Orang yang Rendah Hati

Orang yang rendah hati mengeluh tentang hatinya, bukan keadaannya. Bahkan ketika ia menghadapi kesulitan, kesedihan terbesarnya adalah keadaan hatinya. Di saat seorang munafik suka membual tentang kebaikannya, orang yang rendah hati selalu menyadari akan keburukannya.

Bahkan Paul, yang memiliki hak istimewa yang sangat besar hingga dibawa ke tingkat yang ketiga dari sorga (2 Korintus 12:2), berteriak:

“Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?”
(Roma 7:24)

Semakin seorang Kristen bertumbuh dalam pengetahuan, semakin dia menjadi sadar akan kebodohannya, akan kecilnya imannya, dan semakin ia berseru untuk kasih karunia Tuhan.

~ Tim Challies ~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s