Siapa yang Boleh Datang kepada Tuhan

“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?”

“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan,
dan yang tidak bersumpah palsu.

Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN
dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia,
yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.”

(Mazmur 24:3-6)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Daud menanyakan pertanyaan paling penting di dalam hidup manusia: “Siapakah yang boleh datang kepada Allah dan tetap berdiri teguh di hadapan-Nya?” Dan karena Daud merupakan orang yang bergaul karib dengan Allah, ia tahu jawaban atas pertanyaannya itu. Ia tahu apa yang menjadi isi hati Allah. Inilah jawab Daud:

  • Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya: yakni orang yang hatinya bersih dari nafsu, pikiran, dan tujuan-tujuan yang tidak berkenan di hadapan Allah serta menyatakan perbendaharaan hati yang murni itu ke dalam perbuatan yang baik, sikap yang terpuji, dan etos kerja yang menjadi teladan.
  • Orang yang tidak tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan: yakni mereka yang menutup telinga, mata, dan hatinya dari bisikan iblis, rayuan dan godaan dunia, ajaran sesat para nabi dan profesor palsu, serta dari suara kedagingannya sendiri. Ia tahu bahwa semua itu adalah sumber penipuan yang memang pada awalnya terlihat sedap dan terdengar nikmat namun berakhir kepada kebinasaan. Hanya satu sumber hikmat dan otoritas baginya, yakni firman Allah.
  • Orang yang tidak bersumpah palsu: yakni mereka yang menyatakan iman dan pengabdian kepada Allah dan hingga akhir setia dan tekun untuk memelihara iman dan pengabdian tersebut sebagai harta paling berharga di dalam hidupnya.
  • Orang-orang yang menanyakan Dia dan mencari wajah-Mu: yakni mereka yang hidupnya ditandai dengan doa dan perenungan firman Tuhan. Namun, doa dan perenungan mereka tidaklah mekanik atau dijalankan hanya karena kebiasaan. Ada kehidupan di dalam doa dan perenungan mereka. Hati mereka menyimpan dan tangan mereka erat menggenggam janji Tuhan sementara mata mereka mereka buka untuk memandang wajah Tuhan di dalam setiap aspek hidup mereka. Mereka hidup coram Deo; mereka hidup di hadapan hadirat Allah.

Itulah deskripsi Daud tentang orang yang dapat datang kepada Allah dan bertahan di hadirat-Nya. Namun, kita tahu bahwa kita tidak memenuhi deskripsi tersebut. Kita memiliki cacat, kekurangan, dan noda di sana-sini.

Tangan kita tidak bersih; hati kita apalagi, kita tahu betapa jahatnya hati kita. Kita tidak berlari dari penipuan; seringkali kita dengan senang hati menyerahkan mata, telinga, dan hati kita kepada penipuan iblis, dunia, ajaran sesat, dan kepada hawa nafsu daging kita sendiri. Kita memang telah bersumpah kepada Allah untuk tetap percaya dan setia kepada-Nya namun kesaksian hidup kita seringkali menunjukkan cacat di dalam sumpah kita. Sumpah kita palsu atau dalam bahasa yang Yakobus gunakan, iman kita mati sebab perbuatan kita tidak menyatakan iman tersebut (Yakobus 2:17; 26). Kita memang berdoa dan kita memang membaca firman Tuhan namun di dalam prakteknya, kita seringkali mengandalkan hikmat dan kekuatan kita sendiri.

spurgeon-3

Di dalam semua itu, kita tidak dapat datang kepada Allah. Kita tidak akan mampu bertahan di hadapan hadirat-Nya yang kudus sebab Ia adalah api yang menghanguskan (Ibrani 12:29) sementara kita adalah ranting yang tidak berbuah (Yohanes 15:2). Tak satupun dari kita mampu melakukannya. Hanya ada satu Pribadi yang dapat melakukannya. Hanya ada satu Pribadi yang memenuhi semua deskripsi yang Daud berikan tanpa noda dosa setitikpun. Dialah yang kepada-Nya Allah berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan (Matius 3:17).”

Dialah Tuhan kita, Yesus Kristus. Dialah satu-satunya Pribadi yang mengasihi Allah tanpa cacat sedikitpun. Dialah satu-satunya Pribadi yang mengabdi dan taat kepada Allah tanpa satupun cela. Namun, justru Dialah yang menderita karena dosa manusia sebab demikianlah Allah berkenan untuk menjadikan Dia Jalan Keselamatan bagi mereka yang berdosa, yakni bagi mereka yang tidak punya harapan sedikitpun untuk “naik ke atas gunung TUHAN dan berdiri di tempat-Nya yang kudus”. Rasul Paulus berkata:

Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.

Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Korintus 5:18-21)

Percayalah kepada Yesus, hai orang-orang berdosa! Percayalah kepada-Nya, hai orang-orang yang mau naik ke atas gunung Tuhan dan berdiri di tempat-Nya yang kudus! Dan berilah dirimu didamaikan dengan Allah melalui Kristus yang menjadi Jembatan Perdamaian bagimu dengan Allah. Kristus yang tidak mengenal dosa telah diperlakukan oleh Allah layaknya orang berdosa karena kita, supaya di dalam Kristus kita dibenarkan oleh Allah dan di dalam Kristus, Allah memperhitungkan kita sebagai orang-orang yang empunya deskripsi yang Daud tuturkan sebab deskripsi itu ada pada Kristus dan deskripsi itupun dikenakan kepada kita sebagai jubah kebenaran yang dirajut dari benang iman.

Percayalah kepada Kristus yang adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup (Yohanes 14:6). Dialah Jalan menuju ke gunung TUHAN. Dialah Kebenaran yang menjadi penunjuk arah bagi kita dalam berjalan menyongsong ke tempat kudus-Nya TUHAN. Dialah Hidup yang memampukan kita untuk tetap berdiri dan tinggal di dalam rumah TUHAN yang kudus.

begg

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s