Kengerian Dosa

img_6973467433325

Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” (Kejadian 4:6-7)

Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. (Roma 1:27-28)

Dibandingkan dengan apapun, hal yang paling berbahaya bagi manusia adalah melakukan dosa. Ketika manusia berdosa, ia diperhadapkan dengan dua konsekuensi yang mengerikan, yaitu:

  • Dosa berikutnya sudah mengintip di depan pintu hati orang tersebut. Dosa ini begitu menggodanya. Tuhan memerintahkan orang itu untuk berkuasa atas dosa tersebut (Kejadian 4:6-7) namun jika kuasa Allah tidak ada pada orang tersebut, maka selamanya orang itu akan menjadi hamba dari dosa-dosanya sendiri (Yohanes 8:34).
  • Allah yang adil memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kepada orang tersebut dengan menyerahkannya kepada dosa berikutnya sehingga semakin lama orang itu akan semakin tenggelam dan dikuasai oleh dosa-dosanya sendiri. (Roma 1:27-28)

Oh, betapa mengerikannya dosa itu. Biarlah kita sebagai orang percaya menjadi sama seperti Yusuf yang segera lari jauh-jauh dari istri Potifar yang menggodanya untuk melakukan hubungan yang dibenci oleh Allah (Kejadian 39:12), marilah kita menghidupi apa yang Pemazmur nyanyikan: “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau (Mazmur 119:11).” , dan hendaklah kita memanjatkan doa yang Tuhan Yesus Kristus ajarkan kepada setiap kita: “Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat (Matius 6:13).” Di atas semua itu, marilah kita menaruh iman dan pengharapan kita kepada Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, yang telah mati dengan mencurahkan darah-Nya di atas kayu salib demi menebus kita dan menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita (Matius 26:28 & Matius 1:21).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s