Orang Israel yang Sejati

Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu.

Lalu kata orang itu: “Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” Sahut Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.” Bertanyalah orang itu kepadanya: Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”

Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”
(Kejadian 32:24-28)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

MLJ (2)

Ini merupakan bagian firman Tuhan yang sangat indah di mana untuk pertama kalinya kita menemukan nama “Israel”. Setelah momen pertama ini, nama Israel masih akan disebut sebanyak 2346 kali lagi di dalam Alkitab.

Siapakah orang Israel itu sebenarnya? Ada banyak sudut pandang yang dapat memberi jawaban tentang siapa orang Israel. Ada yang akan menjawab bahwa orang Israel adalah warga Negara Israel saat ini. Ada yang akan menjawab bahwa orang Israel adalah mereka yang memiliki hubungan darah dengan Yakub yang diberi nama Israel oleh TUHAN Allah. Kedua jawaban itu benar jika ditinjau dari sudut pandangnya masing-masing. Namun, di dalam bagian firman ini, Allah memberitahu kita tentang karakteristik orang Israel yang sejati menurut sudut pandang-Nya. Seperti apakah tanda-tanda dari seorang Israel yang sejati? Firman Tuhan mengatakan bahwa:

1) Ia adalah orang yang bergumul atau bergulat dengan Allah (Kejadian 32:24). Ia berdoa kepada Allah dan Allah berbicara kepada-Nya.

2) Seperti Yakub, ia bergulat dengan-Nya “sampai fajar menyingsing” (Kejadian 32:24). Ia berdoa kepada Allah dengan tidak putus-putusnya. (1 Tesalonika 5:17)

3) Ia rendah hati dan bergantung total kepada Allah. Ia tahu bahwa ia membutuhkan-Nya. Bersama-sama dengan Yakub, ia senantiasa memohon kepada Allah hari demi hari, “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku. (Kejadian 32:26)”

4) Ia menyerahkan hak penuh kepada Allah untuk “mengubah namanya” dan memberinya suatu identitas yang baru yang sangat berbeda dengan identitasnya sebelumnya. Sama seperti ada perbedaan yang jauh antara nama Yakub dan Israel, demikian pula identitas baru dari seorang Israel yang sejati sangat berbeda dengan identitasnya sebelumnya. (Kejadian 32:28)

5) Ia menerima jaminan dari Allah sendiri bahwa ia akan menang. (Kejadian 32:28)

Perjanjian Baru membuka rahasia bahwa orang Israel yang sejati, yakni keturunan Abraham yang sebenarnya di mata Allah, adalah setiap orang yang percaya dan diselamatkan di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Dengan perkataan lain, orang Kristen adalah orang Israel yang sejati. Merekalah keturunan Abraham, bukan di dalam daging, melainkan di dalam iman (Galatia 3:7). Sunat mereka bukanlah sunat lahiriah, melainkan sunat hati (Roma 2:28-29). Hukum Taurat mereka tidak ditulis di atas loh batu melainkan loh akal budi dan hati mereka (Yeremia 31:33, Ibrani 8:10, Ibrani 10:16). Bait Allah mereka bukanlah sebuah gedung seperti yang dikenal oleh orang Israel di zaman Alkitab, melainkan jemaat, gereja, atau tubuh Kristus, yang tidak lain adalah kumpulan orang-orang yang percaya dan diselamatkan di dalam Tuhan Yesus Kristus (2 Korintus 6:16). Air pentahiran mereka adalah Roh Kudus (Yehezkiel 36:25-27, Yohanes 3:5). Korban untuk keselamatan mereka bukanlah binatang; nabi, imam, dan raja mereka bukanlah manusia yang dapat melakukan salah, melainkan Tuhan kita, Yesus Kristus, yang adalah Satu dengan Bapa (Yohanes 10:30). Ya, orang Kristen yang sejati, merekalah orang Israel yang sejati.

Kini, pertanyaannya:
“Apakah tanda-tanda Israel yang sejati itu ditemukan di dalam hati dan hidup kita?”

Apakah kita berdoa dan bergumul dengan Allah? Apakah doa dan pergulatan kita dengan-Nya itu berlangsung terus menerus, hari demi hari, atau hanya sesaat saja? Apakah kita sungguh-sungguh mengaku bahwa kita membutuhkan-Nya? Apakah kita, seperti seorang pengemis, benar-benar desperate dan helpless tanpa-Nya? Pernah kita berseru kepada-Nya di dalam kerendahan hati dan ketulusan, “Jangan tinggalkan aku ya TUHAN!” atau “Aku tidak akan membiarkan Engkau pergi dariku!”? Sudahkah kita memberi kebebasan penuh kepada-Nya untuk mengganti nama, identitas, dan natur kita? Sudahkah kita berani menunjukkan kepada dunia “nama” baru kita itu atau kita hanya menyembunyikannya sebab kita malu dan takut orang-orang mengetahuinya? Sudahkah kita menerima, mengamini, bersandar, dan bersyukur akan jaminan kemenangan yang Ia janjikan?

Itulah karakteristik dari orang Israel yang sejati. Itulah tanda-tanda dari umat Allah. Pengemis yang beroleh kemuliaan di hadapan Allah, mereka  itulah umat yang dipimpin dan digembalakan oleh Raja dan Gembala Israel yang sejati, yaitu Tuhan kita, Yesus Kristus.

MacArthur

Biarlah kidung ini senantiasa menjadi seruan dari hati kita yang terdalam:

Ya Tuhan, tiap jam ‘ku memerlukanMu,
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh.

 Ya Tuhan, tiap jam dampingi hambaMu;
jikalau Kau dekat, enyah penggodaku.

Ya Tuhan, tiap jam, di suka-dukaku,
jikalau Tuhan jauh, percuma hidupku.

Ya Tuhan, tiap jam ajarkan maksudMu;
b’ri janjiMu genap di dalam hidupku.

Ya Tuhan, tiap jam kupuji namaMu;
Tuhanku yang kudus, kekal ‘ku milikMu!

 Reff:

Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
‘ku datang, Jurus’lamat, berkatilah!

Pada akhirnya, kita semua, orang-orang percaya, akan sampai pada kesimpulan yang sama dengan apa yang Luther ucapkan sebelum Tuhan Yesus menjemputnya pulang ke rumah-Nya untuk selamanya:

Luthers

Semoga Tuhan kita Yesus Kristus senantiasa menguatkan dan menyadarkan kita sembari Ia menggembalakan kita untuk sampai kepada pengakuan iman ini.

Terpujilah nama-Nya senantiasa.
Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s