Komitmen Iblis vs Komitmen Allah

Di seluruh bagian Alkitab, firman Tuhan tidak henti-hentinya memperingatkan setiap umat Tuhan untuk berjaga-jaga terhadap Iblis sebab ia tidak pernah lelah dan tidak pernah berhenti berusaha untuk menghancurkan iman mereka. Rasul Petrus menegaskan hal ini dengan berkata:

Sadarlah dan berjaga-jagalah!
Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum
dan mencari orang yang dapat ditelannya.
(1 Petrus 5:8)

Iblis sangat berkomitmen untuk menghancurkan hidup anak-anak Tuhan. Tidak hanya itu, ia berkomitmen untuk menghancurkan hidup seluruh umat manusia. Ia berusaha tiada henti menghasilkan berbagai ajaran sesat, memproduksi berbagai macam obat terlarang, merusak banyak rumah tangga melalui perselingkuhan, menghasut banyak orang untuk menjadi homoseksual, menggoda jutaan anak muda untuk mengkonsumsi pornografi, menimbun kebencian di dalam hati para teroris dan merampas belas kasihan dari hati mereka, mengeraskan hati dan membutakan mata para penguasa sehingga mereka bertindak sewenang-wenang dalam kekuasaannya, dan lain sebagainya. Daftar itu akan terus berlanjut dan kita tidak tahu kapan selesainya. Ia tidak pernah berhenti. Ia tidak pernah lelah. Oh, apalah arti kuasa dan hikmat kita jika dibandingkan dengannya?

Ini merupakan realita yang seharusnya membuat kita berjaga-jaga dengan selalu mengenakan perlengkapan senjata Allah supaya kita dapat bertahan melawan tipu muslihatnya yang setiap waktu ditargetkan untuk melumpuhkan kita (Efesus 6:13-18). Namun, kita tidak perlu takut sebab Iblis bukanlah pemeran utama, baik di Alkitab maupun di bawah kolong langit ini. Iblis memang memiliki komitmen yang teramat sangat tinggi, dan firman Tuhan bahkan mencatat bahwa seluruh dunia berada di bawah kuasanya (1 Yohanes 5:18), tetapi ada Pribadi yang komitmen dan kuasa-Nya bahkan jauh melampaui Iblis. Pribadi itu adalah Allah kita dan Ia berkomitmen serta berkuasa untuk memberkati kita. Seluruh bagian Alkitab bersaksi tentang kuasa dan kesetiaan-Nya untuk mewujudkan komitmen-Nya itu menjadi nyata di dalam hidup setiap anak-Nya. Rasul Paulus berkata:

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

(Roma 8:28-29)

Iblis sangat berkomitmen untuk mendatangkan kehancuran di dalam hidupku dan hidupmu. Kita sama sekali tidak boleh menyepeleken fakta tersebut. Namun, kita juga tidak perlu kuatir, sebab setinggi-tingginya komitmen iblis untuk menghancurkan kita, lebih tinggi komitmen Allah untuk menyelamatkan dan membangun kita, sepanjang-panjangnya kesabaran iblis untuk melumpuhkan kita, lebih panjang sabarnya Tuhan untuk menopang kita dan berjalan bersama kita, dan sebesar-besarnya kuasa iblis, sungguhlah jelas bahwa lebih besar kuasa Allah kita.

Tuhan Yesus berjanji  kepada setiap kita, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.” (Yohanes 10:27-29). Biarlah janji Tuhan ini meneguhkan iman kita senantiasa selagi kita hidup dan berjalan di dalam dunia ini.

Segala kemuliaan hanyalah bagi Allah kita. Amin.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tulisan ini terinspirasi dari kalimat Jasmine Holmes dalam artikelnya yang berjudul, “I Wasn’t Ready for Marriage” di situs DesiringGod.org. Ia menulis:

“Walaupun kuasa yang sangat dahsyat ditargetkan untuk menghancurkan pernikahan, Allah adalah Sang Pencipta pernikahan, dan Ia jauh lebih berkomitmen untuk menumbuhkan dibandingkan Iblis untuk menghancurkannya.”

Sumber: http://www.desiringgod.org/articles/i-wasn-t-ready-for-marriage

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s