Kobarkanlah Karuniamu

Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah
yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,
melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
(2 Timotius 1:6-7)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

odb

Allah memberikan kepada kita karunia-Nya. Apakah karunia Allah itu? Karunia Allah adalah kebaikan Allah yang dicurahkan-Nya kepada manusia bukan karena manusia layak menerimanya tetapi karena Allah, menurut karakter-Nya yang penuh kasih dan menurut rencana-Nya yang kekal, memutuskan bahwa Ia akan beranugerah kepada manusia.

Allah begitu murah hati memberi karunia-Nya kepada manusia yang sama sekali tak layak menerimanya. Namun, kepada setiap orang yang telah menerima karunia tersebut, yang dijadikan-Nya umat gembalaan-Nya, Allah melakukan hal yang lebih lagi. Ia memberikan kepada mereka kesempatan, kehendak, dan kuasa untuk, tidak hanya menerima dan menikmati karunia tersebut, tetapi juga mengobarkannya.

Ya, kita memang tidak dapat melakukan apapun untuk membuat diri kita layak atau mampu menerima karunia dari Allah. Tetapi, perhatikanlah perkataan rasul Paulus, “Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.” Inilah berita yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap orang yang percaya: Kita dapat memilih mengobarkan karunia tersebut atau tidak.

Kobarkanlah karunia Allah dan janganlah padamkan Roh (1 Tesalonika 5:19). Jangan pernah biarkan hatimu kuatir atau gundah oleh segala tantangan yang kau temui baik di luar maupun di dalam dirimu. Setiap dari kita sangat membutuhkan ketiga hal ini: (1) kekuatan untuk terus bekerja dan tetap bertahan, (2) kasih untuk tidak berfokus kepada diri sendiri tetapi kepada Tuhan Yesus Kristus, kepada amanat agung-Nya, dan kepada orang lain yang butuh pertolongan kita serta butuh mendengar kabar baik Injil dari mulut kita, serta (3) ketertiban untuk menggunakan waktu, kesehatan, talenta, serta sumber daya yang telah Allah percayakan kepada kita dengan bijaksana. Dan kabar baiknya adalah Allah telah menyediakan semua itu bagi kita. Perhatikanlah kata Paulus: Allah tidak memberi kita roh ketakutan melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.

Itulah karunia Allah bagi setiap kita yang percaya dan bersandar penuh kepada Tuhan Yesus Kristus. Kita bisa mengobarkan karunia tersebut hingga terus menyala, membara dan membakar hati kita sepenuhnya menjadi korban persembahan yang harum bagi-Nya tetapi kita juga bisa membiarkannya begitu saja; api kecil yang hampir-hampir tiada berguna bagi Allah dan bagi jiwa-jiwa, tidak menghangatkan siapapun, tidak membakar apapun, dan terancam padam oleh terpaan angin dunia.

Yang mana yang akan kau pilih? Apakah kau akan memilih diam di dalam ketakutan dan kemalasan, berfokus hanya kepada urusan-urusan pribadimu, dan membuktikan bahwa imanmu adalah iman yang mati? Ataukah kau akan mengobarkan karunia Allah yang ada di dalammu dan pergi keluar untuk mengerjakan sesuatu demi kemuliaan-Nya yang telah memberikan segala yang baik, bahkan Anak-Nya yang adalah Keselamatan dan Hidup kita, kepada kita?

tozer

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s