Pergilah!

parsons

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
(Kejadian 12:1-3)

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
(Matius 28:18-20)

Kehendak Allah bagi Abraham adalah supaya Ia menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi (Kejadian 12:1-3). Kehendak Kristus bagi para rasul-Nya adalah supaya mereka juga menjadi berkat bagi semua bangsa (Matius 28:18-20).

Kita sebagai orang-orang percaya pada saat yang bersamaan merupakan anak-anak Abraham, yang adalah Bapa orang beriman (Galatia 3:7), dan murid-murid Kristus. Allah juga memiliki kehendak yang sama untuk hidup kita, sebagaimana kehendak-Nya bagi Abraham dan para rasul, yakni supaya kita menjadi berkat bagi dunia ini. Dengan demikian, panggilan Allah yang berlaku bagi Abraham dan para rasul, juga berlaku bagi kita, yaitu “Pergilah!”.

“Pergilah!” itulah slogan orang Kristen. Itulah tema hidup kita. Tidak ada satupun orang percaya yang tidak pergi:

  • pergi dari hidup di dalam maut menuju hidup di dalam Tuhan Yesus Kristus,
  • pergi dari kegelapan menuju terang,
  • pergi dari zona nyaman menuju zona perang,
  • pergi dari golongan sendiri menuju orang-orang yang membutuhkan dan yang belum mengenal Tuhan,
  • pergi dari kemalasan menuju pelayanan,
  • pergi dari hidup untuk diri sendiri menjadi hidup bagi orang lain.

“Pergilah!” maka Allah akan menjadikan kita berkat bagi semua kaum.

“Pergilah!” maka Kristus akan menjadikan kita berkat bagi semua bangsa.

“Pergilah!” Namun, menghidupi panggilan itu tidaklah semudah mengucapkannya. Panggilan itu bukanlah panggilan untuk manusia jasmani. Panggilan itu adalah panggilan yang ajaib, panggilan yang supranatural, panggilan yang rohani, dan panggilan sorgawi. Panggilan itu hanya dapat dipenuhi jika kita beroleh kuasa dari Roh Kudus.

bright

Kiranya Allah senantiasa memenuhkan kita dengan kuasa Roh-Nya yang kudus dan yang menguduskan.
Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s