Aroma Kesenangan Allah

Sesudah mereka datang, berkatalah ia kepada mereka: “Kamu tahu, bagaimana aku hidup di antara kamu sejak hari pertama aku tiba di Asia ini: dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan.
(Kisah Para Rasul 17:18)

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
(Matius 11:28-29)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Di dalam ucapan perpisahannya kepada para penatua di Efesus, dari semua karakter mulia yang dapat disampaikannya, Paulus memilih untuk mendeskripsikan cara hidupnya dengan satu karakter, yaitu rendah hati.

Di dalam salah satu ucapan-Nya yang paling fenomenal, Tuhan Yesus memanggil umat-Nya untuk belajar dari Dia, dan dari semua karakter mulia yang dapat Ia minta agar kita meneladani-Nya, Ia memilih untuk mengatakan “karena Aku … rendah hati”.

Bak bunga-bunga di taman yang menebarkan aroma yang wangi, setiap orang Kristen adalah bunga kepunyaan Tuhan dan aroma yang paling Ia sukai adalah aroma kerendahan hati.

Ya Bapa, anugerahkanlah kepada kami hati yang mau dibentuk sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki. Ya Tuhan Yesus Kristus, nyatakanlah diri-Mu pada kami, supaya Engkau kami teladani. Ya Roh Kudus, ajar dan mampukanlah kami supaya kami hidup dengan rendah hati.

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s