan di dalam rentang waktu yang sesingkat itu? Sejarah mencatat dan masa depan akan menjawab bahwa hanya ada sedikit orang yang dapat melakukan banyak hal signifikan untuk dunia ini dalam waktu dan usia yang sedemikian pendek. Tetapi tidak demikian halnya dengan Tuhan kita. Dalam waktu dan usia yang singkat, Ia dapat melakukan banyak hal, begitu banyak hal hingga seandainya semua itu ditulis satu per satu di atas kertas atau di atas permukaan apapun yang di atasnya dapat ditulis sesuatu, agaknya alam semesta ini tidak dapat menampungnya.

Ya, Tuhan kita, Yesus Kristus, adalah orang yang paling menghargai waktu sepanjang masa. Ia adalah orang yang paling produktif sepanjang masa. Dunia ini tidak cukup luas untuk memuat catatan tentang Dia dan pekerjaan-Nya. Bibir semua yang dapat berbicara di alam raya ini tidak cukup banyak untuk menceritakan tentang buah dan karya-Nya. Ia adalah Tuhan yang melakukan semua itu untuk umat-Nya. Dan karena kita diselamatkan untuk menjadi serupa dengan Dia (Roma 8:29, 2 Korintus 3:18), maka kita juga harus sangat menghargai waktu dan menghendaki serta mengejar hidup yang produktif dan berbuah (Yohanes 15:8) di dalam waktu singkat yang telah Allah anugerahkan kepada setiap kita. Dengan perkataan lain, karena Kristus adalah Awal hidup kita, Jalan hidup kita, dan Tujuan hidup kita, maka kita juga dipanggil dan dipersiapkan oleh Allah untuk hidup sebagai orang-orang yang paling disiplin dan paling produktif di dunia ini.

Spurgeon (2)

Bagaimanakah cara kita menghidupi hidup yang sedemikian disiplin dan berbuah? Hikmat dunia ini tidak akan dapat memberi jawabannya untuk kita. Hanyalah firman Tuhan yang hidup yang mampu menerangi hati dan pikiran kita serta menunjukkan kepada kita bagaimana caranya. Kita dapat hidup seperti Kristus, jika:

  • Kita juga dikuatkan oleh Roh yang menguatkan Kristus, yakni Roh Kudus (Lukas 3:21-22; Markus 1:12; Yesaya 11:1-3; Yesaya 61:1; Kisah Para Rasul 1:8)
  • Kita juga memakan makanan yang dimakan oleh Kristus, yaitu melakukan kehendak Allah dan menyelesaikan pekerjaan-Nya (Yohanes 4:34)
  • Kita hidup di dalam Kristus dan berdoa di dalam nama Kristus (Yohanes 15:1-8)

Dengarlah firman Tuhan kita:

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak,
sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,
mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan,
yaitu jika kamu berbuah banyak
dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
(Yohanes 15: 5, 7-8)

“dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku”
Bukankah itu panggilan terindah yang ingin kita dengar dari bibir Tuhan kita?

Segala kemuliaan hanyalah bagi Tuhan dan Rajaku, Yesus Kristus.
Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s