Bagaimanakah ketiga Pribadi Allah Tritunggal bekerja?

Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia,

yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.

Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.
(1 Petrus 1:1-3)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pertanyaan:
Bagaimanakah ketiga Pribadi Allah Tritunggal bekerja?

Jawaban:
Kekristenan mengajarkan bahwa Allah yang sejati adalah Allah Tritunggal yakni satu substansi Allah dengan tiga Pribadi, yaitu Allah Bapa, Allah Putera yaitu Tuhan Yesus Kristus, dan Allah Roh Kudus. Tiga Pribadi Allah tersebut memiliki natur, atribut, dan derajat yang sama. Ketiganya bersifat Maha Tahu (omniscient), Maha Kuasa (omnipotent), dan Maha Ada (omnipresent).

Sekalipun sama dalam hal natur, atribut, dan derajat, ketiga Pribadi Allah tersebut memiliki peran yang berbeda baik dalam hal penciptaan, penyelamatan, maupun penghakiman. Alkitab memuat banyak sekali ayat yang menunjukkan pembagian peran di dalam Keilahian tersebut namun di sini hanya akan disinggung secara singkat pembagian peran di antara ketiga Pribadi Allah dalam hal penyelamatan umat manusia, khususnya yang dinyatakan oleh Rasul Petrus dalam 1 Petrus 1:1-3.

Dalam perikop ini, Petrus menulis bahwa dalam karya keselamatan, masing-masing Pribadi Allah memiliki tugas yang berbeda, yaitu:

1. “yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita”
Allah Bapa menginisiasi dan merencanakan keselamatan bagi sejumlah orang dan kemudian memilih siapa-siapa saja dari orang-orang berdosa yang hidup di sepanjang sejarah dunia untuk diselamatkan.

2.  “supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya”
Allah Anak atau Yesus Kristus menjadi jalan dan media penyelamatan dengan mati di atas kayu salib untuk menjadi korban tebusan bagi orang-orang yang akan diselamatkan menurut rencana Allah Bapa. Itulah sebabnya Yesus Kristus disebut sebagai Sang Juruselamat.

Tidak sampai di situ, Petrus menulis “supaya taat kepada Yesus Kristus”, yang menunjukkan bahwa Yesus Kristus tidak hanya berperan sebagai Juruselamat tetapi juga sebagai Tuhan. Dengan demikian, Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat bagi mereka yang diselamatkan

3. “dan yang dikuduskan oleh Roh”
Roh Kudus mengaplikasikan keselamatan yang telah disediakan oleh Tuhan Yesus Kristus tersebut kepada masing-masing individu yang diselamatkan menurut ketetap Allah Bapa. Roh Kudus juga menguduskan umat tebusan sehingga mereka dapat taat kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan mereka.

Memahami perbedaan peran di antara ketiga Pribadi Allah Tritunggal merupakan komponen yang sangat penting di dalam iman kita sebab dengan demikian kita dapat mengenal-Nya dengan benar dan alkitabiah serta terhindar dari penyembahan yang salah sebab kita menyembah allah menurut konsep kita sendiri dan bukan menurut kebenaran Alkitab. Semoga Allah mengaruniakan kepada kita hikmat untuk mengenal-Nya dengan semakin mendalam sebab seperti kata Tuhan Yesus Kristus, mengenal Allah adalah pusat dan esensi dari hidup yang kekal  (Yohanes 17:3).

Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s